Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Korban Lemparan Batu ke KA Sancaka Yogyakarta-Surabaya Ungkap Luka-lukanya

Korban Lemparan Batu ke KA Sancaka Yogyakarta-Surabaya Ungkap Luka-lukanya

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
  • visibility 243

kabarjatengterkini.com – Korban lemparan batu oleh orang tak dikenal ke Kereta Api (KA) Yogyakarta-Surabaya di Klaten ungkap kondisinya setelah kejadian tersebut.

Salah satu korban, W (30) mengaku bahwa saat itu dia sedang membuat konten di dalam kereta api, namun tiba-tiba serpihan kaca akibat lemparan batu mengenai sebagian wajahnya, sehingga spontan menghindar ke samping.

“Kebetulan waktu bikin konten. Ya kaget sih, soalnya tiba-tiba prak gitu. Langsung ke belakang, sama petugas semuanya kumpul, terus aku diarahin ke belakang, diurusin semua dibersihin sama kain,” terang W, Selasa (8/7/2025), dikutip Detik.

Ia melanjutkan, akibat kejadian tersebut, dia sempat mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya, seperti di wajah, leher, dan kepala akibat serpihan kaca tersebut.

“Sampai berdarah-darah. Di leher kemarin keluar darah, terus sini juga,” kata korban.

“Lukanya kemarin di wajah sebagian sebelah kiri, leher sama rambut. Serpihan kaca masuk-masuk baju juga. Alhamdulillah kemarin cuma merah aja mata, sudah dibersihin waktu di Solo,” lanjutnya lagi.

Setelahnya, W dan satu korban lainnya F (30) turun di Stasiun Solo dan dibawa ke RS Trihasi Surakarta untuk mendapat perawatan medis. Ia juga dipesankan tiket oleh KAI untuk berangkat kembali ke Surabaya dan kembali dilakukan pemeriksaan mata ke RS Undaan Mata.

Sementara itu, dokter mata di RS Undaan Mata, dr Dedik Ipung Setiyawan menyebutkan hasil pemeriksaan mata korban dinyatakan aman.

“Dari kornea tidak ada curiga adanya kerusakan pada mata, terbukti dari hasil pemeriksaan,” terangnya.

“(Korban F) pada hasil pemeriksaan ada sedikit (luka), tidak dalam,” lanjutnya.

Sebelumnya, PT KAI mengonfirmasi adanya aksi pelemparan batu saat Kereta Api (KA) Sancaka Yogyakarta-Surabaya melintas pada Minggu (6/7/2025) di perlintasan antara Stasiun Klaten dan Stasiun Srowot.

Dalam pernyataan resmi, Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih menyayangkan aksi tersebut, sekaligus menyampaikan permohonan maaf kepada penumpang mewakili KAI Daop 6 Yogyakarta.

“Selain membahayakan perjalanan KA, vandalisme merugikan negara dan masyarakat yang menggantungkan mobilitasnya pada transportasi publik. Petugas KAI Daop 6 Yogyakarta langsung merespons kejadian tersebut dengan sigap,” terang Feni dalam keterangan tertulis, dikutip Detik.

Atas insiden tersebut, PT KAI berjanji akan memperkuat sistem pengamanan, serta akan berkoordinasi dengan aparat berwajib untuk menelusuri pelaku aksi vandalisme untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Sebagai bentuk respons, KAI Daop 6 terus memperkuat sistem pengamanan dengan meningkatkan patroli di jalur rawan, memasang kamera pengawas, serta menjalin koordinasi lebih intensif dengan aparat kepolisian dan masyarakat setempat,” ujar Feni.

“Hukuman pidana atas aksi pelemparan terhadap kereta api telah diatur Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) Bab VII mengenai Kejahatan yang Membahayakan Keamanan Umum bagi Orang atau Barang Pasal 194 ayat 1,” lanjutnya lagi. (*)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Agustina Tegaskan Komitmen Menyukseskan Program Koperasi Merah Putih

    Agustina Tegaskan Komitmen Menyukseskan Program Koperasi Merah Putih

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng berkomitmen menyukseskan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayahnya. Sebagai tindak lanjut, ia bersama jajaran di Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang akan berupaya membuka peluang kerja sama lebih lebar melalui Koperasi Merah Putih. Salah satu langkah yang dilakukan, yakni dengan pemetaan data dan potensi yang ada di […]

  • Cara Blokir Penumpang WiFi Rumah Anda

    Cara Blokir Penumpang WiFi Rumah Anda

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 278
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Sering kali kita merasa jaringan WiFi mendadak lemah. Kemungkinan hal tersebut disebabkan karena ada free rider alias orang asing yang menumpang menggunakan jaringan internet rumah Anda. Jika Anda tidak ingin kejadian tersebut menjadi berlarut-larut, memblokir (block) penumpang gratisan tersebut bisa menjadi salah satu cara. Pemblokiran ini memungkinkan pemilik menghalau sambungan internet dari pihak yang tidak diinginkan. […]

  • investasi

    Geliat Investasi di Jateng Harus Didukung Pengadaan Angkutan Orang dan Barang

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 227
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Geliat investasi di suatu daerah tidak hanya ditunjang oleh pembangunan infrastruktur yang masif saja, namun juga harus dibarengi dengan pengadaan angkutan orang dan barang yang memadahi. Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi baru-baru ini. Menurutnya, keberadaan transportasi logistik dan kemudahan akses menjadi pertimbangan investor sebelum memutuskan untuk menanamkan […]

  • Bupati Nonaktif Sudewo Bakal Jalani Sidang di Pengadilan Tipikor Semarang

    Bupati Nonaktif Sudewo Bakal Jalani Sidang di Pengadilan Tipikor Semarang

    • calendar_month Kam, 4 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Bupati Pati nonaktif Sudewo bakal menjalani sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang. Total ada lima berkas perkara yang dilimpahkan oleh KPK RI ke pengadilan baru-baru ini. Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK, Luhur Supriyohadi, menyebutkan bahwa saat ini Sudewo dan keempat tersangka masih ditahan di Jakarta, karena proses pemindahan masih menunggu […]

  • iklim

    Waspada! Perubahan Iklim Bisa Bangkitkan Ratusan Gunung Api Tidur di Bawah Es

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Perubahan iklim selama ini dikenal sebagai penyebab mencairnya gunung es dan naiknya permukaan laut. Namun, riset terbaru mengungkap ancaman tersembunyi lain yang tidak kalah mengkhawatirkan: bangkitnya ratusan gunung berapi tidur yang tersembunyi di bawah lapisan es tebal. Studi baru yang dipresentasikan dalam Konferensi Goldschmidt 2025 di Praha, Ceko, memetakan dinamika magma di bawah gletser […]

  • Prabowo Sebut Realisasi 1,3 Ribu Desa Nelayan Hingga Akhir Tahun 2026

    Prabowo Sebut Realisasi 1,3 Ribu Desa Nelayan Hingga Akhir Tahun 2026

    • calendar_month Sab, 13 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 1,3 ribu Desa Nelayan direncanakan bakal terealisasi hingga akhir tahun 2026. Hal ini merupakan bagian dari kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan nasional. Sebelumnya, Prabowo mencanangkan 5 ribu Desa Nelayan yang dilengkapi dengan fasilitas penunjang, termasuk cold storage dan stasiun pengisian bahan bakar kapal nelayan. Hal ini ditujukan […]

expand_less