3 Remaja Tewas Tersambar Kereta di Jalur Stasiun Batang-Pekalongan
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month 14 jam yang lalu
- visibility 11

Foto: ilustrasi (Sumber: istock)
Kabarjatengterkini.com – Tiga remaja perempuan tewas usai tertabrak Kereta Api (KA) Argo Merbabu yang melintas di jalur hilir antara Stasiun Batang-Stasiun Pekalongan, tepat Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (21/2/2026) pagi.
Ketiga korban masing-masing berinisial AFJ (15), IS (15), dan AP (16) merupakan warga Kedungmiri Barat, Kelurahan Kasepuhan. Saat kejadian, mereka disebut sedang berjalan di sekitar rel untuk membuat konten, namun tidak sadar ada kereta lewat dari arah berlawanan.
“Jadi itu habis salat subuh, ketiga anak itu jalan-jalan. Tidak tahu tujuannya mau buat konten atau apa di sekitar rel kereta api, di dekat Kalisari itu, dekat Polsek Batang Kota,” kata Ketua RT03 RW 03, Yulianto, Sabtu (21/2/2026), dikutip Detik.
“Terus ada kereta satu lewat, mereka tidak menyadari sedang foto-foto, ternyata ada kereta satu lagi yang lewat dan menghantam ketiga anak itu. Malah salah satunya terseret sampai ke Dekoro,” lanjut dia.
Dua korban merupakan pelajar kelas VIII di MTs NU 02 Batang, sedangkan satu korban lainnya tercatat sebagai santri pondok yang sedang berlibur di rumah.
Sebelumnya, pihak PT KAI turut menyampaikan duka cita atas peristiwa kecelakaan yang menewaskan tiga remaja tersebut. Setelah kejadian, KA Argo Merbabu sempat berhenti untuk pemeriksaan sarana.
“KAI Daop 4 Semarang turut prihatin dan menyayangkan kejadian ini,” ujar Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, Sabtu (21/2).
“Akibat kejadian temperan tersebut, KA Argo Merbabu berhenti Luar Biasa (BLB) di lokasi guna pemeriksaan kondisi sarana. Setelah dilakukan pemeriksaan dan dinyatakan aman oleh Awak Sarana Perkeretaapian (ASP), KA Argo Merbabu berangkat kembali dari lokasi pada pukul 07.09 WIB,” lanjut dia. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

