Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Jumlah Pemudik ke Jateng Diperkirakan Capai 17,7 Juta Jiwa Saat Lebaran 2026

Jumlah Pemudik ke Jateng Diperkirakan Capai 17,7 Juta Jiwa Saat Lebaran 2026

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month 13 jam yang lalu
  • visibility 12

Kabarjatengterkini.com – Jumlah pemudik yang akan masuk ke Jawa Tengah pada momen Lebaran 2026 ini diperkirakan mencapai 17,7 juta orang. Jumlah tersebut kemungkinan bisa meningkat seiring hari libur yang lebih panjang.

“Tahun ini kita bisa menerima para pemudik yang jumlahnya meningkat. Kalau didata 17,7 juta orang. Akan tetapi itu baru data, biasanya masih bisa meningkat apalagi liburannya semakin panjang,” kata Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Taj Yasin Maimoen, Kamis (12/3/2026), dikutip Detik.

Dalam mengantisipasi arus mudik tahun ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) telah menyiapkan beberapa langkah. Di antaranya perbaikan jalan, layanan Wi-Fi gratis di tempat umum, dan lokasi cek kesehatan di ruang publik.

Adapun perbaikan jalan dilakukan utamanya di jalur pantai utara atau Pantura yang sempat terdampak banjir, mulai dari Pemalang, Kudus, hingga Pati. Dalam hal ini, pihaknya berkolaborasi dengan pemerintah pusat untuk memastikan jalan nasional aman dilalui kendaraan.

“Soal jalan, kita mendapatkan laporan (perbaikan) tinggal sekitar 7 persen, apa tidak sampai 1 persen atau berapa. Jalan-jalan sudah mulai kita tambal, yang perlu diperbaiki kita perbaiki, yang perlu mendapatkan perawatan kita kasih perawatan. Bukan hanya di jalan provinsi, tetapi kita kolaborasi dan pastikan jalan nasional,” ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga berkolaborasi dengan Pemda, TNI, Polri, Bulog, dan instansi terkait untuk melakukan pemantauan terhadap harga dan pasokan bahan pokok menjelang Lebaran. Selain itu, pemantauan juga dilakukan untuk memastikan kelayakan produk yang beredar.

“Kemarin kami cek yang ada kenaikan dan kelangkaan itu minyak goreng. Saat ini sudah kita koordinasikan dengan Bulog kita intervensi hari ini di Kabupaten Demak, Pati,” jelasnya.

Wakil Gubernur yang akrab disapa Gus Yasin ini juga berharap fenomena aksi kekerasan di jalanan tidak terjadi. Salah satu yang perlu diwaspadai adalah ‘kreak’ yang sempat terjadi di Semarang, sehingga perlu ada penertiban untuk mencegah adanya aksi ini.

“Kalau bahasa di Semarang itu Kreak, saat ini lagi naik. Kenakalan anak-anak yang tidak bertanggung jawab. Itu tugas kita bersama, saya pesan kepada Bupati tolong berkoordinasi dengan kepolisian dan TNI untuk menertibkan ini,” tegasnya. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seorang Pelajar di Thailand Tewas di Kamar Kos Usai Meminum Sebotol Jus Kratom

    Seorang Pelajar di Thailand Tewas di Kamar Kos Usai Meminum Sebotol Jus Kratom

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 134
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Seorang pelajar sekolah vokasi di Thailand, Kanlaya (19) ditemukan tak sadarkan diri usai mengonsumsi sebotol jus kratom atau sekitar 1,5 liter sebelum tidur. Setelah diperiksa, nahas, mahasiswa tersebut sudah tewas. Menurut laporan Bangkok Post, penemuan jenazah Kanlaya terjadi padi Sabtu (6/7/2025) pagi dalam kamar kosnya Khlong Charoen di Udon Thani, Thailand. “Polisi, tim […]

  • bbm

    Prabowo Prioritaskan Penyaluran BBM di Daerah Bencana Aceh, Sumbar, dan Sumut: Pemerintah Kerahkan KRI hingga Helikopter

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa penyaluran bahan bakar minyak (BBM) menjadi prioritas utama pemerintah dalam penanganan bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Barat (Sumbar), dan Sumatera Utara (Sumut). Hal tersebut disampaikan langsung oleh Prabowo saat meninjau wilayah terdampak di Tapanuli Utara pada Senin (1/12/2025). Kunjungan ini merupakan respons cepat pemerintah setelah […]

  • jateng

    Program “Kencan Bumil” Digalakkan Guna Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi di Jateng

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Program “Kencan Bumil” atau “Kenali dan Cek Kesehatan Ibu Hamil” digalakkan untuk menekan angka kematian ibu dan bayi di Jawa Tengah. Dalam implementasinya, peran Posyandu akan dibutuhkan untuk memantau kondisi ibu hamil. “Nanti diharapkan yang akan kita inisiasi lagi terkait di Posyandu juga namanya Kencan Bumil untuk menurunkan AKI AKB,” kata Ketua Tim […]

  • Jateng Jadi Provinsi Terbaik dalam Penyediaan Perumahaan Selama Tahun 2025

    Jateng Jadi Provinsi Terbaik dalam Penyediaan Perumahaan Selama Tahun 2025

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Jawa Tengah (Jateng) jadi provinsi terbaik dalam pelaksanaan penyedian perumahan selama tahun 2025. Pasalnya, pemerintah provinsi (Pemprov) berhasil mengalokasikan anggaran untuk menyediakan 17.510 unit rumah bagi warga. Atas prestasi tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng menerima penghargaan dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI. Penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis di Wisma Mandiri II, […]

  • Pengamen Dihakimi Massa, Diduga Mencuri di Rumah Warga Tlogowungu

    Pengamen Dihakimi Massa, Diduga Mencuri di Rumah Warga Tlogowungu

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Seorang pengamen dihakimi massa usai diduga melakukan pencurian di Desa Pangonan, Kecamatan Tlogowungu. Kapolsek Tlogowungu AKP Mujahid mengatakan, pria inisial D (27) tersebut sempat tepergok warga keluar dari rumah S (39) pada Selasa (18/11/2025). Saat itu, ia terlihat membawa tas berisi alat pertukangan, diduga digunakan untuk membobol rumah warga. “Pria berinisial D […]

  • Terbongkar Modus Investasi Bodong Berkedok Tempat Fitness di Kebumen

    Terbongkar Modus Investasi Bodong Berkedok Tempat Fitness di Kebumen

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Kebumen, Kabarjatengterkini.com – Terbongkar modus investasi bodong di Kebumen dengan korban mencapai 1 ribu orang dan total kerugian mencapai Rp2,5 miliar. Atas kasus tersebut, seorang perempuan inisial N (29), warga Kecamatan Klirong, diamankan polisi. Kapolres Kebumen, AKBP Eka Baasith menyebut, pelaku merekrut para korban untuk berinvestasi saham, dan menjanjikan keuntungan yang sangat besar tanpa kerugian […]

expand_less