Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pangan Nasional Diklaim Aman di Tengah Konflik Global

Pangan Nasional Diklaim Aman di Tengah Konflik Global

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sab, 18 Apr 2026
  • visibility 47

Kabarjatengterkini.com – Kondisi ketahanan pangan nasional diklaim dalam posisi aman di tengah konflik geopolitik global. Pasalnya, produksi pangan diproyeksikan meningkat untuk tahun 2026 jika dibandingkan tahun sebelumnya.

Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, mengatakan bahwa stok beras saat ini ada 4,7 juta ton. Serta, sejumlah komoditas lain juga disebut dalam kondisi mencukupi, meliputi Ikan, telur, ayam, sayur, dan buah.

“Alhamdulillah, di tengah situasi global yang menjadi kesulitan hampir semua negara, pangan kita aman. Beras kita ada 4,7 juta ton stok,” kata Zulhas, Sabtu (18/4/2026), dikutip Detik.

“Ikan cukup, telur cukup, ayam cukup, sayur banyak, buah banyak. Jadi pangan tahun 2026-2027 insyaallah aman, walaupun di luar orang ribut soal pangan akibat perang,” imbuh dia.

Zulhas menyampaikan agar pemerintah daerah bersama akademisi dan masyarakat turut mendorong ketahanan pangan berkelanjutan. Salah satu upaya adalah dengan memperbanyak riset mengenai varietas bibit unggul baru.

“Untuk mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan, kita perlu penelitian. Varietas-varietas baru padi, bibit kelapa unggul, cokelat unggul, jagung unggul, cengkeh, dan seterusnya. Tentu kita harus bekerja sama dengan seluruh perguruan tinggi yang ada,” jelasnya.

Proses pengelolaan sambah sampai menjadi pupuk juga perlu diperhatikan guna mendorong sektor pertanian. Ia berharap dukungan teknologi tepat guna dalam pembuatan pupuk yang efektif untuk membantu pertumbuhan tanaman.

“Bagaimana teknologi mengubah sampah, baik organik maupun anorganik, menjadi pupuk. Ini perlu alat sederhana dan kerja sama dengan perguruan tinggi,” ucapnya.

Selain itu, ia juga membahas rencana pembangunan fasilitas penggilingan padi (ricemilling) di Banyumas. Daerah tersebut merupakan salah satu lokasi sentra produksi padi di Jawa Tengah. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • bekasi

    Truk Wing Box Rem Blong Hantam Belasan Motor di Simpang Unisma Bekasi, 1 Tewas

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Kecelakaan maut yang diduga akibat rem blong terjadi di Simpang Unisma, Jalan Cut Mutia, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi pada Senin (29/6/2026) pagi. Sebuah truk boks bersayap (wing box) melaju tak terkendali dan menghantam belasan sepeda motor yang tengah berhenti di lampu merah. Akibat peristiwa tragis ini, satu orang dilaporkan meninggal dunia di tempat […]

  • Jateng Masih Butuh 2.418 Unit Dapur SPPG Program MBG

    Jateng Masih Butuh 2.418 Unit Dapur SPPG Program MBG

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 424
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Jawa Tengah membutuhkan 2 ribu lebih unit dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Diketahui, jumlah kebutuhan SPPG di 35 kabupaten/kota Jateng sebanyak 2.753 unit, sementara saat ini yang tersedia baru 335 unit. Artinya, pemerintah provinsi (Pemprov) masih perlu menambah sebanyak 2.418 unit dapur MBG lagi. […]

  • Lahan Tidur di Banjarnegara Dimanfaatkan Jadi Lahan Jagung dan Dikembangkan Jadi Agro Eduwisata Religi

    Lahan Tidur di Banjarnegara Dimanfaatkan Jadi Lahan Jagung dan Dikembangkan Jadi Agro Eduwisata Religi

    • calendar_month Rab, 15 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Banjarnegara, Kabarjatengterkini.com – Lahan tidur seluas 57 hektare di Desa Bandingan, Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara, dimanfaatkan menjadi lahan jagung. Pemanfaatan lahan tersebut turut mendukung ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat. Lahan milik Indonesia Power tersebut saat ini dikelola melalui kolaborasi Santri Gayeng Nusantara (SGN), bersama kelompok tani. Kawasan tersebut nantinya juga akan dikembangkan menjadi pertanian terpadu […]

  • Tanggul Sungai Plumbon Jebol, BBWS Berikan Penanganan Sementara

    Tanggul Sungai Plumbon Jebol, BBWS Berikan Penanganan Sementara

    • calendar_month Sab, 16 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Tanggul Sungai Plumbon, Mangunharjo, Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu, jebol pada Jumat (15/5/2026) malam. Jebolnya tanggul selebar 50 meter tersebut terjadi setelah hujan lebat. “Kurang lebih 50 meter nggih untuk robohnya tanggul ini,” kata Camat Tugu, Muhammad Mirzaq Effendi, Sabtu (16/5/2026), dikutip Detik. Meski demikian, penanganan tanggul jebol tersebut telah dilakukan oleh pihak Balai […]

  • kpk

    KPK Bongkar Sisi Gelap Koruptor: 81% Uang Korupsi Dipakai Manjakan Sugar Baby!

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Kasus korupsi di Indonesia kini tidak hanya berkutat pada angka kerugian negara yang fantastis, tetapi juga mulai menyingkap sisi gelap gaya hidup pelakunya. Fakta terbaru yang diungkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunjukkan bahwa aliran dana hasil korupsi kini merambah ke ranah personal yang lebih luas, termasuk membiayai gaya hidup mewah para wanita simpanan […]

  • Puncak Musim Hujan Bulan Januari Berpotensi Terjadi Bencana Hidrometeorologi

    Puncak Musim Hujan Bulan Januari Berpotensi Terjadi Bencana Hidrometeorologi

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) imbau masyarakat waspada terhadap puncak musim hujan yang terjadi pada bulan Januari 2026 ini. Sementara itu, sejumlah wilayah di Kudus-Pati-Rembang telah terdampak banjir. Adapun banjir yang merendam wilayah-wilayah tersebut dipicu karena cuaca ekstrem, serta hujan intensitas sedang hingga lebat selama beberapa hari terakhir. Cuaca ekstrem itu berpotensi […]

expand_less