Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pakai Topeng Messi, Dua Maling Diduga WNA Gondol Rp1 Miliar di Rancamaya Bogor

Pakai Topeng Messi, Dua Maling Diduga WNA Gondol Rp1 Miliar di Rancamaya Bogor

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
  • visibility 60

Kabarjatengterkini.com– Sebuah aksi kriminalitas tak lazim yang menyerupai adegan film action Hollywood mengguncang kawasan elite Rancamaya, Bogor Selatan.

Komplotan perampok spesialis rumah mewah asal China sukses menggasak harta senilai lebih dari Rp1 miliar dengan modus operandi yang unik sekaligus mencengangkan: menggunakan topeng wajah bintang sepak bola dunia, Lionel Messi.

Aksi nekat ini akhirnya terungkap setelah jajaran Polresta Bogor Kota bekerja sama dengan pihak Imigrasi berhasil membekuk dua dari empat pelaku utama. Penangkapan ini menjadi sorotan luas karena melibatkan jaringan kriminal internasional yang sangat terorganisir.

Modus ‘GOAT’: Menyamar di Balik Wajah Sang Bintang

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, AKP Aji Riznaldi, mengungkapkan bahwa pemilihan topeng peraih Ballon d’Or tersebut bukanlah tanpa alasan. Penggunaan atribut wajah Lionel Messi sengaja dilakukan untuk mengecoh sistem pengenalan wajah dan menyamarkan identitas asli mereka agar tidak mudah dikenali melalui kamera pengawas (CCTV).

“Berdasarkan analisa rekaman CCTV di lokasi kejadian, terlihat para pelaku memiliki perawakan badan tegap dan seluruhnya menggunakan topeng wajah Lionel Messi. Mereka beraksi sangat profesional, mengenakan sarung tangan hitam untuk menghindari jejak sidik jari, dan membawa batang besi khusus yang dirancang untuk membongkar brankas dalam waktu singkat,” ujar AKP Aji dalam konferensi pers pada Selasa (5/5/2026).

Strategi “GOAT” (Greatest of All Time) yang mereka terapkan ternyata cukup efektif di lapangan, namun kepolisian berhasil mematahkan taktik tersebut melalui pelacakan pergerakan digital dan koordinasi lintas instansi.

Kronologi Kejadian: Rp1 Miliar Raib dalam Semalam

Peristiwa pembobolan ini terjadi saat pemilik rumah, seorang pengusaha Warga Negara Indonesia (WNI), sedang berada di luar negeri, tepatnya di China. Ironisnya, korban hanya bisa menyaksikan kediamannya diacak-acak oleh komplotan bertopeng tersebut melalui notifikasi smart home dan pantauan CCTV real-time di ponselnya.

Meski korban sempat berusaha menghubungi pihak keamanan lingkungan, para pelaku bergerak sangat cepat. Hanya dalam hitungan jam, daftar barang berharga yang berhasil digondol komplotan “Messi” ini sangat fantastis, meliputi:

  • Uang Tunai: Rp500 juta dalam berbagai pecahan.

  • Logam Mulia: Emas batangan seberat 150 gram.

  • Perhiasan: Berbagai koleksi perhiasan emas dan berlian.

  • Jam Tangan Mewah: 10 unit jam tangan merek ternama (JC).

  • Dokumen Penting: Surat-surat berharga termasuk STNK dan SIM.

Total kerugian ditaksir melampaui angka Rp1 miliar, menjadikannya salah satu kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) terbesar di kawasan Bogor tahun ini.

Sindikat Perampok Antarnegara yang Terorganisir

Penyelidikan mendalam menunjukkan bahwa para pelaku bukan sekadar pencuri amatir. Polisi menduga kuat bahwa ini adalah bagian dari jaringan perampok lintas negara. Pola operandi mereka sangat rapi dan memiliki jadwal yang sistematis.

“Mereka ini bisa dikategorikan sebagai perampok antarnegara. Polanya seragam: masuk ke sebuah negara di Asia menggunakan visa kunjungan, melakukan pemetaan target selama beberapa hari, beraksi, lalu segera terbang kembali ke negara asal untuk mengamankan barang bukti,” jelas AKP Aji.

Setelah merasa aman di negara asal, mereka biasanya akan berpindah ke target negara berikutnya di kawasan Asia Tenggara atau Asia Timur dengan pola serangan yang hampir sama. Saat ini, pihak kepolisian tengah mendalami rekam jejak kriminalitas mereka di beberapa negara tetangga yang melaporkan kasus serupa.

Terjebak Teknologi ‘Autogate’ di Bali

Pelarian dua pelaku berinisial RW dan JW akhirnya berakhir tragis di Bali. Setelah berhasil lolos dari Bogor, keduanya mencoba terbang kembali ke China melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada Sabtu (2/5/2026).

Namun, kecanggihan teknologi keamanan bandara menjadi batu sandungan bagi mereka. Saat hendak melewati mesin autogate, sistem Subject of Interest (SOI) milik Ditjen Imigrasi langsung memberikan sinyal merah. Data paspor mereka telah masuk dalam daftar cegah-tangkal (cekal) setelah Polresta Bogor Kota mengeluarkan permintaan pencekalan darurat.

Alarm berbunyi nyaring di area imigrasi, dan impian mereka untuk pulang membawa hasil jarahan pun kandas di tangan petugas keamanan bandara. Keduanya langsung diamankan dan dikawal ketat kembali ke Bogor untuk menjalani proses hukum.

Pemburuan DPO dan Penerbitan ‘Red Notice’

Meski dua pelaku telah diringkus, drama pengejaran ini belum berakhir. Polresta Bogor Kota masih memburu dua pelaku lainnya yang berinisial AL dan LS, yang kini telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

Pihak kepolisian tidak main-main dalam menangani kasus ini. Koordinasi intensif dengan Divisi Hubinter Polri tengah dilakukan guna menerbitkan Red Notice melalui Interpol. Langkah ini diambil untuk menutup ruang gerak komplotan bertopeng Messi ini di seluruh dunia.

“Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya di kawasan perumahan elite, untuk tetap waspada dan meningkatkan sistem keamanan mandiri. Kami tidak akan berhenti sampai seluruh anggota sindikat ini mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum,” pungkas AKP Aji.

Kini, RW dan JW terancam dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman penjara di atas 7 tahun. Kasus ini menjadi pengingat bahwa di balik wajah ramah sang bintang lapangan hijau, ada ancaman kriminalitas yang siap mengintai jika kita lengah.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Pati Terima Hibah Lampu Hemat Energi, Bakal Dipasang di Alun-alun Kembang Joyo

    Pemkab Pati Terima Hibah Lampu Hemat Energi, Bakal Dipasang di Alun-alun Kembang Joyo

    • calendar_month Rab, 29 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten Pati menerima hibah lampu hemat energi berbasis panel surya dari PT Sinergi Infra Hijau. Bantuan tersebut bertujuan untuk meningkatkan fasilitas penerangan di ruang publik. Hibah lampu hemat energi tersebut dilakukan di Pendapa Kabupaten Pati, Selasa (28/4/2026). Lampu-lampu yang dihibahkan tersebut akan dipasang di 20 titik lokasi, khususnya di kawasan pusat […]

  • rendlesham

    Misteri Rendlesham Forest Kembali Viral, Benarkah Ada “Pesan UFO” yang Baru Terungkap Setelah 40 Tahun?

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Klaim tentang adanya “pesan UFO” yang disebut baru terungkap setelah lebih dari 40 tahun kembali menghidupkan misteri insiden Rendlesham Forest. Kasus ini merujuk pada rangkaian laporan penampakan cahaya tak dikenal di Suffolk, Inggris, pada akhir Desember 1980, tepatnya di sekitar pangkalan militer RAF Woodbridge yang saat itu digunakan oleh Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF). […]

  • kpk

    KPK Laporkan ke DPR, Pengembalian Aset Korupsi Tembus Rp1,53 Triliun

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengoptimalkan upaya pengembalian aset hasil tindak pidana korupsi ke kas negara. Hingga saat ini, total nilai aset yang berhasil dikembalikan KPK mencapai Rp1,531 triliun. Angka tersebut menjadi bukti konkret kontribusi lembaga antirasuah dalam mendukung keuangan negara sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku korupsi. Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menegaskan bahwa pengembalian […]

  • Foto : Bupati Rembang, Harno ditemui di lahan pertanian padi di Desa Waru Kecamatan Rembang. (Sumber. kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    Bupati Rembang Ungkap Potensi Sektor Pertanian, Dua Kali Panen dalam Setahun

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Bupati Rembang, Harno mengungkapkan potensi sektor pertanian khususnya tanaman padi di Kabupaten Rembang. Ia menyebut, padi kemungkinan bisa dua kali panen dalam setahun. Hal itu ia sampaikan usai meresmikan gerakan listrik masuk sawah dan pembukaan pencanangan musim tanam (MT) I 2025/2026 Kabupaten Rembang di Desa Waru, Kecamatan Rembang, Senin (17/11/2025). Ia mengaku […]

  • Foto: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng (Sumber: Pemkot Semarang)

    Pemkot Semarang Kembangkan Talenta Muda dengan Berbagai Kompetisi di 2026

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pengembangan talenta generasi muda tidak hanya dengan kegiatan belajar formal saja, namun juga menciptakan ruang lebih luas untuk mencurahkan minat dan bakat, yakni dengan menggelar beragam kompetisi. Lewat Semarang Cerdas, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mendorong sisi kompetitif yang didukung sportivitas. Dengan demikian, anak muda akan berlomba-lomba menciptakan inovasi, menumbuhkan kreativitas, dan saling […]

  • dprd

    Aksi Demo di Pati Berakhir Usai DPRD Janji Penuhi Tuntutan Massa

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Pada Jumat sore, 19 September 2025, Gedung DPRD Pati menjadi pusat perhatian setelah sejumlah massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu menggelar demonstrasi besar-besaran. Massa yang berkumpul sekitar pukul 16.00 WIB menuntut berbagai hal, termasuk pengunduran diri Bupati Pati, Sudewo, serta penuntasan proses Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Pemakzulan Sudewo. Demonstrasi yang […]

expand_less