Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Warga Klaten Keluhkan Bantuan Minyak Goreng Berbau Solar, Dinas Pastikan Ada Penggantian

Warga Klaten Keluhkan Bantuan Minyak Goreng Berbau Solar, Dinas Pastikan Ada Penggantian

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sel, 23 Jun 2026
  • visibility 29

Klaten, Kabarjatengterkini.com – Sejumlah minyak goreng “MinyaKita” yang diterima warga Kecamatan Jogonalan, Klaten, dikabarkan berbau solar. Minyak goreng tersebut diketahui merupakan alokasi program bantuan dari pemerintah.

Bantuan minyak goreng tersebut diterima oleh warga pada hari Rabu (17/6/2026). Namun, setelah dicek, muncul bau seperti bahan bakar solar. Akhirnya, sejumlah warga mengembalikan ke kantor desa masing-masing untuk ditukar yang baru.

Sekretaris Desa Wonoboyo, Kecamatan Jogonalan, Cahyoko menyebutkan bahwa di desanya ada 626 keluarga penerima manfaat (KPM). Adapun setiap penerima mendapatkan dua kemasan minyak goreng masing-masing dua liter, sehingga berjumlah empat liter.

“Ada 626 KPM, mulai mengembalikan hari ini. Baik yang masih ada atau tidak semua diganti minyak baru karena yang dikirim tadi malam sejumlah penerima,” terang Cahyoko, Selasa (23/6/2026), dikutip Detik.

Ia menyebutkan, sejumlah warga mengeluhkan masalah yang sama, yakni bantuan minyak goreng berbau solar dan warnanya lebih pekat. Seluruh penerima manfaat akan mendapat penggantian minyak goreng yang baru.

“Yang mengganti dari pihak penyedia, ada yang bau solar dan minyak tanah. Yang membuat ragu warnanya beda dengan yang biasa warga dapat,” papar Cahyoko.

“Infonya di seluruh desa di Kecamatan Jogonalan diganti semua,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pemkab Klaten, Iwan Kurniawan menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan pemantauan. Pemantauan dilakukan oleh dinas, Bulog dan produsen.

“DKPP, bersama Bulog, produsen pihak kecamatan dan desa, sudah turun ke lapangan. Dalam penyaluran Bulog kerjasama dengan beberapa produsen, kebetulan yg di Kecamatan Wedi dan Jogonalan satu produsen,” terang Iwan.

Pihaknya juga membenarkan akan mengganti semua produk yang rusak. Selanjutnya, sampel produk rusak tersebut akan diperiksa ke laboratorium untuk memastikan kandungan di dalamnya.

“Saat ini masih proses berjalan penggantian produk, sampel produk yang rusak baru dilakukan pemeriksaan di laboratorium. Kita masih menunggu hasil laboratorium belum keluar,” jelasnya. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng

    Tingkatkan Keamanan Pemudik, Pemkot Semarang Integrasikan Sistem dengan Aplikasi Libas

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota Semarang berupaya meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama arus mudik Lebaran melalui sistem yang terintegrasi. Kali ini, pemkot bekerja sama dengan pihak kepolisian setempat. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menyebutkan, pihaknya telah menyediakan data dan informasi yang berguna bagi pemudik, kemudian menyingkronkannya dengan aplikasi Libas (Polisi Hebat Semarang) milik Polrestabes. […]

  • Striker Muda Arkhan Kaka Dikabarkan Jadi Anggota TNI, Persis Solo Beri Tanggapan

    Striker Muda Arkhan Kaka Dikabarkan Jadi Anggota TNI, Persis Solo Beri Tanggapan

    • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 257
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Pesepak bola dari Persis Solo dan Timnas Indonesia U-17, Arkhan Kaka dikabarkan masuk pendidikan untuk menjadi tentara. Kabar ini beredar saat muncul unggahan foto Kaka mengenakan seragam TNI beberapa waktu lalu. Menggapi hal tersebut, Media Officer Persis Solo, Bryan Barcelona turut mengonfirmasi bahwa Arkhan Kaka saat ini memang sedang menjalani pendidikan sebagai tentara. Meski […]

  • Harga Bahan Baku Plastik Melonjak Hingga 300 Persen, Pemprov Beri Saran Ini

    Harga Bahan Baku Plastik Melonjak Hingga 300 Persen, Pemprov Beri Saran Ini

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Harga bahan baku plastik di Jawa Tengah naik signifikan hingga 300 persen. Lonjakan harga tersebut dipengaruhi oleh terganggunya pasokan dan distribusi bahan baku akibat perang di Timur Tengah. “Plastik dan produk turunannya naiknya tinggi banget, Rp 30 ribu kalau plastik. Plastik itu kan bahan bakunya impor, dan saat ini ada kenaikan sampai 300 […]

  • Wali Kota Semarang, Agustina /semarangkota

    Walkot Semarang Siap Cari Solusi Bersama TPA Ilegal yang Berbatasan dengan Demak

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Wali Kota Semarang, Agustina mengatakan siap mencari solusi bersama mengenai masalah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) ilegal yang ada di perbatasan antara Rowosari, Tembalang dengan Kebunbatur, Mranggen. Sebagaimana diketahui jika ada tumpukan dan pembakaran sampah di sana. Kondisi tersebut banyak dikeluhkan masyarakat. Berhubung lokasi TPA ilegal tersebut berada di wilayah perbatasan, Agustina menilai perlu […]

  • matloaf

    Anti Gagal! 5 Tips Membuat Saus Meatloaf Mengilap dan Melekat Sempurna

    • calendar_month Sel, 30 Des 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Saus meatloaf menjadi elemen penting yang menentukan cita rasa dan tampilan hidangan klasik ini. Tanpa saus yang tepat, meatloaf bisa terasa kering, hambar, dan kurang menggugah selera. Saus meatloaf yang ideal memiliki tekstur mengilap, rasa seimbang antara manis, asam, dan gurih, serta mampu melekat sempurna di permukaan daging tanpa mudah terlepas saat dipanggang. Bagi […]

  • Sekda Jateng, Sumarno

    Kemungkinan WFH Mulai Minggu Depan, Pemprov Ingatkan ASN Jangan Keluyuran

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jawa Tengah akan menerapkan mekanisme work from home (WFH) setiap hari Jumat. Adapun salah satu aturannya adalah selalu siap sedia melakukan setiap tugas di rumah. “Sementara kalau dari pemikiran kami, kita akan mengikuti (hari WFH) Mendagri di hari Jumat,” kata Sekda Jateng, Sumarno, Rabu (1/4/2026). “Pelaksanaannya segera. Mudah-mudahan […]

expand_less