Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Seleksi Terbuka JPTP di Lingkungan Pemkab Rembang Bakal Diulang Buntut Polemik

Seleksi Terbuka JPTP di Lingkungan Pemkab Rembang Bakal Diulang Buntut Polemik

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Kam, 9 Jul 2026
  • visibility 62

Rembang, Kabarjatengterkini.com – Seleksi terbuka atau lelang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemkab Rembang bakal diulang buntut dugaan pelanggaran disiplin hingga polemik conflict of interest.

Bupati Rembang, Harno, membenarkan bahwa seleksi akan dibuka kembali, namun pihaknya tidak menyebutkan mekanismenya secara detail. Menurutnya, hal ini telah ditangani oleh Sekretaris Daerah (Sekda) dan Badan Kepegawaian Daerah Rembang.

“Mohon maaf semuanya, bener (seleksi JPTP) diulang. Tanyakan langsung ke Pak Sekda atau Pak Mardi (Plt Kepala BKD Rembang) ya,” kata Harno, Rabu (8/7/2026), dikutip Detik.

Sementara itu, Plt Kepala BKD Rembang, Mardi, mengatakan bahwa Bupati telah memang menginstruktikan agar seluruh tahapan seleksi diulang, mulai dari pembentukan panitia seleksi (Pansel) dan kelengkapan administrasi lainnya.

“Tadi memang seperti itu keputusan Pak Bupati, mengulang dari awal proses seleksi JPTP. Saya selaku Plt Kepala BKD Rembang diminta oleh pimpinan untuk menyiapkan proses itu. Ya kami nanti akan menyusun hal-hal yang diperlukan untuk itu,” ujar Mardi.

Polemik mengenai proses lelang jabatan itu muncul setelah Sekretaris Daerah (Sekda) Rembang Fahrudin menerima laporan mengenai pengajuan dokumen seleksi ke Badan Kepegawaian Negara (BGN) tanpa persetujuannya maupun Bupati Rembang.

“Saya sampaikan belum kirim, tapi disuruh cek ke BKN. Ternyata di sana sudah masuk usulan,” ujar Fahrudin, Rabu (6/5/2026).

Sebagai informasi, seleksi calon kepala dinas di Rembang dimulai sejak April 2026 yang melibatkan 23 peserta. Pansel telah menyerahkan tiga nama untuk masing-masing enam jabatan kepada bupati melalui Sekda.

Enam jabatan Kadin tersebut di antaranya, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Lalu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermades), Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) dan Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB).

Diketahui, jadwal penetapan harusnya dilakukan pada 28 April, sedangkan pelantikan pada 30 April 2026. Namun, hasil seleksi tak kunjung disampaikan hingga Mei. Keterlambatan ini memicu sorotan publik. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Bahan Baku Plastik Melonjak Hingga 300 Persen, Pemprov Beri Saran Ini

    Harga Bahan Baku Plastik Melonjak Hingga 300 Persen, Pemprov Beri Saran Ini

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Harga bahan baku plastik di Jawa Tengah naik signifikan hingga 300 persen. Lonjakan harga tersebut dipengaruhi oleh terganggunya pasokan dan distribusi bahan baku akibat perang di Timur Tengah. “Plastik dan produk turunannya naiknya tinggi banget, Rp 30 ribu kalau plastik. Plastik itu kan bahan bakunya impor, dan saat ini ada kenaikan sampai 300 […]

  • Gubernur Jateng Instruksikan Bentuk 1.000 Desa Wisata

    Gubernur Jateng Instruksikan Bentuk 1.000 Desa Wisata

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pengembangan sektor pariwisata di Jawa Tengah (Jateng) terus digencarkan. Ini bertujuan untuk menggaet lebih banyak wisatawan ke daerah wisata yang ada di Jateng, sekaligus membantu geliat perekonomian lokal. Adapun salah satu gagasan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi terkait pengembangan sektor wisata di Jateng adalah membentuk seribu desa wisata. Pihaknya mengajak masyarakat turut […]

  • Menkeu Purbaya Isi Kuliah Umum Tentang APBN di Undip, Media Dilarang Liputan?

    Menkeu Purbaya Isi Kuliah Umum Tentang APBN di Undip, Media Dilarang Liputan?

    • calendar_month Sab, 4 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Sejumlah media tidak diperkenankan meliput kuliah umum Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa di wilayah Universitas Diponegoro, Semarang. Larangan tersebut lantaran ada sejumlah hal sensitif yang perlu dibahas. “Ada beberapa hal yang sensitif yang nggak pantas diomongin di luar, gitu aja,” jawab Purbaya, Jumat (3/7/2026), dikutip Detik. Ia mengklaim, kuliah umum bertemakan […]

  • Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi

    Ahmad Luthfi Dorong Penambahan Kawasan Industri di Jawa Tengah

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendorong perluasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di daerah lain. Pihaknya minta Pemerintah Kabupaten/kota lain di Jawa Tengah mulai membuat kajian untuk mengembangkan potensi KEK di daerahnya masing-masing. Sebelumnya, Keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal dinilai mampu berkontribusi terhadap peningkatan pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah. Hal ini nantinya bisa […]

  • purbaya

    Purbaya Desak BEI Bersih-Bersih Saham Gorengan Sebelum Terima Insentif

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Menteri Keuangan Republik Indonesia Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah tidak akan memberikan insentif kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) sebelum pasar modal ditertibkan dari praktik perdagangan saham tidak wajar atau yang dikenal sebagai “saham gorengan”. Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya usai menghadiri acara Dialog Pelaku Pasar Modal Bersama Menteri Keuangan RI yang digelar di […]

  • Terdampak Banjir, Bantuan Logistik Disalurkan ke Kendal, Batang, Pemalang, dan Kota Pekalongan

    Terdampak Banjir, Bantuan Logistik Disalurkan ke Kendal, Batang, Pemalang, dan Kota Pekalongan

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) telah menyalurkan bantuan logistik ke daerah terdampak banjir di Kendal, Batang, Pemalang, dan Kota Pekalongan. Adapun masing-masing daerah mendapatkan nilai bantuan bervariasi yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah. Bantuan untuk Kendal senilai Rp80.634.760, untuk Batang senilai Rp131.964.010, Pemalang senilai Rp171.390.415, dan Kota Pekalongan Rp65.130.491. “Bantuan kami salurkan […]

expand_less