Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Prada Lucky Namo Meninggal Dunia Diduga Dianiaya, Kasus Masih Diselidiki TNI

Prada Lucky Namo Meninggal Dunia Diduga Dianiaya, Kasus Masih Diselidiki TNI

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
  • visibility 199

Kabarjatengterkini.comPrada Lucky Namo, seorang prajurit TNI yang bertugas di Teritorial Pembangunan (TP) 834 Wakanga Mere Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif selama empat hari di Rumah Sakit Umum Daerah Aeramo, Kabupaten Nagekeo. Kematian yang terjadi pada Rabu, 6 Agustus 2025 ini, diduga akibat penganiayaan oleh rekan-rekannya sesama prajurit TNI.

Menurut laporan yang dihimpun, ada sejumlah luka sayat dan lebam yang ditemukan di tubuh Prada Lucky. Kejadian ini menimbulkan kecurigaan keluarga dan pihak terkait, termasuk ayah Prada Lucky, Serma Christian Namo, yang juga seorang prajurit TNI. Christian mengungkapkan rasa ketidakpercayaannya terhadap kematian anaknya yang diduga disebabkan oleh penganiayaan. Ia mendesak agar pelaku mendapat hukuman yang setimpal.

Berikut ini adalah rangkuman fakta-fakta terbaru seputar kasus kematian Prada Lucky Namo yang sedang diselidiki oleh pihak TNI.

1. Diduga Dianiaya, Kasus Ditangani Denpom

Ayah Prada Lucky, Christian Namo, mengungkapkan bahwa ia menerima laporan bahwa anaknya dianiaya oleh rekan-rekannya yang juga merupakan prajurit TNI. Insiden tersebut dilaporkan terjadi ketika Prada Lucky berada di ruang Radiologi. Christian menegaskan bahwa dirinya tidak bisa menerima kematian anaknya yang dianggap tidak wajar dan berjanji akan mencari keadilan. Ia menuntut agar para pelaku dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku.

Pihak TNI segera mengambil langkah tegas dengan menyerahkan kasus ini kepada Denpom (Detasemen Polisi Militer) Ende untuk ditangani lebih lanjut. Denpom Ende sudah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa prajurit TNI yang diduga terlibat dalam penganiayaan tersebut.

2. Empat Prajurit TNI Ditahan

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Denpom Ende telah menahan empat prajurit TNI yang diduga terlibat dalam penyiksaan yang mengarah pada kematian Prada Lucky. Komandan Brigif Infanteri (Brigif) 21/Komodo, Letkol Inf. Agus Ariyanto, mengonfirmasi bahwa pemeriksaan terhadap prajurit-prajurit tersebut masih berlangsung, namun ia tidak bisa memberikan rincian lebih lanjut mengenai jumlah pasti prajurit yang terlibat.

Agus menjelaskan bahwa pemeriksaan terhadap prajurit-prajurit tersebut bertujuan untuk mendapatkan fakta lebih jelas mengenai kejadian ini. Meskipun begitu, ia menekankan bahwa proses penyelidikan tetap berjalan dan belum ada keputusan final yang dapat diumumkan.

3. Penyidikan Tindak Lanjut oleh Pihak Militer

Kapendam IX/Udayana, Kolonel Inf Candra, mengungkapkan bahwa proses penyelidikan dan pemeriksaan terhadap prajurit yang diduga terlibat dalam penganiayaan Prada Lucky terus dilakukan. Candra menegaskan bahwa TNI mengedepankan asas praduga tak bersalah dan akan menindak tegas apabila para prajurit terbukti bersalah.

“Pihak TNI akan menindak tegas prajurit yang terbukti bersalah sesuai dengan hukum yang berlaku di lingkungan militer,” ujar Candra.

4. Sebanyak 20 Prajurit Diperiksa

Wakil Kepala Pendam IX/Udayana, Letkol Inf. Amir Syarifudin, menyatakan bahwa sejauh ini sudah ada sekitar 20 prajurit yang diperiksa terkait kasus ini. Dari jumlah tersebut, empat orang di antaranya telah ditahan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Penahanan ini diambil sebagai langkah pencegahan agar para saksi dan terduga tidak melarikan diri atau mengubah keterangan.

Amir menambahkan bahwa tim investigasi berkomitmen untuk melakukan penyelidikan secara transparan dan tidak akan terpengaruh oleh rumor yang beredar. Dia juga mengimbau agar masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, karena hal itu dapat mengganggu jalannya penyelidikan.

5. Publik Diminta Bersabar, Proses Investigasi Terus Berlanjut

Amir Syarifudin meminta publik untuk tidak terburu-buru menilai kasus ini sebelum hasil penyelidikan keluar. Ia mengungkapkan bahwa penyebab kematian Prada Lucky masih dalam penyelidikan. “Kami tidak bisa memastikan apakah ini penganiayaan atau disebabkan oleh hal lain. Semua akan terungkap dalam proses penyelidikan,” ujarnya dalam konferensi pers pada Jumat, 8 Agustus 2025.

TNI juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, seperti beredarnya foto-foto yang menunjukkan tubuh Prada Lucky yang dipenuhi luka. Foto-foto tersebut belum bisa dipastikan keasliannya dan TNI menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari tim investigasi.

6. Hukum Militer Tetap Berlaku

Kodam IX/Udayana menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap pelanggaran hukum di kalangan prajurit TNI. “Kami akan memastikan proses investigasi dan proses hukum berjalan transparan tanpa ada intervensi. TNI berkomitmen untuk menegakkan prinsip kebenaran dan keadilan,” ujar Candra, menutup konferensi pers.

7. Keluarga Prada Lucky Ikut Proses Investigasi

Ayah Prada Lucky, Serma Christian Namo, yang juga seorang prajurit TNI, mengungkapkan bahwa pihak keluarga memahami prosedur investigasi yang sedang berlangsung. Meskipun tengah berduka, keluarga Prada Lucky berharap agar kasus ini diselesaikan secara adil dan sesuai dengan hukum yang berlaku.

Kematian Prada Lucky Namo yang diduga akibat penganiayaan oleh sesama prajurit TNI menyisakan banyak pertanyaan dan kekhawatiran. Kasus ini kini tengah diselidiki secara intensif oleh pihak TNI untuk mengungkap penyebab kematian yang sebenarnya. Masyarakat diminta untuk bersabar dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, mengingat penyelidikan masih berjalan.

TNI berkomitmen untuk menindak tegas para prajurit yang terbukti bersalah, dengan tetap mengedepankan prinsip-prinsip keadilan dan kebenaran.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • lazy

    5 Perbedaan antara Soft Life dan Lazy Life yang Perlu Kamu Tahu

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Belakangan ini, istilah “soft life” semakin populer di kalangan anak muda, terutama generasi Z dan milenial. Gaya hidup ini sering dikaitkan dengan ketenangan, kenyamanan, dan menjauh dari stres. Namun, masih banyak yang salah kaprah dan menganggap soft life sebagai bentuk dari lazy life alias hidup malas-malasan. Padahal, soft life dan lazy life adalah dua […]

  • afc

    AFC Pastikan Timnas Malaysia Masih Bisa Bertanding Meski 7 Pemain Disanksi FIFA

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) memastikan bahwa Tim Nasional (Timnas) Malaysia tetap bisa tampil di ajang internasional meskipun FIFA telah menjatuhkan sanksi terhadap tujuh pemain naturalisasi serta Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM). Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal AFC, Datuk Seri Windsor Paul John, pada Minggu (28/9/2025), menanggapi kegelisahan publik Malaysia atas […]

  • Pemkab Brebes Ganti Untung Warga Terdampak Normalisasi Sungai Babakan

    Pemkab Brebes Ganti Untung Warga Terdampak Normalisasi Sungai Babakan

    • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Brebes, Kabarjatengterkini.com – Puluhan warga di Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes menerima ganti untung dampak pembangunan Sungai Babakan. Adapun pembangunan sungai tersebut merupakan program Pemkab Brebes dalam penanganan banjir. Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma mengatakan, pemberian ganti rugi kepada masyarakat menunjukkan itikad baik pemerintah untuk menghormati hak-hak masyarakat Brebes. Terlebih, program penanganan banjir merupakan upaya untuk […]

  • Pemprov Jateng Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi untuk Pengentasan Kemiskinan

    Pemprov Jateng Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi untuk Pengentasan Kemiskinan

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 93
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) berkolaborasi dengan civitas akademik dalam pengentasan kemiskinan. Kali ini, pihaknya menggandeng Soegijapranata Catholic University (SCU) untuk mendukung program prioritas di Jawa Tengah. Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi mengatakan bahwa kerja sama dengan pihak perguruan tinggi merupakan salah satu bentuk government collaborative (kolaborasi pemerintahan). Kerja sama ini dianggap […]

  • semarang

    Iswar Optimis Semarang Jadi Kota Maju Didukung Konektivitas Antardaerah

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Kota Semarang dikatakan berpotensi besar menjadi kota maju di masa mendatang. Terlebih, letak geografisnya berada di jalan Pantai Utara (Pantura) yang menjadi simpul pergerakan masyarakat, serta distribusi barang dan jasa. Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin menyebutkan arus pergerakan manusia dan logistik turut diperkuat dengan keberadaan bandara internasional Ahmad Yani, stasiun Semarang […]

  • jus

    Jus Buah Bit Dua Kali Sehari Efektif Turunkan Tekanan Darah Tinggi

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Jus buah bit kini semakin populer sebagai minuman sehat alami yang dipercaya mampu membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa minum jus buah bit dua kali sehari dapat memberikan efek signifikan dalam menurunkan tekanan darah pada orang dewasa, berkat kandungan nitrat alaminya yang tinggi. Artikel ini akan membahas manfaat, cara kerja, serta […]

expand_less