Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kebakaran Melanda Pasar Kota Wonogiri, Petugas Kesulitan Padamkan Api

Kebakaran Melanda Pasar Kota Wonogiri, Petugas Kesulitan Padamkan Api

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
  • visibility 211

Kabarjatengterkini.com — Sebuah kebakaran besar terjadi di Pasar Kota Wonogiri pada Senin (6/10) sekitar pukul 03.30 WIB. Peristiwa ini menghebohkan warga setempat, khususnya para pedagang yang panik berusaha menyelamatkan barang dagangan mereka.

Api pertama kali muncul di lantai dua bagian belakang pasar dan dengan cepat merambat hingga mencapai lantai tiga. Kebakaran yang begitu besar ini membuat petugas pemadam kebakaran kesulitan untuk segera memadamkan api.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri, Fuad Wahyu Pratama, kebakaran pertama kali terdeteksi sekitar pukul 03.30 WIB. Tim BPBD yang menerima laporan segera bergegas menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.

Namun, meskipun petugas sudah berusaha keras, api terus membesar dan merambat dengan cepat, sehingga mereka kesulitan untuk mengendalikan amukan si jago merah.

“Sampai saat ini, penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Kami masih fokus pada pemadaman api agar tidak semakin meluas,” kata Fuad, yang juga mengimbau agar pedagang yang terlibat tidak panik dan menjaga keselamatan diri mereka.

Panic di Kalangan Pedagang Pasar

Salah satu aspek yang mencuri perhatian dari peristiwa ini adalah reaksi para pedagang yang langsung mendatangi pasar begitu mengetahui bahwa kios mereka terbakar.

Banyak dari mereka yang terlihat panik berusaha menyelamatkan barang dagangan yang ada di dalam kios masing-masing. Pasar Kota Wonogiri yang merupakan pusat perdagangan utama di wilayah ini membuat kebakaran semakin mempengaruhi ekonomi lokal.

“Kami tahu pasar ini sangat penting bagi banyak orang. Banyak pedagang yang khawatir barang dagangannya hangus terbakar. Kami imbau agar pedagang tetap tenang, karena upaya pemadaman masih terus dilakukan oleh petugas,” ujar Fuad Wahyu Pratama.

Kesulitan Petugas dalam Memadamkan Api

Petugas pemadam kebakaran dari berbagai instansi terus berupaya memadamkan api. Namun, kondisi di lapangan sangat menghambat proses tersebut. Menurut Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, hingga pukul 07.00 WIB, api masih belum dapat dipadamkan dengan sempurna.

“Sampai pukul 07.00 WIB, api kebakaran Pasar Kota Wonogiri masih dalam proses pemadaman,” ujar AKP Anom Prabowo.

Petugas gabungan dari berbagai instansi terpaksa melakukan upaya pemadaman yang lebih intensif karena titik api terus berkembang dan berpotensi merambah ke bangunan lainnya di sekitar pasar. Hal ini semakin memperumit situasi dan memperlambat upaya pemadaman api.

Petugas Mengamankan Lokasi Agar Tidak Ada Kerumunan

AKP Anom Prabowo juga menambahkan bahwa pihak kepolisian dan petugas keamanan lainnya telah dikerahkan untuk menjaga lokasi kejadian agar tidak ada warga yang mendekat terlalu dekat. Hal ini dilakukan untuk mencegah kecelakaan lebih lanjut dan agar petugas pemadam kebakaran bisa bekerja dengan lebih efisien tanpa gangguan.

“Upaya kami untuk mengamankan lokasi sangat penting agar warga yang tidak berkepentingan tidak berkumpul di sekitar area kebakaran. Ini akan memperlambat proses pemadaman dan membahayakan keselamatan,” tegasnya.

Dampak Terhadap Ekonomi dan Rencana Pemulihan

Kebakaran yang melanda Pasar Kota Wonogiri ini tentu saja akan mempengaruhi perekonomian lokal. Pasar ini merupakan pusat perdagangan yang sangat vital bagi warga Wonogiri, yang bergantung pada aktivitas jual beli untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.

Meskipun saat ini fokus utama adalah pemadaman api dan keselamatan, Pemkab Wonogiri berjanji untuk segera melakukan upaya pemulihan setelah api berhasil dipadamkan.

“Setelah kebakaran berhasil dipadamkan, kami akan segera melakukan evaluasi dan pemulihan. Kami harap pedagang tetap tenang, dan pihak pemerintah daerah akan berupaya secepat mungkin untuk membantu mereka kembali berjualan,” pungkas Fuad Wahyu Pratama.

Kebakaran hebat yang melanda Pasar Kota Wonogiri ini menjadi peringatan penting tentang pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana.

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, namun yang pasti, upaya pemadaman terus dilakukan oleh petugas gabungan. Sementara itu, para pedagang yang panik berusaha menyelamatkan barang dagangan mereka diharapkan bisa menjaga keselamatan diri mereka. Pemerintah daerah juga menjanjikan bantuan untuk pemulihan ekonomi setelah situasi ini dapat diatasi.

Untuk informasi lebih lanjut terkait kebakaran Pasar Kota Wonogiri, warga diminta untuk mengikuti perkembangan berita lebih lanjut melalui saluran resmi pemerintah setempat.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Foto : Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Rembang, Achmad Sholchan. (Sumber. Kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    Buka Setiap Hari, Warga Rembang Diajak Nikmati Layanan Baca di Perpustakaan Umum

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Warga Kabupaten Rembang, Jawa Tengah diajak menikmati layanan baca secara gratis di Perpustakaan Umum Rembang. Tempat itu buka dari hari Senin sampai Minggu. Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Rembang, Achmad Sholchan menyampaikan setiap hari Senin sampai Kamis layanan baca di Perpustakaan Umum buka mulai pukul 08.00-16.00 WIB. Hal itu juga […]

  • Industri Hijau di Jawa Tengah Semakin Menggeliat

    Industri Hijau di Jawa Tengah Semakin Menggeliat

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 373
    • 0Komentar

      Batang, Kabarjatengterkini.com – Industri hijau di Jawa Tengah semakin menggeliat. Terlebih dengan peresmian operasional tahap I PT Solar Energi Generasi (SEG) Solar Manufaktur Indonesia di Kawasan Industropolis Batang baru-baru ini. “Hari ini kita telah meresmikan energi terbarukan terkait dengan solar panel. Jadi solar panel ini adalah salah satu yang terbesar yang berinvestasi di Jawa […]

  • Pemkab Pekalongan Putus Kontrak Perusahaan Outsourcing Milik Suami-Anak Fadia Arafiq

    Pemkab Pekalongan Putus Kontrak Perusahaan Outsourcing Milik Suami-Anak Fadia Arafiq

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Pekalongan, Kabarjatengterkini.com – Pemkab Pekalongan putus kontrak kerja sama dengan perusahaan outsourcing, PT Raja Nusantara Bersaudara (RNB). Diketahui, perusahaan tersebut didirikan oleh suami dan anak Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq. Diberitakan sebelumnya, Fadia Arafiq ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait pengadaan barang dan jasa outsourcing di lingkungan Pemkab Pekalongan. Hingga saat ini, terdapat tujuh OPD […]

  • rajiv

    Anggota DPR Rajiv Tegaskan Mafia Pupuk Subsidi Harus Berhenti Permainkan Petani

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Anggota Komisi IV DPR RI, Rajiv, mengingatkan keras agar mafia pupuk tidak lagi mempersulit petani dalam mendapatkan pupuk subsidi dari pemerintah. Hal ini disampaikan saat bimbingan teknis (bimtek) kepada para petani di wilayah Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada Kamis (18/9/2025). Menurut Rajiv, masih banyak petani yang sudah memenuhi syarat administrasi […]

  • greenpeace

    Greenpeace Sebut Banjir Bandang di Sumatera Akibat Kegagalan Negara, Tiga Menteri Diminta Mundur

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com, Sumatera, Indonesia – Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatera, menewaskan lebih dari 700 orang, bukan sekadar bencana alam biasa. Menurut Greenpeace Indonesia, tragedi ini adalah bukti nyata kegagalan negara dalam menjaga lingkungan dan memicu tuntutan pertanggungjawaban dari tiga menteri terkait. Koordinator Kampanye Greenpeace Indonesia, Iqbal Damanik, secara tegas […]

  • Proyek Perbaikan Jalan Tembongraja-Salem Brebes Dikerjakan dengan Model Collaborative Funding

    Proyek Perbaikan Jalan Tembongraja-Salem Brebes Dikerjakan dengan Model Collaborative Funding

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Perbaikan ruas jalan Tembongraja-Salem Kabupaten Brebes dilakukan secara swadaya oleh masyarakat, swasta, dan pemerintah. Model collaborative funding ini disebut sangat efektif mengingat keterbatasan APBD untuk pembangunan infrastruktur. Diketahui, masyarakat sudah menyumbang Rp200 juta untuk pengerjaan, Pemkab Brebes mengalokasikan Rp500 juta untuk rigid beton dan Rp200 juta untuk pemeliharaan rutin, sementara dukungan CSR mencapai […]

expand_less