Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sains » 7 Fakta Menarik Burung Hering Kepala Putih yang Selalu Dekat Asem Buto

7 Fakta Menarik Burung Hering Kepala Putih yang Selalu Dekat Asem Buto

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
  • visibility 63

Kabarjatengterkini.com- Burung selalu menjadi salah satu makhluk yang menarik untuk diamati. Dari ratusan jenis burung yang ada di dunia, beberapa memiliki kebiasaan dan ciri unik yang membuatnya berbeda dari burung lainnya. Salah satunya adalah Burung Hering Kepala Putih.

Burung ini terkenal karena perilaku, habitat, dan kebiasaannya yang unik, terutama hubungannya dengan tanaman Asem Buto. Berikut 7 fakta unik Burung Hering Kepala Putih yang mungkin belum banyak diketahui orang.

1. Penampilan Khas dengan Kepala Putih

Sesuai namanya, Burung Hering Kepala Putih memiliki kepala berwarna putih bersih yang kontras dengan tubuhnya yang cenderung gelap. Warna putih ini bukan hanya untuk estetika, tetapi juga berfungsi sebagai sinyal visual bagi sesama burung dalam kawanan. Keunikan warna kepala ini membuat burung ini mudah dikenali oleh pengamat burung maupun fotografer alam.

2. Tidak Bisa Jauh dari Asem Buto

Salah satu fakta paling menarik adalah keterikatan Burung Hering Kepala Putih dengan pohon Asem Buto. Burung ini diketahui jarang atau bahkan tidak pernah terlihat jauh dari tanaman tersebut.

Hal ini disebabkan karena Asem Buto menyediakan makanan dan tempat bertelur bagi burung ini. Buah dan daun dari Asem Buto menjadi sumber nutrisi penting, sementara cabang-cabangnya yang lebat menjadi tempat burung bersarang dengan aman.

3. Kebiasaan Bersarang yang Unik

Burung Hering Kepala Putih memiliki cara bersarang yang unik. Mereka membuat sarang di ketinggian sedang pada cabang Asem Buto, biasanya di antara daun-daun yang lebat sehingga sulit dijangkau predator. Sarang ini berbentuk mangkuk kecil dari ranting dan daun, dan biasanya dihuni oleh pasangan burung selama beberapa musim berturut-turut. Keunikan ini menjadi salah satu alasan mengapa burung ini selalu berada dekat dengan Asem Buto.

4. Suara Khas dan Melodi yang Menenangkan

Selain penampilan dan perilakunya, Burung Hering Kepala Putih memiliki suara kicauan yang khas dan melodis. Kicauannya terdengar seperti kombinasi antara kicauan hering pada umumnya dan nada tinggi yang menenangkan. Banyak pengamat burung menyebut suara ini sebagai “alarm alami” untuk mengenali lokasi burung, sekaligus memberi tanda adanya bahaya bagi kawanan.

5. Pola Makan yang Terbatas

Burung ini memiliki pola makan yang cukup spesifik. Mereka sebagian besar mengonsumsi buah, serangga kecil, dan biji dari pohon Asem Buto. Ketergantungan ini menjelaskan mengapa Burung Hering Kepala Putih sulit ditemukan di lokasi tanpa Asem Buto. Jika pohon ini langka atau ditebang, populasi burung ini juga cenderung menurun. Kondisi ini menjadikan Burung Hering Kepala Putih indikator kesehatan ekosistem lokal.

6. Adaptasi Sosial dalam Kawanan

Burung Hering Kepala Putih tidak suka hidup sendiri. Mereka biasanya hidup dalam kawanan kecil yang terdiri dari 5–10 burung. Kehidupan sosial ini penting untuk melindungi diri dari predator dan berbagi informasi mengenai sumber makanan. Dalam kawanan, burung ini memiliki hierarki sosial yang jelas, di mana burung dominan mengambil posisi strategis di cabang atas Asem Buto.

7. Peran Ekologis yang Penting

Selain keunikan perilaku dan penampilan, Burung Hering Kepala Putih juga memiliki peran ekologis yang penting. Mereka membantu dalam penyebaran biji Asem Buto melalui kotorannya, sehingga berkontribusi pada regenerasi pohon dan keseimbangan ekosistem.

Kehadiran burung ini juga menjadi indikator kualitas habitat alami, karena mereka hanya hidup di lingkungan yang sehat dan minim gangguan manusia.

Burung Hering Kepala Putih memang memiliki banyak fakta unik yang membuatnya istimewa. Dari kepala putih yang mencolok, keterikatan dengan Asem Buto, pola makan khusus, hingga kehidupan sosialnya dalam kawanan, semuanya menunjukkan bahwa burung ini bukan sekadar penghias alam, tetapi juga penjaga ekosistem lokal.

Bagi para pecinta burung, memahami perilaku Burung Hering Kepala Putih berarti juga memahami pentingnya menjaga habitat alami mereka.

Jika Anda berkesempatan mengamati Burung Hering Kepala Putih di alam liar, jangan lupa untuk menghargai hubungan mereka dengan Asem Buto. Dengan melestarikan habitat ini, kita tidak hanya menjaga satu spesies burung, tetapi juga mendukung keanekaragaman hayati di lingkungan sekitar.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesepakbola Liverpool Diogo Jota Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Mobil

    Pesepakbola Liverpool Diogo Jota Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Mobil

    • calendar_month Jum, 4 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 161
    • 0Komentar

     – Penyerang klub sepak bola Liverpool, Diogo Jota meninggal dunia dalam kecelakaan mobil. Kecelakaan maut tersebut menimpa dia bersama adiknya, Andre Silva saat keduanya hendak melakukan perjalanan menuju Inggris, Kamis (3/7/2025) waktu setempat. Kabar ini juga telah dikonfirmasi oleh akun X Liga Premier Inggris lewat unggahan terbarunya. Pihaknya menyebutkan bahwa kabar meninggalnya Jota dan adiknya merupakan […]

  • butir

    Mengapa Setiap Butir Salju Selalu Berbentuk Pola Segi Enam? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Salju adalah salah satu fenomena alam yang paling memukau. Ketika butiran salju jatuh dari langit, kita sering kali terpesona oleh keindahan dan kerumitannya. Namun, tahukah Anda bahwa hampir setiap butir salju memiliki pola berbentuk segi enam atau heksagonal? Pertanyaannya, mengapa salju selalu berbentuk segi enam? Apakah itu kebetulan, atau ada hukum alam yang mengatur […]

  • Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno

    7 RSUD di Jateng Siap Jalankan Program Hospital-based Specialist Education

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Ada tujuh rumah sakit umum daerah (RSUD) di Jawa Tengah yang siap menjalankan program pendidikan dokter spesialis. Sejumlah rumah sakit ini tersebar di beberapa daerah, termasuk Surakarta, Purwokerto/Banyumas, Jepara, Semarang, hingga Klaten. Adapun rinciannya, RSUD dr Moewardi (Surakarta), RSUD Prof Dr Margono Soekarjo (Banyumas), RSUD dr Rehatta (Jepara), RSJD dr Amino Gondohutomo (Kota […]

  • pasar

    Kebakaran Melanda Pasar Kota Wonogiri, Petugas Kesulitan Padamkan Api

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Sebuah kebakaran besar terjadi di Pasar Kota Wonogiri pada Senin (6/10) sekitar pukul 03.30 WIB. Peristiwa ini menghebohkan warga setempat, khususnya para pedagang yang panik berusaha menyelamatkan barang dagangan mereka. Api pertama kali muncul di lantai dua bagian belakang pasar dan dengan cepat merambat hingga mencapai lantai tiga. Kebakaran yang begitu besar ini membuat […]

  • Foto: Agustina Wilujeng, Wali Kota Semarang (sumber: Instagram @agustinawilujengp)

    Agustina Tunjukkan Komitmen Pelestarian Budayanya Melalui Festival Wayang Semesta

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle Aulia Anissa Putri
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Sebagai bentuk komitmennya dalam pelestarian seni budaya tradisional, Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng selalu memberi dukungan penuh atas kesenian wayang, seperti gelaran Wayang Orang on the Street pada September lalu. Kali ini, Agustina kembali menunjukkan komitmen tersebut melalui penyelenggaraan Festival Wayang Semesta selama dua hari, pada Jumat–Sabtu (7–8/11/2025) di Lapangan Pancasila, Simpang […]

  • Rayakan Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah, Pemprov Gelar Serangkaian Event di 3 Kota

    Rayakan Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah, Pemprov Gelar Serangkaian Event di 3 Kota

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 168
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) menyiapkan serangkaian event menarik untuk merayakan hari jadi ke-80. Acara ini akan digelar selama seminggu, sejak tanggal 18-24 Agustus 2025 di tiga kabupaten/kota. Ragam acara tersebut diadakan di Kabupaten Batang, Kabupaten Jepara, serta Kota Semarang, mulai dari Jateng Bersholawat, karnaval, hingga pameran UMKM. “Kami ada […]

expand_less