Walkot Ajukan Persetujuan DPRD Terkait Pembiayaan Bus Listrik Trans Semarang Koridor 1
- account_circle Aulia Anissa Putri
- calendar_month Jum, 7 Nov 2025
- visibility 67

Foto: Uji Coba Bus Listrik Trans Semarang (sumber: Pemkot Semarang)
Semarang, Kabarjatengterkini.com – Dalam rangka peningkatan layanan masyarakat melalui pengurangan pencemaran udara, Wali Kota (Walkot) Semarang, Agustina Wilujeng melaksanakan uji coba bus listrik Trans Semarang untuk rute koridor 1 pada Rabu (05/11/2025).
Pemerintah Kota (Pemkot) menghadirkan bus listrik Trans Semarang untuk moda transportasi berkelanjutan di perkotaan yang ramah emisi karbon, guna meningkatkan kualitas udara hingga mencapai target Kota Semarang Net Zero Emission.
“Ini sebuah langkah maju yang konkret sekaligus menunjukkan komitmen Pemerintah kota Semarang dalam mendorong penurunan emisi dengan penggunaan teknologi ramah lingkungan, seperti bus listrik,” ucap Agustina.
Sejalan dengan pelaksanaan tersebut, Agustina mengajukan persetujuan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang terkait pembiayaan konversi bus diesel konvensional yang diubah menjadi bus listrik atau electric vehicle di koridor tersebut pada tahun 2026.
“Kenyamanan pengguna transportasi adalah prioritas utama dalam membangun sistem transportasi yang terintegrasi, lebih modern, dan berkelanjutan. Untuk mencapai hal ini, Pemerintah Kota Semarang perlu bersinergi dengan teman-teman di DPRD dalam hal pembiayaan,” jelasnya.
Sementara, rute koridor 1 yang menghubungkan antara Terminal Mangkang–Pemuda–Simpang Lima–Terminal Penggaron menjadi pilihan, lantaran koneksi utamanya yang menghubungkan secara langsung dari jalur barat dan timur Kota Semarang.
Selain itu, koridor ini juga disebut oleh Agustina memiliki nilai yang cukup strategis dan vital dalam segi ekonomi, lantaran jalurnya mengintegrasikan jalan utama Kota Semarang, di mana terdapat beberapa sentra perekonomian.
Selama masa uji coba, penumpang bus listrik Trans Semarang secara umum dapat menikmati tarif gratis, yang berlangsung hingga dua pekan ke depan sekaligus melihat performa kendaraan secara menyeluruh.
Ke depannya, Agustina berharap bus listrik di koridor 1 akan segera beroperasi penuh di tahun depan. Sehingga, nantinya secara bertahap semua armada Trans Semarang akan beralih dari bus konvensional menjadi bertenaga listrik.
“Ini titik awal yang positif jika sistem electric vehicle bisa diandalkan untuk transportasi Kota Semarang yang lebih maju dan lebih hijau,” tutupnya. (Adv)
- Penulis: Aulia Anissa Putri

