John Herdman Siapkan Dua Asisten Asing, PSSI Pastikan Pelatih Lokal Tetap Masuk Tim
- account_circle markom kabarjatengterkini
- calendar_month Jum, 9 Jan 2026
- visibility 35

Kabarjatengterkini.com- Pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman, dipastikan tidak bekerja sendirian dalam menakhodai skuad Garuda. PSSI melalui Badan Tim Nasional (BTN) memastikan Herdman akan didampingi oleh sejumlah asisten pelatih, baik dari luar negeri maupun dari dalam negeri.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur kepelatihan Timnas Indonesia agar lebih solid dan berkelanjutan.
Ketua BTN Sumardji mengungkapkan bahwa Herdman kemungkinan besar akan membawa dua asisten asing. Namun, jumlah tersebut masih bersifat fleksibel dan dapat bertambah sesuai kebutuhan teknis serta kondisi di lapangan.
“Kalau kaitannya dengan asisten pelatih, sesuai dengan yang disampaikan, kemungkinan untuk asisten asingnya dua,” ujar Sumardji saat dihubungi awak media, Rabu (7/1/2026).
Meski demikian, Sumardji menegaskan belum ada keputusan final terkait jumlah asisten asing yang akan bergabung. PSSI masih membuka ruang diskusi bersama Herdman setelah ia tiba di Indonesia.
“Nanti akan dilihat situasinya. Tidak pasti, artinya kemungkinan dua, tapi bisa juga lebih,” tambahnya.
PSSI Belum Umumkan Nama Asisten Asing
Hingga kini, PSSI belum mengungkap identitas asisten asing yang akan dibawa Herdman. Sumardji menyebut bahwa hal tersebut menjadi hak prerogatif sang pelatih, sekaligus bagian dari strategi kerja yang akan disusun setelah Herdman mulai menjalankan tugasnya secara penuh.
Menurutnya, Herdman ingin memastikan kecocokan sistem kerja dan filosofi permainan sebelum menetapkan nama-nama pendampingnya di jajaran staf kepelatihan.
Asisten Lokal Jadi Prioritas PSSI
Selain asisten asing, PSSI menegaskan pentingnya keberadaan asisten pelatih lokal dalam struktur kepelatihan Timnas Indonesia. Herdman akan didampingi pelatih-pelatih dalam negeri yang dinilai memiliki potensi dan visi jangka panjang.
“Kalau yang lokal, kami sekarang sedang menyiapkan beberapa nama, terutama yang punya potensi bagus dan pelatih-pelatih muda yang mempunyai visi ke depan,” jelas Sumardji.
Nama-nama calon asisten lokal tersebut nantinya akan diserahkan kepada Herdman untuk dipelajari. Sumardji menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan pelatih berusia 50 tahun itu.
“Nanti semuanya akan saya sampaikan kepada John. Biar dia sendiri yang interview dan memilih,” tegasnya.
Evaluasi dari Pengalaman Masa Lalu
Keputusan untuk melibatkan asisten pelatih lokal juga tidak lepas dari evaluasi PSSI terhadap pengalaman sebelumnya. Pada era Patrick Kluivert, seluruh jajaran staf kepelatihan Timnas Indonesia diisi oleh pelatih asing, seperti Alex Pastoor, Denny Landzaat, dan Gerald Vanenburg.
Kondisi tersebut dinilai kurang memberikan ruang transfer ilmu bagi pelatih lokal, sehingga PSSI kini berupaya memastikan ada keseimbangan antara pelatih asing dan pelatih dalam negeri.
Sumardji menegaskan, keberadaan pelatih lokal bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari proses regenerasi dan penguatan ekosistem sepak bola nasional.
Beragam Peran Asisten Pelatih Lokal
Dalam struktur tim pelatih Timnas Indonesia, asisten lokal akan mengisi berbagai peran strategis. Mulai dari asisten pelatih fisik, pelatih kiper, hingga pelatih khusus lini pertahanan dan penyerangan.
“Asisten pelatih lokal ini banyak. Ada yang spesialis fisik, kiper, pertahanan, penyerangan, dan lain sebagainya. Semua akan kami sampaikan secara utuh, termasuk statistik dan rekam jejak masing-masing,” ungkap Sumardji.
Pendekatan berbasis data dan rekam jejak ini diharapkan memudahkan Herdman dalam menentukan komposisi tim kepelatihan yang sesuai dengan kebutuhan Timnas Indonesia.
Herdman Diberi Kebebasan Penuh
PSSI menegaskan memberikan kebebasan penuh kepada John Herdman untuk menyusun tim kepelatihannya. Namun, kebebasan tersebut tetap berada dalam koridor visi besar PSSI untuk membangun Timnas Indonesia yang kompetitif, modern, dan berkelanjutan.
Selain itu, PSSI juga menegaskan Herdman wajib berkantor dan menetap di Indonesia, bukan bekerja secara jarak jauh. Kebijakan ini diambil agar pelatih dapat lebih memahami kultur sepak bola nasional, kompetisi domestik, serta potensi pemain lokal.
Harapan Besar untuk Timnas Indonesia
Kehadiran John Herdman membawa ekspektasi tinggi bagi publik sepak bola Indonesia. Pengalamannya melatih tim nasional di level internasional diharapkan mampu membawa perubahan signifikan, tidak hanya dari sisi hasil, tetapi juga dari sisi sistem dan pembinaan jangka panjang.
Dengan kombinasi asisten asing berpengalaman dan pelatih lokal potensial, PSSI berharap Timnas Indonesia memiliki fondasi kepelatihan yang kuat. Sinergi ini diharapkan menjadi kunci dalam menghadapi berbagai agenda besar, mulai dari kualifikasi turnamen internasional hingga pembangunan prestasi jangka panjang.
Keputusan final terkait susunan lengkap tim kepelatihan Timnas Indonesia diperkirakan akan diumumkan setelah Herdman resmi memulai tugasnya di Tanah Air.
- Penulis: markom kabarjatengterkini

