Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dugaan Pengeroyokan di Keraton Solo Berakhir Damai

Dugaan Pengeroyokan di Keraton Solo Berakhir Damai

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
  • visibility 20

Surakarta, Kabarjatengterkini.com – Dugaan pengeroyokan di Keraton Solo beberapa hari lalu disebut berakhir damai. Cucu Pakubuwono XIII, BRM Suryo Mulyo, yang diduga menganiaya tim keamanan inisial RP sudah berkomunikasi dengan korban.

Komunikasi tersebut berlangsung pada Rabu (21/1/2026) malam di kantor Badan Pengelola Keraton. Berdasarkan pertemuan tersebut, baik pihak BRM Suryo Mulyo dan korban RP sepakat untuk menyelesaikan permasalahan dengan saling berdamai.

“Laporan yang masuk, (BRM Suryo Mulyo dan RP) sudah (bertemu) di kantor badan pengelola Keraton,” kata Ketua Eksekutif Lembaga Dewan Adat (LDA), KPH Eddy Wirabhumi, Kamis (22/1/2026), dikutip Detik.

“Ada komunikasi dengan keluarganya lalu disepakati juga untuk damai,” lanjut dia.

Diketahui, RP merupakan bagian dari tim keamanan Pakubuwono XIV Purbaya. Menurut kuasa hukum tim keamanan Purbaya, Ardi Sasongko turut mengonfirmasi adanya perdamaian tersebut, dan hal ini telah disetujui oleh Pakubuwono XIV Purbaya

“Bahwasannya tadi korban menghubungi saya yang ada di Kalimantan untuk meminta kembali STTLP atau tanda terima pelaporan dari korban kepada BRM Suryo. Dikarenakan suatu hal, yang jelas secara garis besarnya agar supaya adem ayem pada kondisi yang dialami oleh korban,” katanya.

“Saya tidak berspekulasi lebih lanjut atau menduga-duga, saya hanya sebatas memfasilitasi dan juga saya koordinasi dengan pengamanan yang ada di Talang Paten dan sudah dikonfirmasi juga kepada Sinuhun (PB XIV Purbaya), monggo saja,” lanjutnya.

Diberitakan sebelumnya, muncul aduan dugaan pengeroyokan di Keraton Solo sebelum penyerahan SK dari Kementerian Kebudayaan pada Minggu (18/1/2026) lalu. Pengeroyokan itu ditargetkan terhadap salah satu anggota tim keamanan Pakubuwono XIV Purboyo.

Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Surakarta Ajun Komisaris Sudarmianto membenarkan adanya laporan tersebut. Pihaknya sampai saat ini masih mendalami laporan itu, namun pihaknya akan memanggil dua pihak, baik pelapor maupun terlapor.

“Iya benar ada aduan itu. Kejadiannya sebelum acara penyerahan SK dari Kementerian Kebudayaan,” kata Sudarmianto, Senin (19/1/2026).

“Dalam waktu dekat kami akan panggil kedua pihak untuk penyelesaian perkara,” ujarnya. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • perubahan

    5 Perubahan Tubuh dan Pikiran Setelah 2 Minggu Rutin Pilates

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Pilates kini menjadi salah satu olahraga favorit banyak orang yang ingin menjaga kebugaran tubuh sekaligus memperkuat inti (core) tubuh. Tidak hanya sekadar latihan fisik, Pilates juga menawarkan manfaat mental dan emosional. Jika kamu baru memulai rutinitas Pilates, mungkin penasaran apa yang akan terasa setelah beberapa minggu berlatih. Berikut 5 hal yang akan kamu rasakan […]

  • ikan beku

    5 Tips Memasak Ikan Beku dengan Tepat Agar Tidak Hancur

    • calendar_month Sab, 11 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Memasak ikan beku adalah pilihan praktis bagi banyak orang yang ingin menyajikan hidangan laut tanpa harus khawatir ikan cepat rusak. Namun, ada beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan saat mengolah ikan beku yang bisa merusak tekstur dan cita rasa hidangan. Meskipun tampak sederhana, kesalahan-kesalahan ini bisa membuat ikan kehilangan kelembutannya, bahkan menjadi kering dan […]

  • Pakubuwono (PB) XIV Purboyo

    PB XIV Purboyo Kena Peringatan dari KGPA Tedjowulan, Dinilai Melawan Perintah

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Surakarta, Kabarjatengterkini.com – Pakubuwono (PB) XIV Purboyo menerima surat peringatan dari Maha Menteri Keraton Solo KGPA Tedjowulan. Surat tersebut berisi peringatan terhadap tindakan PB XIV Purboyo yang dinilai melawan arahan pemerintah pusat. “Gusti Tedjowulan menyesalkan sikap dan tindakan Puruboyo yang terus-menerus melawan arahan pemerintah pusat, dalam hal ini Menteri Kebudayaan, untuk menahan diri, melakukan koordinasi, […]

  • palestina

    Puluhan Ribu Pengunjuk Rasa Pro-Palestina Tutup Sydney Harbour Bridge, Julian Assange Ikut Berbaris

    • calendar_month Sen, 4 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Pada Minggu (3/9), puluhan ribu pengunjuk rasa pro-Palestina menggelar aksi besar-besaran di Sydney, Australia. Demonstrasi tersebut mencapai puncaknya saat massa berbaris melintasi Sydney Harbour Bridge, salah satu landmark paling terkenal di dunia, yang sampai harus ditutup akibat membludaknya kerumunan. Unjuk rasa ini menjadi sorotan internasional, terutama karena hadirnya tokoh kontroversial sekaligus pendiri WikiLeaks, Julian […]

  • Gamelan Milik Kelompok Seni di Temanggung Raib Dicuri, Kerugian Capai Rp50 Juta

    Gamelan Milik Kelompok Seni di Temanggung Raib Dicuri, Kerugian Capai Rp50 Juta

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Temanggung, Kabarjatengterkini.com – Terbongkar aksi pencurian gamelan milik kelompok seni Turonggo Mulyo Sejati di Dusun Papringan, Desa Katekan, Kecamatan Ngadirejo. Adapun gamelan yang hilang dicuri merupakan saron dan demung. Menurut keterangan kelompok kesenian, gamelan diduga dicuri antara hari Minggu (18/1/2026) hingga Rabu (21/1/2025). Saat anggota hendak latihan, saksi mencurigai pintu tempat penyimpanan seperti habis dicongkel. […]

  • lazy

    5 Perbedaan antara Soft Life dan Lazy Life yang Perlu Kamu Tahu

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Belakangan ini, istilah “soft life” semakin populer di kalangan anak muda, terutama generasi Z dan milenial. Gaya hidup ini sering dikaitkan dengan ketenangan, kenyamanan, dan menjauh dari stres. Namun, masih banyak yang salah kaprah dan menganggap soft life sebagai bentuk dari lazy life alias hidup malas-malasan. Padahal, soft life dan lazy life adalah dua […]

expand_less