Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Puluhan Ribu Pengunjuk Rasa Pro-Palestina Tutup Sydney Harbour Bridge, Julian Assange Ikut Berbaris

Puluhan Ribu Pengunjuk Rasa Pro-Palestina Tutup Sydney Harbour Bridge, Julian Assange Ikut Berbaris

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 4 Agu 2025
  • visibility 353

Kabarjatengterkini.com– Pada Minggu (3/9), puluhan ribu pengunjuk rasa pro-Palestina menggelar aksi besar-besaran di Sydney, Australia. Demonstrasi tersebut mencapai puncaknya saat massa berbaris melintasi Sydney Harbour Bridge, salah satu landmark paling terkenal di dunia, yang sampai harus ditutup akibat membludaknya kerumunan. Unjuk rasa ini menjadi sorotan internasional, terutama karena hadirnya tokoh kontroversial sekaligus pendiri WikiLeaks, Julian Assange, yang ikut berbaris bersama keluarga dan sejumlah tokoh politik.

Julian Assange dan Tokoh Politik Bergabung dalam Demonstrasi

Julian Assange, yang kembali ke Australia pada tahun lalu setelah bebas dari penjara dengan pengamanan tinggi di Inggris, tampak bersama keluarganya dalam aksi solidaritas ini. Selain Assange, hadir pula mantan Menteri Luar Negeri Australia sekaligus mantan Perdana Menteri New South Wales, Bob Carr, yang ikut serta berbaris menegaskan dukungan mereka kepada rakyat Palestina. Meski demikian, Assange tidak memberikan pidato maupun pernyataan resmi kepada media selama acara berlangsung.

Tuntutan Pengunjuk Rasa: Gencatan Senjata dan Pengakuan Negara Palestina

Pengunjuk rasa yang terdiri dari berbagai lapisan masyarakat ini menyuarakan tuntutan yang kuat terhadap konflik yang sedang berlangsung di Gaza. Mereka meneriakkan slogan seperti “gencatan senjata sekarang” dan “free Palestine” dengan suara lantang, meski cuaca tidak bersahabat—angin kencang dan hujan deras tidak menyurutkan semangat demonstran. Puluhan pengunjuk rasa juga membawa spanduk yang memuat nama-nama ribuan anak Palestina yang tewas dalam konflik, mempertegas sisi kemanusiaan dari aksi tersebut.

Respons Pemerintah Australia dan Sikap Internasional

Australia sendiri hingga kini belum secara resmi mengakui negara Palestina, meskipun pemerintahnya telah menyerukan agar perang di Gaza segera diakhiri. Namun dalam pernyataan bersama yang dirilis pada Selasa lalu bersama lebih dari selusin negara lainnya, Australia menyatakan “kesediaan atau pertimbangan positif” untuk mengakui negara Palestina sebagai langkah menuju solusi dua negara yang telah lama diupayakan dalam diplomasi internasional.

Beberapa negara seperti Prancis, Inggris, dan Kanada telah menyuarakan niat mereka untuk secara diplomatis mengakui negara Palestina, walaupun terkadang dengan syarat tertentu. Sikap ini muncul di tengah meningkatnya kritik dan kekhawatiran global terkait kondisi kemanusiaan di Gaza, khususnya malnutrisi yang melanda warga sipil akibat blokade dan konflik berkepanjangan.

Pengamanan Ketat Selama Demonstrasi

Pihak Kepolisian New South Wales mengerahkan ratusan staf tambahan untuk memastikan keamanan selama aksi berlangsung. Meski begitu, demonstrasi berjalan dengan damai dan terorganisir. Aksi ini menegaskan solidaritas masyarakat Australia terhadap penderitaan rakyat Palestina sekaligus menambah tekanan pada pemerintah untuk mengambil langkah diplomatik yang lebih tegas.

Dukungan Politik Lokal untuk Pengakuan Palestina

Tidak hanya tokoh masyarakat dan aktivis, anggota parlemen dari Partai Buruh, Ed Husic, juga turut hadir dan menyerukan agar partai yang saat ini memimpin pemerintahan, yakni Partai Buruh yang dipimpin Perdana Menteri Anthony Albanese, segera mengambil langkah untuk mengakui negara Palestina secara resmi. Seruan ini sejalan dengan semakin meluasnya tuntutan publik agar pemerintah bertindak lebih jelas dalam konflik yang sudah menewaskan lebih dari 60.000 warga Palestina, menurut data dari Kementerian Kesehatan Gaza.

Tekanan Internasional pada Israel

Konflik yang terus berlanjut telah membuat Israel berada di bawah sorotan dan tekanan internasional yang kian meningkat. Banyak negara dan organisasi internasional menyerukan agar pertumpahan darah segera dihentikan dan mengutuk keras tingginya korban sipil, khususnya anak-anak yang menjadi korban dalam perang ini. Demonstrasi di Sydney ini menjadi salah satu bentuk solidaritas masyarakat global terhadap situasi kemanusiaan yang mengerikan di wilayah tersebut.

Demonstrasi pro-Palestina di Sydney pada 3 September 2025 ini bukan hanya sekadar aksi massa biasa. Dengan kehadiran tokoh seperti Julian Assange dan tokoh politik berpengaruh, aksi ini membawa pesan kuat tentang keprihatinan terhadap konflik Gaza dan mendesak pemerintah Australia untuk mengambil sikap yang lebih tegas dalam mengakui negara Palestina dan mengakhiri perang. Aksi damai dengan skala besar ini juga menunjukkan bahwa solidaritas internasional terhadap Palestina terus meningkat, sementara dunia tetap mengawasi perkembangan konflik yang telah memakan korban jiwa begitu banyak.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Foto : Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Kabupaten Rembang Prapto Raharjo (Sumber. Kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    Tangani Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, Pemkab Rembang Siapkan UPTD PPA

    • calendar_month Sab, 22 Nov 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Unit Pelaksanaan Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) di Kabupaten Rembang saat ini tengah disiapkan. Upaya itu untuk menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah Rembang. Pembuatan UPTD PPA itu merujuk terhadap Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2024 tentang pembentukan UPTD PPA di tingkat provinsi dan kabupaten atau […]

  • perdagangan orang temanggung

    TKI Asal Temanggung Jadi Korban Perdagangan Orang di Malaysia, Gubernur Jateng: Sedang Diupayakan Pemulangannya

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Temanggung, Kabarjatengterkini.com – Seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Desa Mergowati, Kecamatan Kedu, dikabarkan hilang setelah berangkat kerja ke Malaysia 20 tahun lalu. Ia disebut jadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di sana. Atas hal tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) langsung melakukan koordinasi dengan Kedutaan Besar (Kedubes) Indonesia untuk Malaysia guna memastikan […]

  • freddy

    Freddy Damanik Diperiksa Polda Metro Jaya Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 396
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Wakil Ketua Umum relawan Pro Jokowi (Projo), Freddy Damanik, memenuhi panggilan Polda Metro Jaya pada Kamis (17/7) untuk dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). Pemeriksaan ini menjadi bagian dari lanjutan penyidikan yang telah resmi ditangani oleh Subdit Keamanan Negara (Kamneg) Direktorat Reserse Kriminal Umum […]

  • shayne pattynama

    Shayne Pattynama Akhirnya Buka Suara soal Transfer Kilat ke Persija Jakarta

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Bintang Timnas Indonesia Shayne Pattynama akhirnya angkat bicara mengenai kepindahannya yang terbilang cepat ke Persija Jakarta pada bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026. Pemain berposisi bek kiri tersebut resmi bergabung dengan Macan Kemayoran setelah didatangkan dari klub Thailand, Buriram United. Persija Jakarta mengikat Shayne Pattynama dengan kontrak berdurasi 2,5 tahun disertai opsi perpanjangan. […]

  • Gunakan Pendekatan Collaborative Government, Pemprov Jateng Gandeng Lembaga Penyiaran

    Gunakan Pendekatan Collaborative Government, Pemprov Jateng Gandeng Lembaga Penyiaran

    • calendar_month Sel, 29 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 234
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemprov Jateng turut menggandeng lembaga penyiaran sebagai bentuk collaborative government. Pendekatan tersebut untuk edukasi masyarakat terkait program pemerintah, baik yang sudah berjalan maupun rencana ke depan. Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi mengatakan, lembaga penyiaran harus bisa menghadirkan semangat dan optimisme ke masyarakat. Akan lebih baik lagi jika Komisi Penyiaran Indonesia […]

  • pesta babi

    Merasa Dieksploitasi di Film ‘Pesta Babi’, Tokoh Perempuan Papua Mama Sinta Lapor ke Polda Metro Jaya

    • calendar_month Sab, 30 Mei 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Tokoh perempuan adat sekaligus pejuang lingkungan asal Merauke, Papua Selatan, Yasinta Moiwend—yang akrab disapa Mama Sinta secara resmi mendatangi Mapolda Metro Jaya pada Jumat sore (29/5/2026). Kedatangannya bertujuan untuk melaporkan dugaan eksploitasi dan pencatutan nama serta wajahnya tanpa izin dalam film dokumenter berjudul ‘Pesta Babi’. Film tersebut diketahui merupakan karya dari sutradara dan aktivis […]

expand_less