Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Jumlah Pemudik ke Jateng Diperkirakan Capai 17,7 Juta Jiwa Saat Lebaran 2026

Jumlah Pemudik ke Jateng Diperkirakan Capai 17,7 Juta Jiwa Saat Lebaran 2026

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • visibility 11

Kabarjatengterkini.com – Jumlah pemudik yang akan masuk ke Jawa Tengah pada momen Lebaran 2026 ini diperkirakan mencapai 17,7 juta orang. Jumlah tersebut kemungkinan bisa meningkat seiring hari libur yang lebih panjang.

“Tahun ini kita bisa menerima para pemudik yang jumlahnya meningkat. Kalau didata 17,7 juta orang. Akan tetapi itu baru data, biasanya masih bisa meningkat apalagi liburannya semakin panjang,” kata Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Taj Yasin Maimoen, Kamis (12/3/2026), dikutip Detik.

Dalam mengantisipasi arus mudik tahun ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) telah menyiapkan beberapa langkah. Di antaranya perbaikan jalan, layanan Wi-Fi gratis di tempat umum, dan lokasi cek kesehatan di ruang publik.

Adapun perbaikan jalan dilakukan utamanya di jalur pantai utara atau Pantura yang sempat terdampak banjir, mulai dari Pemalang, Kudus, hingga Pati. Dalam hal ini, pihaknya berkolaborasi dengan pemerintah pusat untuk memastikan jalan nasional aman dilalui kendaraan.

“Soal jalan, kita mendapatkan laporan (perbaikan) tinggal sekitar 7 persen, apa tidak sampai 1 persen atau berapa. Jalan-jalan sudah mulai kita tambal, yang perlu diperbaiki kita perbaiki, yang perlu mendapatkan perawatan kita kasih perawatan. Bukan hanya di jalan provinsi, tetapi kita kolaborasi dan pastikan jalan nasional,” ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga berkolaborasi dengan Pemda, TNI, Polri, Bulog, dan instansi terkait untuk melakukan pemantauan terhadap harga dan pasokan bahan pokok menjelang Lebaran. Selain itu, pemantauan juga dilakukan untuk memastikan kelayakan produk yang beredar.

“Kemarin kami cek yang ada kenaikan dan kelangkaan itu minyak goreng. Saat ini sudah kita koordinasikan dengan Bulog kita intervensi hari ini di Kabupaten Demak, Pati,” jelasnya.

Wakil Gubernur yang akrab disapa Gus Yasin ini juga berharap fenomena aksi kekerasan di jalanan tidak terjadi. Salah satu yang perlu diwaspadai adalah ‘kreak’ yang sempat terjadi di Semarang, sehingga perlu ada penertiban untuk mencegah adanya aksi ini.

“Kalau bahasa di Semarang itu Kreak, saat ini lagi naik. Kenakalan anak-anak yang tidak bertanggung jawab. Itu tugas kita bersama, saya pesan kepada Bupati tolong berkoordinasi dengan kepolisian dan TNI untuk menertibkan ini,” tegasnya. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daftar Nama Sejumlah Pejabat Pemkab Rembang yang Baru Dilantik

    Daftar Nama Sejumlah Pejabat Pemkab Rembang yang Baru Dilantik

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • account_circle Aulia Anissa Putri
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Dalam rangka menjawab dinamika pelayanan publik yang semakin kompleks, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melakukan penataan birokrasi melalui pelantikan sebanyak 22 pejabat pada Selasa (25/11/2025) di Aula Lantai 4 Gedung Bupati Rembang. Pelantikan yang dilakukan langsung oleh Bupati Rembang, Harno di antaranya meliputi lima pejabat fungsional guru, enam administrator, dua pengawas, serta sembilan […]

  • memilih

    Orangtua Wajib Tahu! 4 Tips Memilih Camilan Sehat untuk Anak

    • calendar_month Sen, 4 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Memilih camilan sehat untuk anak adalah salah satu tugas penting orang tua dalam mendukung tumbuh kembang si kecil. Anak-anak sering kali menyukai makanan ringan di sela waktu makan utama, namun tidak semua camilan memberikan manfaat yang baik bagi kesehatan mereka. Bahkan, camilan yang tinggi gula, garam, dan bahan tambahan buatan justru dapat berdampak buruk […]

  • damaskus

    Israel Serang Ibu Kota Suriah, Damaskus: Klaim Bela Kelompok Druze, Korban Sipil Berjatuhan

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah Israel meluncurkan serangan udara ke Ibu Kota Suriah, Damaskus, pada Rabu (16/7). Serangan ini diklaim sebagai bentuk perlindungan terhadap komunitas minoritas Druze yang sedang bertikai dengan suku Badui (Bedouin) di wilayah Sweida, Suriah selatan. Pemerintah Israel menyatakan bahwa aksi militernya dilakukan sebagai tanggapan atas pengerahan pasukan militer […]

  • Masuk MPLS, Gubernur Jateng Tekankan Tak Boleh Ada Bullying

    Masuk MPLS, Gubernur Jateng Tekankan Tak Boleh Ada Bullying

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Masuk masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS), Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menekankan tak boleh ada bullying. Jika ditemui adanya kekerasan, tawuran, atau bullying di lingkungan sekolah, ia meminta untuk dilaporkan. “Pada masa orientasi ini tidak boleh ada kekerasan. Boleh tegas tapi tidak boleh keras. Lalu, jangan ada lagi bullying, apalagi tawuran. Kalau masih […]

  • Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi

    Investasi Rp6,9 T ke Jateng Bakal Diprioritaskan untuk Energi Terbarukan

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Investasi senilai Rp6,9 triliun dari 25 investor asal Malaysia masuk ke Provinsi Jawa Tengah tahun 2025 ini. Hal ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU). “MoU sudah dilakukan. Hari ini sekitar Rp6,9 triliun telah ditandatangani. Selanjutnya langsung eksekusi,” kata Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi baru-baru ini. Nilai investasi tersebut […]

  • wajah

    Wajah Dua Leluhur dari Peradaban Kuno Keeladi “Dihidupkan Kembali” Lewat Rekonstruksi Digital

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Dua pria dari 2.500 tahun lalu yang merupakan bagian dari peradaban kuno di wilayah Tamil Nadu, India, kini bisa “dilihat” kembali berkat teknologi rekonstruksi wajah digital. Temuan ini tak hanya memberikan visualisasi realistis wajah manusia purba, tapi juga membuka tabir peradaban Keeladi, yang disebut-sebut sebagai salah satu pusat urban tertua di India selatan. Rekonstruksi […]

expand_less