Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Petani di Klaten Didorong Terapkan Trap Barrier System (TBS) untuk Tekan Hama Tikus

Petani di Klaten Didorong Terapkan Trap Barrier System (TBS) untuk Tekan Hama Tikus

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
  • visibility 195

Klaten, Kabarjatengterkini.com – Petani di Klaten didorong menerapkan Trap Barrier System (TBS) untuk menekan sebaran hama tikus di sawah. Pasalnya, hama menjadi salah satu penghambat pertumbuhan padi.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Klaten Iwan Kurniawan. Menurutnya, pengendalian hama perlu dilakukan untuk mencegah kerugian dan memastikan produk pertanian berkualitas.

Pengendalian hama bisa dilakukan dengan sejumlah metode, namun yang paling menjanjikan adalah TBS. Ini karena TBS dinilai lebih efektif dalam mengurangi populasi tikus di lahan persawahan, sekaligus termasuk ekonomis.

“Pengendalian hama dilakukan dengan tiga metode, yaitu mekanis dengan gropyokan dan TBS, biologis dengan penyebaran predator alami tikus seperti burung hantu dan ular, serta kimia. Dari ketiganya, TBS dinilai paling menjanjikan, karena langsung menekan populasi tikus di lapangan,” papar Iwan, Jumat (19/9/2025).

TBS diterapkan dengan pemasangan pagar berupa plastik fiber di sekeliling lahan tanam, dan memusatkan jalur masuk tikus yang telah dilengkapi perangkap berupa bubu kawat. Penerapan TBS didukung waktu tanam yang berbeda di setiap lahan guna menekan dampak kerusakan.

Menurut informasi, pemasangan TBS berkisar Rp700 ribu hingga Rp1 juta per patok, tergantung bahan. Untuk satu hektare lahan, kebutuhan biaya untuk penerapan TBS diperkirakan Rp3,5 juta sampai Rp4 juta. Meski demikian, metode ini bisa memanfaatkan galon bekas agar hemat.

Iwan turut mencontohkan salah satu daerah yang sudah menggunakan sistem ini, yakni area persawahan di Desa Jurangjero. Berdasarkan pemantauan TBS di desa tersebut, dampak hama tikus lebih terkendali.

“Di Jurangjero, ada beberapa lahan yang diterapkan TBS sebagai tanaman umpan, agar kerusakannya dapat dikendalikan. Setelah itu secara bertahap, lahan-lahan lain mulai ditanami padi,” ungkapnya.

DKPP berencana memasukkan TBS dalam program perlindungan tanaman tahun 2026. Harapannya, penerapan teknologi ini dapat menjadi solusi berkelanjutan, sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian di Klaten. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Kendal Hadirkan Bulldozer di TPA Darupono, Bisa Tingkatkan Kapasitas Hingga 40 Persen

    Pemkab Kendal Hadirkan Bulldozer di TPA Darupono, Bisa Tingkatkan Kapasitas Hingga 40 Persen

    • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Kendal, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal tunjukkan komitmen dalam penanganan sampah di wilayahnya. Salah satunya dengan pengadaan alat berat bulldozer di tempat pemrosesan akhir (TPA) Darupono, Kecamatan Kaliwungu Selatan. “Ada beberapa alat berat yang sudah rusak di TPA Darupono, sehingga Pemkab Kendal memprioritaskan untuk pengadaanya, yang diharapkan bisa membantu untuk pengelolaan sampah di TPA,” […]

  • Progres pengerjaan peningkatan Jalan Landoh-Kerep di Kecamatan Sulang, serta Jalan Sendangagung–Segoromulyo di Kecamatan Pamotan,

    Bupati Harno Pastikan Proses Peningkatan Jalan di Sulang dan Pamotan Sesuai Spesifikasi

    • calendar_month Jum, 12 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Progres pengerjaan peningkatan Jalan Landoh-Kerep di Kecamatan Sulang, serta Jalan Sendangagung–Segoromulyo di Kecamatan Pamotan, dipastikan sudah sesuai spesifikasi. Hal ini diungkapkan oleh Bupati Rembang Harno yang melakukan peninjauan pengerjaan proyek tersebut, Kamis (11/12/2025) kemarin. Dalam kesempatan tersebut, pihaknya mengevaluasi sekaligus memberikan arahan terhadap pelaksana. “Hari ini, kami cek jalan ke lapangan. Yang […]

  • fiber

    Fiber vs Wireless: Pilih Internet Rumah Cepat dan Stabil yang Pas untuk Kamu

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Di era digital saat ini, akses internet cepat dan stabil sudah menjadi kebutuhan utama untuk mendukung aktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja, belajar, hingga hiburan streaming. Saat memilih layanan internet rumah, dua pilihan utama yang sering dibandingkan adalah internet fiber optic (fiber) dan internet wireless. Kedua jenis layanan ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Lalu, […]

  • lionel

    Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina di Usia 39 Tahun, Akhiri Era Emas La Albiceleste

    • calendar_month Rab, 2 Sep 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Lionel Messi resmi mengakhiri karier internasionalnya bersama tim nasional Argentina pada usia 39 tahun. Keputusan tersebut menutup perjalanan panjang selama lebih dari dua dekade, dari seorang talenta muda penuh harapan hingga menjadi kapten, pemimpin, dan juara dunia bersama La Albiceleste. Messi mengumumkan keputusan pensiun dari timnas Argentina pada Senin (31/8/2026). Melalui pesan emosional, megabintang […]

  • Sebanyak 13 Sekolah Rakyat Resmi Beroperasi di Jateng

    Sebanyak 13 Sekolah Rakyat Resmi Beroperasi di Jateng

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 224
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Terhitung sudah ada 13 Sekolah Rakyat yang resmi beroperasi di wilayah Jawa Tengah. Sekolah Rakyat merupakan program akses pendidikan secara gratis, diperuntukkan kepada anak yang berasal dari golongan miskin dan miskin ekstrem. Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono mengatakan, program ini hadir sebagai komitmen dan langkah strategis pemerintah untuk memutus rantai […]

  • bali

    Banjir Melanda Bali, 474 Kios dan Ruko Rusak, 9 Korban Tewas

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com, Bali – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Suharyanto mengungkapkan bahwa bencana banjir yang melanda wilayah Bali pada Rabu (10/9) telah menyebabkan kerusakan signifikan, terutama pada kios dan ruko. Menurut Suharyanto, sebanyak 474 unit kios dan ruko kecil yang ada di pasar-pasar di Bali rusak akibat luapan air, sementara kerusakan pada rumah warga […]

expand_less