Atasi Kelangkaan Air Bersih, Pemprov Jateng Salurkan Bantuan Desalinasi Air ke Warga Desa Banjarsari Demak
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Rab, 1 Okt 2025
- visibility 69

Foto: syukuran atas bantuan Desalinasi Air di Desa Banjarsari, Selasa (30/92025) (Sumber: Dok. Pemprov Jateng)
Demak, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah salurkan bantuan desalinasi air kepada warga Desa Banjarsari, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak baru-baru ini. Bantuan ini memungkinkan warga mendapatkan kecukupan air bersih untuk keperluan sehari-hari.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan, bantuan desalinasi air merupakan salah satu solusi menghadapi permasalahan kelangkaan air bersih di daerah. Sampai saat ini, sudah ada empat kabupaten yang mendapat bantuan ini, seperti Demak, Pekalongan, Pati dan Brebes.
“Di demak mampu berkontribusi kepada masyarakat sekitar 2.000 warga atau satu desa. Harapannya kesehatan masyarakat terjamin dan kebutuhan dasar air minum terpenuhi,” tutur dia dalam rangka syukuran atas bantuan Desalinasi Air di Desa Banjarsari, Selasa (30/92025).
Lebih lanjut, kecukupan air bersih berdampak pada terjaminnya kondisi kesehatan masyarakat. Sehingga, program desalinasi air tersebut juga bisa sebagai upaya menekan angka kemiskinan dan pencegahan stunting.
“Dari adanya air bersih itu, kesehatan masyarakat jadi terjamin,” jelasnya.
Bantuan yang diresmikan Gubernur Jawa Tengah itu dianggap mampu memenuhi kebutuhan 2.000 warga akan air bersih. Menurut informasi, sebelum ada bantuan desalinasi air, warga kesulitan mendapatkan air bersih, karena desanya berada di pesisir pantai utara Demak.
Tak hanya menyalurkan bantuan air bersih saja, Gubernur bersama Wakil Gubernur juga melakukan sejumlah kegiatan, seperti penanaman pohon, gelar pasar murah, pembuatan kartu identitas anak (KIA), cek kesehatan gratis, dokter spesialis keliling (Speling), serta pelatihan mitigasi bencana. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

