Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Penunjukan KGPA Tedjowulan Jadi Pelaksana Pemanfaatan Cagar Budaya Keraton Solo Tuai Polemik

Penunjukan KGPA Tedjowulan Jadi Pelaksana Pemanfaatan Cagar Budaya Keraton Solo Tuai Polemik

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
  • visibility 170

Surakarta, Kabarjatengterkini.com – Penunjukan KGPA Tedjowulan sebagai Pelaksana Perlindungan, Pengembangan, dan Pemanfaatan Kawasan Cagar Budaya Keraton Solo, menuai polemik.

Polemik berawal saat Pakubuwono (PB) XIV Purbaya menolak penunjukan KGPA Tedjowulan oleh Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon. Pihaknya juga disebut bakal menggugat SK nomor 8 tahun 2026 berisi penunjukan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Menanggapi hal tersebut, Menbud Fadli Zon menegaskan bahwa penunjukan KGPA Tedjowulan sesuai dengan tujuan pemerintah untuk melindungi dan melestarikan cagar budaya di Indonesia, khususnya di Keraton Solo.

Terlebih, saat kunjungan ke Keraton Solo beberapa waktu lalu, pihaknya menemukan banyak titik di bangunan yang kondisinya kurang terawat, sehingga membutuhkan revitalisasi.

“Kita melihat dari sisi pemerintah, tujuannya untuk melakukan penjagaan terhadap cagar budaya ini,” kata Fadli Zon, Minggu (18/1/2026), dikutip Detik.

“Tadi saya lihat sendiri di belakang, banyak bangunan yang kurang terawat. Kita harap ini bisa direvitalisasi agar Keraton Kasunanan Surakarta bisa menjadi objek wisata budaya, sejarah, kuliner, hingga wisata religi,” lanjut dia.

Terkait komunikasi dengan pihak keraton, termasuk PB XIV Purbaya, Fadli Zon menegaskan sudah mengundang dan mencoba melibatkan mereka, termasuk saat penyerahan SK. Namun, pihak PB XIV Purbaya tidak datang.

“Mereka selalu kita undang. Tapi waktu diundang, mereka tidak datang. Jadi sebenarnya kita ingin kooperatif, itu yang kita harapkan. Pak Dirjen selalu mengundang mereka, termasuk acara tadi pun diundang,” ucapnya.

Sebelumnya, pihak Pakubuwono (PB) XIV Purbaya menolak penunjukan KGPA Tedjowulan sebagai Pelaksana Keraton Solo. Hal ini disampaikan oleh Pengangeng Sasana Wilapa pihak Paku Buwono XIV Purbaya, GKR Panembahan Timoer Rumbay.

Ia mengatakan telah melayangkan keberatan kepada Kementerian Kebudayaan, kemudian juga ditembuskan kepada Presiden RI. Menurutnya, ada unsur ketidakadilan dalam prosesnya lantaran pihaknya merasa tidak dilibatkan dan tidak diberi tahu mengenai penunjukan tersebut.

“Kami juga sudah melayangkan surat keberatan kami kepada Kementerian Kebudayaan dan beberapa tembusannya pun Presiden RI untuk keberatan kami diadakannya acara tersebut, karena kami melihat ketidakadilan proses yang diputuskan oleh Menteri Kebudayaan ini,” kata dia.

“Karena apapun keraton ini istilahnya kalau rumah itu ada tuan rumahnya dan kami sebagai tuan rumah tidak diberikan atau tidak diberitahu atau tidak memberikan izin untuk acara tersebut. Jadi kami benar-benar tidak tahu,” lanjutnya. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • penyebab

    Waspada! Ini 12 Penyebab Campak yang Bisa Menyerang Anak dan Dewasa

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Campak adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus, ditandai dengan ruam kemerahan, demam tinggi, batuk, pilek, dan mata merah. Meskipun sudah ada vaksin campak yang efektif, penyakit ini masih sering menyerang anak-anak dan orang dewasa yang belum mendapatkan imunisasi lengkap. Mengetahui penyebab campak sangat penting agar pencegahan dan pengobatan bisa dilakukan lebih efektif. Berikut […]

  • Pemprov Jateng Bentuk Kolaborasi Aglomerasi untuk Transformasi Pengelolaan Sampah Jadi Energi

    Pemprov Jateng Bentuk Kolaborasi Aglomerasi untuk Transformasi Pengelolaan Sampah Jadi Energi

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) bersama sejumlah Pemerintah Daerah lainnya merancang program transformasi pengelolaan sampah menjadi energi dengan berbasis teknologi modern. Adapun Pemerintah Daerah (Pemda) yang turut merancang program ini meliputi Pemkot Pekalongan, Pemkab Pekalongan, Pemkab Batang, dan Pemkab Pemalang. Tak hanya itu, mereka juga menggandeng investor Tiongkok, Chinese People’s Political Consultative […]

  • gym

    Apa yang Harus Dilakukan Pertama Kali di Gym? Panduan Lengkap untuk Pemula

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Memasuki dunia gym bisa menjadi pengalaman yang menantang, terutama bagi pemula yang baru pertama kali mencoba berolahraga di fasilitas tersebut. Tak jarang, banyak orang merasa bingung tentang apa yang harus dilakukan pertama kali di gym untuk memulai perjalanan kebugaran mereka. Jika Anda salah satunya, jangan khawatir! Artikel ini akan memberikan panduan lengkap tentang langkah-langkah […]

  • Tak Dipungut Biaya, Layanan Psikolog Online Akhirnya Hadir bagi Warga Jateng

    Tak Dipungut Biaya, Layanan Psikolog Online Akhirnya Hadir bagi Warga Jateng

    • calendar_month Kam, 2 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Layanan Online Psikolog Gratis (Logis) hadir bagi masyarakat di Jawa Tengah. Layanan ini memungkinkan warga Jateng berkonsultasi secara gratis mengenai kondisi mental dan psikologis secara daring. Layanan itu kini sudah dapat diakses melalui aplikasi JNN Ext 2 setiap Senin hingga Kamis pukul 11.00 WIB sampai dengan 13.00 WIB, serta Jumat pukul 10.00 WIB […]

  • pantura

    Usulan Tanggul Laut Hybrid Sea Wall di Pesisir Demak Disetujui Otorita Pengelola Pantura

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Usulan pembangunan tanggul laut dengan skema hybrid sea wall di pesisir Kabupaten Demak telah diterima oleh Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa. Tanggul laut ini nantinya akan dibangun dari Demak sampai Jepara. “Untuk hybrid sea wall nanti dari Kabupaten Demak sampai ke Jepara,” terang Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, Selasa (9/12/2025). Pembangunan […]

  • Kantor BGN Digeledah Kejagung Tak Lama Setelah 3 Petinggi Dicopot

    Kantor BGN Digeledah Kejagung Tak Lama Setelah 3 Petinggi Dicopot

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta digeledah oleh petugas Kejaksaan Agung (Kejagung), pada hari ini, Rabu (3/6/2026). Penggeledahan dilakukan tak lama setelah sejumlah petinggi lembaga tersebut resmi dicopot. Plh. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Mohammad Jeffry, mengatakan bahwa operasi dilakukan oleh tim penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus). Terkait […]

expand_less