Pemkot Semarang Percepat Penguatan Tanggul dengan Sandbag dan Pemasangan Trucuk Bambu
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Sen, 16 Mar 2026
- visibility 46

Foto: upaya penanganan banjir di Kota Semarang (Sumber: Pemkot Semarang)
Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mempercepat penguatan tanggul di sejumlah wilayah yang dianggap kritis. Adapun fokus utamanya di Rowosari, Sampangan, Mayangsari, hingga di kawasan Perumahan Dinar Indah, Meteseh.
Penguatan tanggul dilakukan tak hanya dengan pemasangan sandbag, namun juga trucuk bambu untuk menguatkan struktur. Di Perumahan Dinar Indah, penguatan tanggul dilakukan di sepanjang 30 meter pada titik paling rawan limpasan air.
“Selain pemasangan ribuan sandbag (karung pasir), tanggul tersebut nantinya akan kita pasang trucuk bambu untuk penguatan struktur. Ini langkah darurat paling efektif agar tanggul tidak mudah tergerus jika ada kiriman air susulan,” jelas Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng.
Pekerjaan tersebut dilakukan oleh tim gabungan, terdiri dari DPU, BPBD, Damkar, Dinsos, hingga jajaran TNI-Polri (Brimob, Polsek, Koramil).
Selain di Perumahan Dinar Indah, penguatan tanggul sungai juga dilakukan di wilayah Kelurahan Rowosari, meliputi Perum Argo Residence, Perum Rowosari Megah Asri 2, dan Perumahan Grand Permata Tembalang. Lainnya, tanggul sungai di area Sampangan dan Jalan Mayangsari.
Lebih lanjut, penguatan tanggul sungai ini bertujuan untuk mengurangi dampak hujan intensitas tinggi yang sering kali menyebabkan genangan air di kawasan-kawasan tersebut. Dengan demikian, warga tidak perlu was-was saat cuaca buruk melanda. (adv)
- Penulis: Anisya Gusti

