Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kuliner » Resep Mille Crepes Vanilla Lotus: Dessert Kekinian Lembut dan Lumer di Mulut

Resep Mille Crepes Vanilla Lotus: Dessert Kekinian Lembut dan Lumer di Mulut

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
  • visibility 390

Kabarjatengterkini.com- Ingin mencoba membuat mille crepes kekinian yang lembut, manis, dan penuh aroma khas biskuit Lotus? Yuk, simak resep Mille Crepes Vanilla Lotus berikut ini! Kue cantik berlapis ini semakin viral berkat kombinasi rasa lembut dari krim vanilla dan aroma karamel dari biskuit Lotus Biscoff yang menggugah selera.

Mille crepes adalah kue berlapis yang berasal dari Prancis, terdiri dari puluhan lapisan tipis crepes yang diisi dengan krim. Untuk versi ini, kita tambahkan biskuit Lotus yang sedang naik daun sebagai bahan utama—membuat rasa dessert ini semakin kaya dan menarik!

Bahan-Bahan Mille Crepes Vanilla Lotus

Untuk Adonan Crepes (±20 lapisan)

  • 250 gram tepung terigu protein sedang

  • 4 butir telur

  • 700 ml susu cair (bisa full cream)

  • 2 sdm gula pasir

  • 60 gram mentega cair (unsalted butter)

  • 1 sdt ekstrak vanilla

  • Sejumput garam

Untuk Krim Vanilla Lotus

  • 500 ml whipped cream cair (non-dairy atau dairy sesuai selera)

  • 3 sdm pasta vanilla

  • 100 gram biskuit Lotus Biscoff, hancurkan kasar

  • 2 sdm susu kental manis (opsional, jika ingin manis lebih)

  • 100 gram krim keju (cream cheese, suhu ruang) – opsional untuk rasa lebih kaya

Untuk Topping

  • 50 gram biskuit Lotus, dihancurkan halus untuk taburan

  • Lotus Biscoff spread (selai) secukupnya

  • Beberapa keping biskuit Lotus utuh untuk hiasan

Cara Membuat Mille Crepes Vanilla Lotus

1. Membuat Adonan Crepes

  1. Kocok telur dan gula hingga larut.

  2. Tambahkan tepung terigu sedikit demi sedikit sambil terus diaduk agar tidak menggumpal.

  3. Masukkan susu cair secara bertahap sambil terus diaduk.

  4. Tambahkan mentega cair, vanilla, dan sejumput garam. Aduk rata.

  5. Diamkan adonan selama 20–30 menit agar adonan menyatu sempurna dan teksturnya lebih halus.

2. Masak Crepes

  1. Panaskan pan anti lengket diameter 20–22 cm.

  2. Tuangkan satu sendok sayur adonan, ratakan hingga membentuk lapisan tipis.

  3. Masak hingga bagian bawah matang, tidak perlu dibalik.

  4. Ulangi hingga adonan habis. Sisihkan dan dinginkan.

Tips: Gunakan api kecil dan lapisi pan dengan sedikit mentega jika diperlukan.

Membuat Krim Vanilla Lotus

  1. Kocok whipped cream hingga kaku (soft peak).

  2. Masukkan cream cheese dan kocok kembali hingga rata.

  3. Tambahkan pasta vanilla dan susu kental manis (jika suka lebih manis).

  4. Masukkan biskuit Lotus yang sudah dihancurkan kasar ke dalam krim dan aduk perlahan.

Merakit Mille Crepes Vanilla Lotus

  1. Letakkan satu lapis crepes di atas alas kue.

  2. Olesi dengan krim vanilla Lotus secara merata.

  3. Tumpuk dengan crepes lain, lalu ulangi proses hingga lapisan terakhir.

  4. Setelah selesai, simpan kue dalam kulkas selama minimal 4 jam (lebih baik semalaman) agar lebih set dan mudah dipotong.

Finishing & Topping

  1. Setelah mille crepes dingin dan set, oleskan selai Lotus Biscoff di atas permukaannya secara merata.

  2. Taburi dengan biskuit Lotus yang dihancurkan halus.

  3. Tambahkan hiasan biskuit Lotus utuh di atasnya.

 Tips Sukses Membuat Mille Crepes Lotus

  • Gunakan pan anti lengket khusus crepes untuk hasil maksimal.

  • Diamkan adonan sebelum dimasak agar tekstur crepes halus dan elastis.

  • Jangan terlalu banyak mengoles krim setiap lapis agar tidak mudah roboh.

  • Simpan dalam kulkas agar krim set dan kue mudah dipotong rapi.

  • Bisa disimpan hingga 3 hari dalam lemari es.

Mille Crepes Vanilla Lotus, Dessert Estetik nan Lezat

Resep Mille Crepes Vanilla Lotus ini bukan hanya lezat, tapi juga estetik—cocok untuk acara ulang tahun, sajian arisan, atau sekadar memanjakan diri sendiri. Kombinasi krim lembut dan aroma khas Lotus Biscoff menciptakan sensasi manis gurih yang tak terlupakan.

Dengan bahan yang relatif mudah ditemukan dan langkah yang bisa diikuti oleh pemula sekalipun, dessert ini bisa jadi andalan kamu yang ingin mencoba kreasi dessert viral kekinian.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • stunting

    Stunting Masih Jadi Tantangan di Muktiharjo Kidul, Pemkot Semarang Fokuskan Penanganan di Setiap Kelurahan

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Penanganan stunting memang masih menjadi salah satu fokus utama pemerintah, baik di pusat maupun daerah. Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang juga turut menyoroti kasus stunting di Muktiharjo Kidul. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menyebutkan bahwa permasalahan stunting masih jadi tantangan di wilayah itu. Menurut data, tercatat 12 anak dalam kondisi stunting. Diketahui, sebelumnya […]

  • Polisi Amankan Tiga Preman Berkedok Penagih Utang di Tegal

    Polisi Amankan Tiga Preman Berkedok Penagih Utang di Tegal

    • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 306
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Polisi mengamankan tiga preman berkedok penagih utang di Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Mereka diantaranya GN (50), PS (44), dan MP (45). Polda Jawa Tengah menangkap ketiga pelaku berdasarkan laporan dari masyarakat yang menjadi korban perampasan sepeda motor. Kasatgas Penegakan Hukum Operasi Aman Candi 2025, AKBP Suryadi mengungkapkan bahwa awalnya pihaknya mendapatkan laporan dari warga […]

  • 2026, Rembang Bakal Bangun Pengelolaan TPST RDF dari Pemerintah Pusat

    Rembang Rencanakan Pembangunan Pengelolaan TPST RDF untuk 2026

    • calendar_month Sab, 22 Nov 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Kabupaten Rembang, Jawa Tengah bakal membangun pengelolaan tempat pembuangan sampah terpadu refuse derived fuel (TPST RDF) di tempat pembuangan akhir (TPA) Landoh tahun 2026 mendatang. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rembang, Ika Himawan Afandi mengatakan bahwa pembangunan itu merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat, khususnya Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia. Adapun anggaran […]

  • BPOM Ungkap Bahaya Penyalahgunaan 'Gas Tertawa': Bisa Ketergantungan Hingga Kematian

    BPOM Ungkap Bahaya Penyalahgunaan ‘Gas Tertawa’: Bisa Ketergantungan Hingga Kematian

    • calendar_month Jum, 10 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) ungkap bahaya penyalahgunaan ‘gas tertawa’ atau gas medik nitrogen monoksida. Hal ini merespon terungkapnya distribusi ilegal gas tertawa merek Baby Whip di marketplace. Kepala BPOM Taruna Ikrar menyebutkan, nitrogen monoksida merupakan sediaan farmasi sesuai dengan the United States Pharmacopeia and the National Formulary (USP-NF) tahun 2026. Gas […]

  • ketahanan pangan jateng

    Pemprov Kolaborasi dengan Swasta untuk Perkuat Ketahanan Pangan di Jateng

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 153
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkolaborasi dengan pihak swasta untuk memperkuat ketahanan pangan di wilayahnya. Hal ini juga dilakukan guna memudahkan masyarakat dalam mengakses produk pangan berkualitas. Kali ini, PT HM Sampoerna Tbk melalui Sampoerna Retail Community (SRC) digandeng sebagai mitra distribusi pangan. Kolaborasi ini juga melibatkan Perum Bulog dan Asosiasi Pedagang Pasar […]

  • Siswa SMK di Kota Pekalongan Kembangkan Mesin Pengolah Sampah Jadi BBM

    Siswa SMK di Kota Pekalongan Kembangkan Mesin Pengolah Sampah Jadi BBM

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Pekalongan, Kabarjatengterkini.com – Siswa sekolah menengah kejuruan di Kota Pekalongan terus berupaya mengembangkan mesin pengolah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM). Kepala SMK Muhammadiyah Kota Pekalongan (Mudikal), Khusnawan menjelaskan, ide pengembangan mesin sudah ada sejak tahun 2018. Setelahnya, para siswa juga telah melakukan serangkaian penelitian dan pengembangan untuk menyempurnakan mesin. Mesin tersebut sebelumnya hanya […]

expand_less