Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » May Day 2026 di Bandung Berakhir Ricuh: Pos Polisi Dibakar dan Jalan Dipatiukur Lumpuh

May Day 2026 di Bandung Berakhir Ricuh: Pos Polisi Dibakar dan Jalan Dipatiukur Lumpuh

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sab, 2 Mei 2026
  • visibility 89

Kabarjatengterkini.com– Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang berlangsung di Kota Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (1/5/2026), berakhir dengan bentrokan hebat.

Meski sempat berjalan kondusif sejak pagi hari, situasi berubah menjadi mencekam saat malam mulai merayap di kawasan pusat kota.

Kronologi Awal: Aspirasi Damai di Taman Cikapayang

Sejak pukul 09.00 WIB, ribuan buruh dari berbagai federasi dan elemen mahasiswa berkumpul di titik ikonik, Taman Cikapayang, Dago. Awalnya, orasi berlangsung tertib. Para buruh menyuarakan tuntutan klasik mengenai kesejahteraan, penolakan upah murah, hingga jaminan sosial bagi pekerja sektor informal.

Pihak kepolisian yang berjaga di lokasi sempat memberikan apresiasi atas kedisiplinan massa yang menjaga protokol keamanan selama aksi berlangsung. Hingga sore hari, lalu lintas di kawasan Ir. H. Djuanda (Dago) masih terpantau merayap namun tetap terkendali.

Situasi Berubah Mencekam di Malam Hari

Ketegangan mulai muncul ketika hari mulai gelap, tepatnya sekitar pukul 18.40 WIB. Saat sebagian besar massa buruh bersiap untuk membubarkan diri, muncul kelompok massa lain yang berada di barisan belakang yang mulai memprovokasi keadaan.

Suasana yang semula tenang mendadak pecah menjadi kericuhan massal. Dua kubu, yakni massa aksi dan aparat keamanan, terlibat aksi saling serang di sekitar persimpangan jalan. Berdasarkan pantauan di lapangan, massa mulai melempari petugas dengan batu, botol kaca, dan berbagai benda tumpul yang ditemukan di sekitar lokasi.

“Situasi berubah sangat cepat. Awalnya kami mengira massa akan pulang dengan tertib, namun tiba-tiba ada lemparan petasan ke arah barisan polisi. Itu menjadi pemicu bentrokan,” ujar salah satu saksi mata di lokasi kejadian.

Pembakaran Pos Polisi dan Blokade Jalan

Eskalasi kekerasan mencapai puncaknya ketika sekelompok massa melakukan tindakan anarkis dengan merusak dan membakar sebuah Pos Polisi di kawasan Simpang Tamansari. Api dengan cepat melalap bangunan kecil tersebut, mengirimkan asap hitam pekat ke langit malam Bandung, yang menambah kepanikan warga sekitar.

Tak berhenti di situ, massa juga melakukan aksi penutupan jalan secara sepihak. Ruas jalan strategis seperti Jalan Dipatiukur dan Simpang Taman Cikapayang lumpuh total. Kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat, terjebak di tengah kemacetan panjang. Banyak pengendara yang terpaksa memutar balik dengan melawan arus demi menghindari zona konflik.

Penyebab Kerusuhan: Diduga Dipicu Kelompok ‘Baju Hitam’

Informasi yang dihimpun menunjukkan bahwa kericuhan ini diduga kuat tidak dipicu oleh elemen buruh utama, melainkan oleh kelompok massa berbaju serba hitam yang menyusup ke dalam barisan aksi. Kelompok ini dikenal sering muncul dalam aksi-aksi massa dengan agenda yang berbeda dari tuntutan buruh.

Pihak Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat segera mendatangkan personel tambahan dari satuan Brimob dan Sabhara untuk melakukan pengamanan ekstra. Gas air mata akhirnya ditembakkan untuk membubarkan massa yang terus melakukan perlawanan dan menolak untuk membuka blokade jalan.

Dampak Terhadap Warga dan Pengguna Jalan

Dampak dari kericuhan ini sangat dirasakan oleh masyarakat Kota Bandung. Kawasan Dago dan Tamansari yang biasanya menjadi pusat kuliner dan wisata di malam Sabtu, berubah menjadi area steril yang mencekam.

Beberapa poin kerugian dan dampak yang tercatat antara lain:

  • Fasilitas Publik: Terbakarnya satu unit Pos Polisi di Simpang Tamansari.

  • Transportasi: Kemacetan total di jalur utama penghubung Bandung Utara dan Pusat Kota selama lebih dari tiga jam.

  • Ekonomi: Sejumlah pedagang kaki lima dan toko di sepanjang Jalan Dipatiukur terpaksa tutup lebih awal untuk menghindari penjarahan atau kerusakan.

Langkah Pihak Kepolisian

Hingga pukul 21.30 WIB, aparat keamanan berhasil menguasai keadaan dan memukul mundur massa ke arah pemukiman padat penduduk. Polisi juga melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian untuk mengamankan individu-individu yang diduga sebagai provokator pembakaran pos polisi.

Kapolrestabes Bandung menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan investigasi mendalam terkait kerusakan fasilitas negara tersebut. “Kami mendukung hak warga untuk menyampaikan pendapat, namun tindakan anarkis seperti pembakaran dan penutupan jalan adalah tindak pidana yang akan kami proses secara hukum,” tegasnya dalam keterangan singkat di lokasi.

Tragedi May Day 2026 di Bandung menjadi catatan kelam bagi pergerakan buruh di Jawa Barat. Harapan agar Hari Buruh menjadi momentum evaluasi kesejahteraan justru tercederai oleh aksi kekerasan yang merugikan publik. Hingga berita ini diturunkan, petugas kebersihan kota dan pemadam kebakaran masih berusaha membersihkan puing-puing sisa pembakaran di jalanan guna memulihkan arus lalu lintas.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kantor BGN Digeledah Kejagung Tak Lama Setelah 3 Petinggi Dicopot

    Kantor BGN Digeledah Kejagung Tak Lama Setelah 3 Petinggi Dicopot

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta digeledah oleh petugas Kejaksaan Agung (Kejagung), pada hari ini, Rabu (3/6/2026). Penggeledahan dilakukan tak lama setelah sejumlah petinggi lembaga tersebut resmi dicopot. Plh. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Mohammad Jeffry, mengatakan bahwa operasi dilakukan oleh tim penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus). Terkait […]

  • Anggota DPRD Rembang Dilaporkan Selingkuh dengan Istri Kades, Diduga Ngamar saat Kunker

    Anggota DPRD Rembang Dilaporkan Selingkuh dengan Istri Kades, Diduga Ngamar saat Kunker

    • calendar_month Sel, 15 Sep 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Seorang anggota DPRD Kabupaten Rembang, inisial W, diduga berselingkuh dengan istri salah satu kepala desa di Kecamatan Kragan. Perselingkuhan tersebut dilakukan saat W melakukan kunjungan kerja (kunker). Dugaan ini mencuat setelah kepala desa inisial S melalui pengacaranya melapor ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Rembang beberapa waktu lalu. Menurut laporan tersebut, W dan […]

  • Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Selatan Jateng

    Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Selatan Jateng

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 291
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan adanya potensi gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Tengah (Jateng). Seperti perairan selatan Kabupaten Cilacap, Kebumen, dan Purworejo. Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo mengatakan bahwa gelombang tinggi berpotensi mencapai 2,5 – 4 meter. “Berdasarkan analisis dari permodelan gelombang, tinggi […]

  • Calon Jemaah Haji 2026 Pati Gelombang II Berangkat Tanggal 7 Hingga 21 Mei

    Calon Jemaah Haji 2026 Pati Gelombang II Berangkat Tanggal 7 Hingga 21 Mei

    • calendar_month Sab, 7 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Keberangkatan calon jemaah haji Kabupaten Pati tahun 2026 gelombang II direncanakan pada tanggal 7 hingga 21 Mei 2026. Sementara ini, akan melayani lima kloter dari kloter 49 hingga 53. Rinciannya, kloter 49 merupakan kloter gabungan bersama Kabupaten Rembang, sedangkan kloter 50 hingga 53 bergabung dengan Kota Surakarta. “Saya mengucapkan selamat kepada Bapak […]

  • Rembang Expo Digelar Hingga Kamis di Gedung Balai Kartini, Ada Produk UMKM

    Rembang Expo Digelar Hingga Kamis di Gedung Balai Kartini, Ada Produk UMKM

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 380
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Rembang Expo kembali digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Rembang ke-284. Acara ini diadakan di Gedung Balai Kartini mulai Jumat (25/7/2025) hingga Kamis (31/7/2025). Wakil Bupati Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro’ menyampaikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang turut menggandeng para pelaku UMKM untuk memeriahkan acara. Di sana, pelaku UMKM bebas mempromosikan produknya, sekaligus […]

  • Baut Jembatan Bailey Aceh yang Sempat Hilang Diduga Sabotase Kini Terpasang lagi

    Baut Jembatan Bailey Aceh yang Sempat Hilang Diduga Sabotase Kini Terpasang lagi

    • calendar_month Rab, 31 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Heboh sejumlah baut di Jembatan Bailey Aceh dikabarkan hilang diduga dicuri. Diketahui, jembatan tersebut dibangun kembali untuk mendukung pemulihan wilayah setempat pasca bencana tanah longsor dan banjir bandang. Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Kolonel Inf Donny Pramono mengatakan, saat ini, baut yang hilang tersebut kini telah terpasang kembali. Ia memastikan, kondisi jembatan […]

expand_less