Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » May Day 2026 di Bandung Berakhir Ricuh: Pos Polisi Dibakar dan Jalan Dipatiukur Lumpuh

May Day 2026 di Bandung Berakhir Ricuh: Pos Polisi Dibakar dan Jalan Dipatiukur Lumpuh

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sab, 2 Mei 2026
  • visibility 63

Kabarjatengterkini.com– Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang berlangsung di Kota Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (1/5/2026), berakhir dengan bentrokan hebat.

Meski sempat berjalan kondusif sejak pagi hari, situasi berubah menjadi mencekam saat malam mulai merayap di kawasan pusat kota.

Kronologi Awal: Aspirasi Damai di Taman Cikapayang

Sejak pukul 09.00 WIB, ribuan buruh dari berbagai federasi dan elemen mahasiswa berkumpul di titik ikonik, Taman Cikapayang, Dago. Awalnya, orasi berlangsung tertib. Para buruh menyuarakan tuntutan klasik mengenai kesejahteraan, penolakan upah murah, hingga jaminan sosial bagi pekerja sektor informal.

Pihak kepolisian yang berjaga di lokasi sempat memberikan apresiasi atas kedisiplinan massa yang menjaga protokol keamanan selama aksi berlangsung. Hingga sore hari, lalu lintas di kawasan Ir. H. Djuanda (Dago) masih terpantau merayap namun tetap terkendali.

Situasi Berubah Mencekam di Malam Hari

Ketegangan mulai muncul ketika hari mulai gelap, tepatnya sekitar pukul 18.40 WIB. Saat sebagian besar massa buruh bersiap untuk membubarkan diri, muncul kelompok massa lain yang berada di barisan belakang yang mulai memprovokasi keadaan.

Suasana yang semula tenang mendadak pecah menjadi kericuhan massal. Dua kubu, yakni massa aksi dan aparat keamanan, terlibat aksi saling serang di sekitar persimpangan jalan. Berdasarkan pantauan di lapangan, massa mulai melempari petugas dengan batu, botol kaca, dan berbagai benda tumpul yang ditemukan di sekitar lokasi.

“Situasi berubah sangat cepat. Awalnya kami mengira massa akan pulang dengan tertib, namun tiba-tiba ada lemparan petasan ke arah barisan polisi. Itu menjadi pemicu bentrokan,” ujar salah satu saksi mata di lokasi kejadian.

Pembakaran Pos Polisi dan Blokade Jalan

Eskalasi kekerasan mencapai puncaknya ketika sekelompok massa melakukan tindakan anarkis dengan merusak dan membakar sebuah Pos Polisi di kawasan Simpang Tamansari. Api dengan cepat melalap bangunan kecil tersebut, mengirimkan asap hitam pekat ke langit malam Bandung, yang menambah kepanikan warga sekitar.

Tak berhenti di situ, massa juga melakukan aksi penutupan jalan secara sepihak. Ruas jalan strategis seperti Jalan Dipatiukur dan Simpang Taman Cikapayang lumpuh total. Kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat, terjebak di tengah kemacetan panjang. Banyak pengendara yang terpaksa memutar balik dengan melawan arus demi menghindari zona konflik.

Penyebab Kerusuhan: Diduga Dipicu Kelompok ‘Baju Hitam’

Informasi yang dihimpun menunjukkan bahwa kericuhan ini diduga kuat tidak dipicu oleh elemen buruh utama, melainkan oleh kelompok massa berbaju serba hitam yang menyusup ke dalam barisan aksi. Kelompok ini dikenal sering muncul dalam aksi-aksi massa dengan agenda yang berbeda dari tuntutan buruh.

Pihak Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat segera mendatangkan personel tambahan dari satuan Brimob dan Sabhara untuk melakukan pengamanan ekstra. Gas air mata akhirnya ditembakkan untuk membubarkan massa yang terus melakukan perlawanan dan menolak untuk membuka blokade jalan.

Dampak Terhadap Warga dan Pengguna Jalan

Dampak dari kericuhan ini sangat dirasakan oleh masyarakat Kota Bandung. Kawasan Dago dan Tamansari yang biasanya menjadi pusat kuliner dan wisata di malam Sabtu, berubah menjadi area steril yang mencekam.

Beberapa poin kerugian dan dampak yang tercatat antara lain:

  • Fasilitas Publik: Terbakarnya satu unit Pos Polisi di Simpang Tamansari.

  • Transportasi: Kemacetan total di jalur utama penghubung Bandung Utara dan Pusat Kota selama lebih dari tiga jam.

  • Ekonomi: Sejumlah pedagang kaki lima dan toko di sepanjang Jalan Dipatiukur terpaksa tutup lebih awal untuk menghindari penjarahan atau kerusakan.

Langkah Pihak Kepolisian

Hingga pukul 21.30 WIB, aparat keamanan berhasil menguasai keadaan dan memukul mundur massa ke arah pemukiman padat penduduk. Polisi juga melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian untuk mengamankan individu-individu yang diduga sebagai provokator pembakaran pos polisi.

Kapolrestabes Bandung menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan investigasi mendalam terkait kerusakan fasilitas negara tersebut. “Kami mendukung hak warga untuk menyampaikan pendapat, namun tindakan anarkis seperti pembakaran dan penutupan jalan adalah tindak pidana yang akan kami proses secara hukum,” tegasnya dalam keterangan singkat di lokasi.

Tragedi May Day 2026 di Bandung menjadi catatan kelam bagi pergerakan buruh di Jawa Barat. Harapan agar Hari Buruh menjadi momentum evaluasi kesejahteraan justru tercederai oleh aksi kekerasan yang merugikan publik. Hingga berita ini diturunkan, petugas kebersihan kota dan pemadam kebakaran masih berusaha membersihkan puing-puing sisa pembakaran di jalanan guna memulihkan arus lalu lintas.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • penemuan

    Penemuan Pouch Misterius dari Zaman Tembaga di Jerman: Mengungkap Status Sosial dan Budaya Kuno

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sebuah penemuan arkeologis yang menakjubkan terjadi di Jerman, di mana tim arkeolog menemukan tiga kerangka wanita dari Zaman Tembaga yang dimakamkan dengan benda misterius yang mengundang perhatian dunia. Pouch besar yang menyerupai gendongan bayi ditemukan di makam-makam tersebut, dihiasi dengan ratusan gigi anjing dan serigala, memberikan wawasan baru tentang praktik pemakaman dan budaya masyarakat […]

  • dagang

    Perjanjian Dagang AS–Korea Selatan: Investasi USD 350 Miliar, Pemangkasan Tarif, dan Kerja Sama Nuklir

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan resmi merilis rincian perjanjian dagang strategis yang disebut-sebut sebagai kesepakatan terbesar antara kedua negara dalam satu dekade terakhir. Pengumuman yang disampaikan pada Jumat (14/11) ini merupakan kelanjutan dari pertemuan bilateral antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung di Gedung Putih pada Oktober 2025. […]

  • Pemprov Jateng Gencarkan Gerakan “Gemar Makan Ikan” dengan Upaya Berikut

    Pemprov Jateng Gencarkan Gerakan “Gemar Makan Ikan” dengan Upaya Berikut

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah gencarkan program “Gemarikan” atau “Gemar Makan Ikan” di tengah masyarakat. Pasalnya, ikan merupakan salah satu makanan sumber protein yang baik bagi pertumbuhan dan perkembangan otak anak. Gubernur Jateng Ahmad Luthfi terus mendorong masyarakat menjadikan ikan sebagai salah satu sumber pangan utama. Menurutnya, tak hanya sebagai upaya menciptakan generasi […]

  • mahasiswa

    Ribuan Mahasiswa Kepung Bundaran HI Hari Ini, Suarakan Aksi ‘Menuju Indonesia Bangkrut’

    • calendar_month Jum, 12 Jun 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Gelombang protes mahasiswa kembali menggeliat di ibu kota. Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama sejumlah elemen mahasiswa dari berbagai universitas di wilayah Jabodetabek dipastikan bakal menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Jumat (12/6/2026) ini. Ketua BEM UI, Yatalathof Ma’shum Imawan, menyebutkan bahwa gerakan kali ini […]

  • bekerja

    Jokowi Siap Bekerja Keras untuk PSI: Antara Loyalitas dan Strategi Politik Keluarga

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Pernyataan mengejutkan Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi), yang menegaskan kesiapannya bekerja keras bahkan “mati-matian” untuk Partai Solidaritas Indonesia (PSI), memicu beragam interpretasi di kalangan pengamat politik. Tidak sekadar menunjukkan loyalitas politik, beberapa analis menilai pidato Jokowi dalam Rakernas PSI di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (31/1/2026), menyimpan pesan politik yang lebih kompleks. Peneliti Politika […]

  • pantura

    Usulan Tanggul Laut Hybrid Sea Wall di Pesisir Demak Disetujui Otorita Pengelola Pantura

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Usulan pembangunan tanggul laut dengan skema hybrid sea wall di pesisir Kabupaten Demak telah diterima oleh Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa. Tanggul laut ini nantinya akan dibangun dari Demak sampai Jepara. “Untuk hybrid sea wall nanti dari Kabupaten Demak sampai ke Jepara,” terang Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, Selasa (9/12/2025). Pembangunan […]

expand_less