Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » May Day 2026 di Bandung Berakhir Ricuh: Pos Polisi Dibakar dan Jalan Dipatiukur Lumpuh

May Day 2026 di Bandung Berakhir Ricuh: Pos Polisi Dibakar dan Jalan Dipatiukur Lumpuh

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 12

Kabarjatengterkini.com– Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang berlangsung di Kota Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (1/5/2026), berakhir dengan bentrokan hebat.

Meski sempat berjalan kondusif sejak pagi hari, situasi berubah menjadi mencekam saat malam mulai merayap di kawasan pusat kota.

Kronologi Awal: Aspirasi Damai di Taman Cikapayang

Sejak pukul 09.00 WIB, ribuan buruh dari berbagai federasi dan elemen mahasiswa berkumpul di titik ikonik, Taman Cikapayang, Dago. Awalnya, orasi berlangsung tertib. Para buruh menyuarakan tuntutan klasik mengenai kesejahteraan, penolakan upah murah, hingga jaminan sosial bagi pekerja sektor informal.

Pihak kepolisian yang berjaga di lokasi sempat memberikan apresiasi atas kedisiplinan massa yang menjaga protokol keamanan selama aksi berlangsung. Hingga sore hari, lalu lintas di kawasan Ir. H. Djuanda (Dago) masih terpantau merayap namun tetap terkendali.

Situasi Berubah Mencekam di Malam Hari

Ketegangan mulai muncul ketika hari mulai gelap, tepatnya sekitar pukul 18.40 WIB. Saat sebagian besar massa buruh bersiap untuk membubarkan diri, muncul kelompok massa lain yang berada di barisan belakang yang mulai memprovokasi keadaan.

Suasana yang semula tenang mendadak pecah menjadi kericuhan massal. Dua kubu, yakni massa aksi dan aparat keamanan, terlibat aksi saling serang di sekitar persimpangan jalan. Berdasarkan pantauan di lapangan, massa mulai melempari petugas dengan batu, botol kaca, dan berbagai benda tumpul yang ditemukan di sekitar lokasi.

“Situasi berubah sangat cepat. Awalnya kami mengira massa akan pulang dengan tertib, namun tiba-tiba ada lemparan petasan ke arah barisan polisi. Itu menjadi pemicu bentrokan,” ujar salah satu saksi mata di lokasi kejadian.

Pembakaran Pos Polisi dan Blokade Jalan

Eskalasi kekerasan mencapai puncaknya ketika sekelompok massa melakukan tindakan anarkis dengan merusak dan membakar sebuah Pos Polisi di kawasan Simpang Tamansari. Api dengan cepat melalap bangunan kecil tersebut, mengirimkan asap hitam pekat ke langit malam Bandung, yang menambah kepanikan warga sekitar.

Tak berhenti di situ, massa juga melakukan aksi penutupan jalan secara sepihak. Ruas jalan strategis seperti Jalan Dipatiukur dan Simpang Taman Cikapayang lumpuh total. Kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat, terjebak di tengah kemacetan panjang. Banyak pengendara yang terpaksa memutar balik dengan melawan arus demi menghindari zona konflik.

Penyebab Kerusuhan: Diduga Dipicu Kelompok ‘Baju Hitam’

Informasi yang dihimpun menunjukkan bahwa kericuhan ini diduga kuat tidak dipicu oleh elemen buruh utama, melainkan oleh kelompok massa berbaju serba hitam yang menyusup ke dalam barisan aksi. Kelompok ini dikenal sering muncul dalam aksi-aksi massa dengan agenda yang berbeda dari tuntutan buruh.

Pihak Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat segera mendatangkan personel tambahan dari satuan Brimob dan Sabhara untuk melakukan pengamanan ekstra. Gas air mata akhirnya ditembakkan untuk membubarkan massa yang terus melakukan perlawanan dan menolak untuk membuka blokade jalan.

Dampak Terhadap Warga dan Pengguna Jalan

Dampak dari kericuhan ini sangat dirasakan oleh masyarakat Kota Bandung. Kawasan Dago dan Tamansari yang biasanya menjadi pusat kuliner dan wisata di malam Sabtu, berubah menjadi area steril yang mencekam.

Beberapa poin kerugian dan dampak yang tercatat antara lain:

  • Fasilitas Publik: Terbakarnya satu unit Pos Polisi di Simpang Tamansari.

  • Transportasi: Kemacetan total di jalur utama penghubung Bandung Utara dan Pusat Kota selama lebih dari tiga jam.

  • Ekonomi: Sejumlah pedagang kaki lima dan toko di sepanjang Jalan Dipatiukur terpaksa tutup lebih awal untuk menghindari penjarahan atau kerusakan.

Langkah Pihak Kepolisian

Hingga pukul 21.30 WIB, aparat keamanan berhasil menguasai keadaan dan memukul mundur massa ke arah pemukiman padat penduduk. Polisi juga melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian untuk mengamankan individu-individu yang diduga sebagai provokator pembakaran pos polisi.

Kapolrestabes Bandung menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan investigasi mendalam terkait kerusakan fasilitas negara tersebut. “Kami mendukung hak warga untuk menyampaikan pendapat, namun tindakan anarkis seperti pembakaran dan penutupan jalan adalah tindak pidana yang akan kami proses secara hukum,” tegasnya dalam keterangan singkat di lokasi.

Tragedi May Day 2026 di Bandung menjadi catatan kelam bagi pergerakan buruh di Jawa Barat. Harapan agar Hari Buruh menjadi momentum evaluasi kesejahteraan justru tercederai oleh aksi kekerasan yang merugikan publik. Hingga berita ini diturunkan, petugas kebersihan kota dan pemadam kebakaran masih berusaha membersihkan puing-puing sisa pembakaran di jalanan guna memulihkan arus lalu lintas.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Foto : Bupati Rembang Harno, saat didampingi Wakil Bupati Rembang Mochamad Hanies Cholil Barro. (Sumber. Kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    Bupati Rembang Segera Lakukan Pengisian Jabatan Pimpinan BUMD yang Kosong

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Bupati Rembang, Harno bakal segera melakukan pengisian pimpinan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang kosong. Proses seleksinya akan diperketat. Untuk diketahui, saat ini ada empat direktur BUMD yang masih dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt) diantaranya Perusahaan Daerah Air Mineral (PDAM) Banyumili, PT Rembang Bangkit Sejahtera, PT Aneka Rembang dan BKK Lasem. Menurut […]

  • Produk Fashion Desainer Lokal Diharapkan Tembus Pasar Global

    Produk Fashion Desainer Lokal Diharapkan Tembus Pasar Global

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 258
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Produk busana dari desainer lokal diharapkan naik kelas hingga tembus pasar global. Dalam upaya tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng turut mendorong adanya pendampingan kepada para pelaku bisnis dan pengrajin. Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin mengatakan, pendampingan tersebut bisa dengan memfasilitasi pameran produk dan gelaran berbagai […]

  • Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang, Sri Jarwati /rembangkab

    BPBD Rembang Rutin Lakukan Kegiatan Komunikasi Informasi dan Edukasi

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang menyebut rutin melakukan kegiatan komunikasi informasi dan edukasi (KIE) terhadap masyarakat Rembang. Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang, Sri Jarwati menjelaskan bahwa langkah itu dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana yang ada di wilayah setempat. “Mitigasi kita rutin […]

  • Pemprov Jateng Targetkan Pemberdayaan 1 Ribu Desa Wisata dan Konten Kreator

    Pemprov Jateng Targetkan Pemberdayaan 1 Ribu Desa Wisata dan Konten Kreator

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pariwisata berbasis desa dan ekonomi kreatif bakal jadi penggerak utama pembangunan Jawa Tengah pada tahun 2027. Terkait rencana tersebut, Pemprov Jateng menargetkan pembangunan 1 ribu desa wisata dan pemberdayaan konten kreator. Hal ini sejalan dengan tema pembangunan Jateng 2027, serta arah pembangunan yang berfokus pada pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui penguatan konektivitas antarwilayah dan […]

  • RSUD dr. R. Soetrasno Rembang Punya Nomor Baru untuk Layanan Pelanggan /rembangkab

    RSUD dr. R. Soetrasno Rembang Punya Nomor Baru untuk Layanan Pelanggan

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – RSUD dr. R. Soetrasno Rembang mempunyai nomor baru untuk layanan pelanggan. Masyarakat yang ingin mengakses informasi, administrasi, dan melakukan pengaduan, sekarang bisa menghubungi nomor WhatsApp 0813 8005 7444. Dengan adanya nomor WA ini, diharapkan masyarakat bisa mendapatkan respon yang lebih cepat dan efektif. Kasi Informasi RSUD dr. Soetrasno Rembang, M. Nur Achdi […]

  • lama

    Keseringan Duduk Terlalu Lama Bisa Bikin Otak Menyusut, Kok Bisa? Ini Penjelasan Medisnya

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Di era digital dan pekerjaan berbasis layar seperti sekarang ini, duduk berjam-jam di depan komputer sudah menjadi kebiasaan banyak orang. Namun, tahukah Anda bahwa duduk terlalu lama ternyata bisa berdampak serius pada kesehatan otak? Penelitian terbaru menunjukkan bahwa keseringan duduk tanpa diselingi aktivitas fisik bisa membuat otak menyusut, terutama di bagian yang […]

expand_less