Pemkot Semarang Apresiasi Warga yang Senantiasa Lestarikan Tradisi dan Budaya
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month 21 jam yang lalu
- visibility 11

Foto: Walkot Agustina saat menghadiri Acara Sedekah Bumi dan Gelar Budaya Apitan 2026
Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bangga dengan semangat dan antusiasme warga yang senantiasa berusaha melestarikan tradisi dan budaya leluhur. Salah satunya lewat gelaran sedekah bumi dan apitan di sejumlah daerah.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyampaikan bahwa acara Sedekah Bumi dan Gelar Budaya Apitan 2026 di tiga kelurahan menjadi wujud cinta masyarakat terhadap akar budaya leluhur di tengah modernisasi dan perkembangan zaman.
“Malam ini saya melihat semangat hidup yang luar biasa dari masyarakat tradisi sedekah bumi apitan yang di terus dijaga oleh masyarakat, adalah bukti bahwa di tengah perkembangan zaman, di tengah prestasi, di tengah pertumbuhan ekonomi warga tetap setia merawat akar budayanya,” kata Agustina.
Acara Sedekah Bumi dan Gelar Budaya Apitan 2026 baru-baru ini dilaksanakan di Kelurahan Mangunsari, Kelurahan Pudakpayung, dan Kelurahan Gedawang. Berbagai pertunjukan budaya turut memeriahkan kegiatan ini, termasuk pertunjukan wayang, hingga berbagai UMKM.
Melalui momentum ini, Pemerintah Kota Semarang berkomitmen terus mendukung upaya pelestarian tradisi dan budaya daerah sebagai salah satu identitas daerah.
Menurut Agustina, budaya dan tradisi di Indonesia tak hanya mengajarkan masyarakat akan pentingnya rasa syukur terhadap alam dan Sang Pencipta, namun sebagai momentum untuk memperkuat hubungan persaudaraan dan gotong royong.
“Semua menunjukkkan bahwa budaya bukan sekadar tontonan, budaya adalah laku hidup. Laku yang menyatakan rasa syukur kita pada alam, rasa syukur kita kepada tuhan, rasa syukur kita terhadap segala yang kita terima, Pernyataan gotong royong dan persaudaraan yang terus kita pupuk,” ujar dia. (adv)
- Penulis: Anisya Gusti

