Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sejumlah Lahan Tidur di Jateng Kembali Produktif Lewat Program Revolusi Lahan

Sejumlah Lahan Tidur di Jateng Kembali Produktif Lewat Program Revolusi Lahan

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 11

Kabarjatengterkini.com – Sejumlah lahan tidur di Jawa Tengah (Jateng) kembali produktif lewat program Revolusi Lahan (Revola) yang digagas oleh Pemprov Jateng. Lahan yang produktif harapannya kembali menghidupkan harapan ekonomi baru bagi masyarakat.

Program tersebut memungkinkan masyarakat memanfaatkan lahan yang sebelumnya tidak produktif, kemudian digarap secara terus-menerus dengan bekerja sama dengan stakeholder terkait untuk memproduksi berbagai komoditas pertanian.

“Saya pengen seluruh kabupaten/ kota harus punya Revola, karena saya yakin di seluruh kabupaten/ kota masih banyak lahan kita yang tidur nyenyak. Lahan tidur yang tidak pernah digarap,” terang Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, Senin (10/8/2026).

Salah satu lahan yang menjadi target program Revola berada di Desa Susukan, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara. Lahan tidur belasan tahun tahun itu kini dihidupan kembali untuk mendukung swasembada pangan.

Program ini juga menggunakan konsep integrated smart farming. Lahan seluas 10 Ha tersebut ditanami komoditas kopi dan buah alpukat, untuk menahan erosi. Selain itu, petani milenial memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan hortikultura dan peternakan lainnya.

“Semua tersambung, campur baur, sehingga ujungnya masyarakat sejahtera, masyarakat tidak menganggur, serta lahannya terpakai,” bebernya.

Tak hanya mendukung program swasembada pangan, Revola merupakan salah satu role model yang akan digunakan untuk pengentasan kemiskinan. Sebab, program itu memungkinkan masyarakat memanfaatkan hasil pertanian dan peternakan untuk sumber penghasilan.

“Revola ini juga memberdayakan masyarakat miskin yang ada di desa kami. Program ini kan baru berjalan sebulan, jadi untuk sementara hasil telur ayam akan dimanfaatkan sendiri, untuk peningkatan gizi. Ke depannya akan meningkatkan pendapatan bagi keluarga miskin,” ujar Kepala Desa Susukan, Hasyim Abdullah. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pria di Sragen Jadi Korban Pengeroyokan, Diduga Karena Atribut Silat yang Dipakai

    Pria di Sragen Jadi Korban Pengeroyokan, Diduga Karena Atribut Silat yang Dipakai

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 368
    • 0Komentar

    Mitrapost.com – Pria di Sragen menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pemuda tak dikenal. Akibatnya, korban bernama Aditya Bagus Saputra (26) itu menderita luka lebam di punggung kanan, memar di perut kanan, dan lecet pada jempol kaki kiri. Pengeroyokan itu terjadi pada Minggu (6/7/2025) sekitar pukul 03.30 WIB. Saat itu, ia sedang makan bersama istrinya di […]

  • Program KLIK dari BKPM Bakal Diuji Coba di Batang Tahun 2026

    Program KLIK dari BKPM Bakal Diuji Coba di Batang Tahun 2026

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kebijakan Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi (KLIK) bakal diuji coba lewat pilot project di Batang Industrial Park, Jawa Tengah. Tahapan uji coba ini bakal dilakukan pada tahun 2026 mendatang. Program Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) ini menjadi solusi mempercepat proses pembangunan di kawasan industri. Selama ini, salah satu kendala investasi adalah […]

  • mnc

    Dugaan Kekerasan di MNC Tower: Karyawan Mengaku Ditampar hingga Mulut Dimasuki Sepatu

    • calendar_month Kam, 9 Jul 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Kasus dugaan kekerasan di lingkungan kerja kembali menyita perhatian publik. Kali ini, tudingan serius mengarah kepada Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo (HT). Ia diduga melakukan tindakan kekerasan fisik hingga pelecehan terhadap Sadiah Amir Sussy, yang menjabat sebagai Branch Manager MNC Bank Kantor Cabang MNC Tower. Peristiwa tersebut mencuat setelah kuasa hukum korban, Sogi Bagaskara, […]

  • ular piton

    Ular Piton Burma Muntahkan Rusa Utuh Akibat Cuaca Ekstrem, Ilmuwan Temukan Fakta Mengejutkan di Florida

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sebuah kejadian langka terjadi di kawasan konservasi Big Cypress National Preserve, Florida, Amerika Serikat. Seekor ular piton burma (Python bivittatus) tercatat memuntahkan seekor rusa ekor putih (Odocoileus virginianus) secara utuh setelah suhu di wilayah tersebut turun drastis hingga hampir 10 derajat Celsius. Fenomena mengejutkan ini berhasil terekam oleh para ilmuwan dari U.S. Geological Survey […]

  • Pemkab Rembang Pastikan Warga Bisa Gunakan Layanan Aduan Terkait Bansos

    Pemkab Rembang Pastikan Warga Bisa Gunakan Layanan Aduan Terkait Bansos

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang buka layanan aduan terkait pelaksanaan bantuan sosial (Bansos). Langkah ini menindaklanjuti banyaknya pertanyaan maupun keluhan setelah pembaruan sistem data. Pada September 2025, pemerintah pusat memberlakukan perubahan dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) menjadi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Perubahan tersebut membutuhkan sinkronisasi ulang, bahkan menyebabkan pergeseran penerima […]

  • Besaran Dana Desa di Jateng Turun Signifikan Hingga 70 Persen

    Besaran Dana Desa di Jateng Turun Signifikan Hingga 70 Persen

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Besaran dana desa di Jawa Tengah mengalami penurunan signifikan, yakni hingga 70 persen. Dana desa tahun 2026 disebut sebesar Rp300 juta per desa dari Rp1 miliar pada periode sebelum-sebelumnya. Sebelumnya, Jateng memperoleh jatah untuk alokasi dana desa mencapai Rp7,9 triliun pada tahun 2025, sementara tahun ini menjadi Rp2,1 triliun. “Sekarang cuma Rp 300 […]

expand_less