Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Heboh Dosen ISI Solo Diduga Klaim Karya Alumni di Pameran, Pihak Kampus Sebut Kesalahan Administrasi

Heboh Dosen ISI Solo Diduga Klaim Karya Alumni di Pameran, Pihak Kampus Sebut Kesalahan Administrasi

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • visibility 6

Kabarjatengterkini.com – Heboh di media sosial tentang narasi pencurian karya seni kriya oleh seorang dosen Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta.

Perkara ini mencuat pertama kali saat karya milik alumnus Junian Akbar Avero dipamerkan di Museum Tahir Solo. Namun, anehnya, papan karya tersebut bertuliskan nama dosen ISI, Cerly Sudarta Martsidaun.

“Kronologinya dari teman yang tahu karya itu sepertinya tidak asing, seperti karya Junian. Setelah dia dekatin untuk memastikan, oh ya karya ya Junian, tapi kok namanya bukan Junian, lalu dia konfirmasi kepada saya,” kata Junian Akbar Avero, Jumat (2/10/2026), dikutip Detik.

Menurut keterangannya, karya tersebut dibuat tahun 2016 dan dititipkan di kampus untuk edukasi mahasiswa baru. Pihaknya mengaku tidak tahu mengenai karyanya yang dipamerkan di museum, sehingga muncul asumsi kesengajaan dalam penulisan identitas karya itu.

“Sama sekali (tidak ada konfirmasi). Ini asumsiku pribadi, ada unsur kesengajaan. Klarifikasinya di Kriya, di situ dia bilangnya salah data, atau pengolahan data, itu tidak bisa, sudah cacat logis,” terang Junian.

“Maksudnya, kalau itu salah data, berarti karyanya dia juga ada di situ, dan namaku juga ada di situ mungkin tertukar. Ini judulnya diganti, konsep diganti semuanya. Ketika dia klarifikasi itu, tidak ada dimensi dan deskripsinya juga, makanya udah memang ada unsur kesengajaan,” lanjut dia.

Hingga saat ini, pihak Junian masih berupaya melakukan musyawarah dan menuntut keterbukaan terkait kesalahan tersebut. Namun, jika ditemukan adanya unsur kesengajaan, ia berharap ada konsekuensi etik yang dijatuhkan terhadap yang bersangkutan.

“Harapan saya pihak ISI menindak tegas dengan sidang etik dengan Saudara Cerly dan panitia yang terlibat. Dan memberikan klarifikasi secara resmi, dan terbuka,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Jurusan Kriya FSRD ISI Solo, Dr. Aan Sudarwanto, membenarkan bahwa karya itu milik alumni Program Studi Kriya ISI Solo, Junian Akbar Avero. Terkait penulisan nama Cerly Sudarta Martsidaun, itu terkait kesalahan pengolahan data administratif.

Ia turut menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan pelabelan identitas karya tersebut. Menurutnya, hal itu tidak ada unsur kesengajaan berupa upaya untuk mengalihkan hak cipta maupun merusak karya.

“Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada khalayak umum, khususnya kepada Saudara Junian Akbar Avero dan Saudara Cerly Sudarta Martsidaun atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat kekeliruan caption ID ini,” kata Aan.

“Kami tegaskan bahwa sama sekali tidak ada tindakan pengambilalihan, klaim kepemilikan, ataupun niat menghilangkan atribusi karya,” lanjut dia.

Saat ini, karya yang berjudul asli ‘Pencerah Batin’ karya Junian Akbar Avero (2018) dipajang dengan keterangan baru yang sudah diperbaiki secara akurat. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasil Panen Melon The Blues di Desa Brangkal Sragen Diharap Bisa Dukung Program MBG

    Hasil Panen Melon The Blues di Desa Brangkal Sragen Diharap Bisa Dukung Program MBG

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 325
    • 0Komentar

      Sragen, Kabarjatengterkini.com – Panen perdana melon varietas The Blues diharapkan bisa mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sragen. Apalagi, buah melon merupakan salah satu jenis buah yang kaya akan nutrisi bermanfaat bagi anak. Wakil Bupati (Wabup) Sragen, Suroto menyampaikan, panen perdana dilakukan di lahan BUMDes Maju Lancar, Dukuh Cikalan, Desa Brangkal, Kecamatan […]

  • Dukung Ketahanan Gizi Masyarakat, Pemprov Galakkan Gerakan Pangan Murah

    Dukung Ketahanan Gizi Masyarakat, Pemprov Galakkan Gerakan Pangan Murah

    • calendar_month Kam, 31 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 591
    • 0Komentar

    Wonosobo, Kabarjatengterkini.com – Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah terus menggalakkan Gerakan Pangan Murah (GPM) di sejumlah kabupaten/ kota. Program ini bertujuan memudahkan masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau. Program tersebut diinisiasi oleh Pemprov Jateng melalui kolaborasi lintas sektor, seperti Bulog, Baznas, dan kelompok tani. Dengan program ini, harga bahan pangan bisa tetap stabil, sehingga […]

  • kejagung

    Klaim Tak Ada Mark-Up Laptop Kemendikbud, Ini Respons Resmi Kejaksaan Agung

    • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabarjatengterkini.com —Kejaksaan Agung Republik Indonesia merespons pernyataan dari kubu mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim terkait dugaan kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook. Tim kuasa hukum Nadiem, yang diwakili oleh Hotman Paris Hutapea, sebelumnya menyatakan bahwa tidak ada mark-up dalam pengadaan laptop tersebut, berdasarkan hasil audit dari BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan […]

  • meteor

    Fenomena Langit Lampung: Bukan Meteor, ITERA Pastikan Cahaya Misterius Adalah Sampah Antariksa China

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Masyarakat di sejumlah wilayah Provinsi Lampung dikejutkan oleh penampakan benda bercahaya terang yang melintasi langit malam pada Sabtu (4/4/2026). Fenomena visual yang memukau sekaligus mendebarkan ini memicu spekulasi luas di media sosial, dengan banyak warga menduga bahwa benda tersebut adalah meteor jatuh atau komet yang melintas dekat bumi. Cahaya terang berwarna kebiruan dengan ekor […]

  • Dinkes Jateng Sebut Temuan Jenis Bakteri Bisa Jadi Petunjuk Evaluasi SPPG

    Dinkes Jateng Sebut Temuan Jenis Bakteri Bisa Jadi Petunjuk Evaluasi SPPG

    • calendar_month Rab, 23 Sep 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Ada empat jenis bakteri yang terkandung dalam sampel menu makan bergizi gratis (MBG) siswa di Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati. Di antaranya adalah Bacillus sp, Bacillus cereus, Staphylococcus aureus, dan E. coli. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Zulfachmi menyebutkan, bakteri tersebut ditemukan di tiga sampel makanan, yakni tempe kering, timun, dan nasi bakar. […]

  • Harga Cabai Rawit Merah Capai Rp80 Kilogram di Tingkat Konsumen Jawa Tengah

    Harga Cabai Rawit Merah Capai Rp80 Kilogram di Tingkat Konsumen Jawa Tengah

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Harga cabai rawit merah di Pasar Projo Ambarawa, Kabupaten Semarang, berada di atas harga acuan pembelian (HAP). Diketahui, harga cabai rawit merah sudah mencapai Rp80 kilogram di tingkat rata-rata konsumen Jawa Tengah. Kenaikan harga komoditas cabai rawit merah di pasaran tersebut juga dipengaruhi adanya peningkatan permintaan di luar daerah. Bahkan, di Jakarta, […]

expand_less