Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Proyek Trotoar Jalan Panglima Sudirman Pati Jadi Sorotan, Ada Paving yang Retak

Proyek Trotoar Jalan Panglima Sudirman Pati Jadi Sorotan, Ada Paving yang Retak

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Kam, 8 Okt 2026
  • visibility 25

Pati, Kabarjatengterkini.com – Kondisi paving dalam pengerjaan proyek trotoar sepanjang Jalan Panglima Sudirman, Kabupaten Pati, dinilai ada yang cacat mutu dan retak. Hal ini dikhawatirkan menurunkan kualitas hasil pengerjaan.

Hal ini diketahui saat Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Penataan Bangunan Permukiman Kawasan (BPPW) Jawa Tengah melakukan peninjauan di lokasi proyek, Kamis (08/10/2026).

Menanggapi hal tersebut, pihak BPPW Jateng bersedia mengganti paving yang dinilai cacat mutu dan retak guna memastikan kualitas pekerjaan tetap terjaga. Penggunaan paving untuk proyek tersebut sebenarnya sudah dibahas dalam FGD di tahun 2025 dan telah disetujui oleh berbagai pihak.

“Kita terbuka untuk penggantian material paving yang cacat mutu dan terjadi keretakan,” ujar Pejabat pembuat komitmen dari Balai Penataan Bangunan Permukiman Kawasan Jawa Tengah, Dika Dwi Angga.

Menurut informasi, pengerjaan proyek trotoar sepanjang 2,5 kilometer tersebut membutuhkan anggaran senilai Rp14,3 miliar, meliputi pembangunan trotoar, lampu pedestrian, Penerangan Jalan Umum (PJU), hingga pengadaan TPS 3R.

Proyek itu ditargetkan rampung pada 31 Desember 2026. Sedangkan, sampai saat ini, progresnya sudah mencapai 40 persen. Pengerjaan telah dilakukan selama kurang lebih lima bulan sejak bulan Mei 2026 yang lalu.

“Progresnya kita di 40 persenan dengan masa pelaksanaan sampai tanggal 31 Desember,” katanya.

Sementara, pihak PT Sempalan Jati, selaku penyedia jasa, juga bakal melakukan perbaikan terhadap paving yang retak. Perusahaan memastikan paving yang digunakan kondisinya baru dan telah melalui approval material dari konsultan.

“Baru semua, kan kita ada konsultan, kita punya approval material sehingga material yang kita pasang harus sodoran dulu pengajuan dulu. Nanti setelah itu konsultan memberikan approval layak dipakai atau tidak,” jelas Perwakilan Manajemen PT Sempalan Jati, Dimas Ariawan. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Desa Bumirejo Pati Pasang Spanduk

    Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Desa Bumirejo Pati Pasang Spanduk

    • calendar_month Sen, 5 Okt 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Warga Desa Bumirejo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, protes jalan rusak di wilayahnya tak kunjung diperbaiki. Padahal, kerusakan jalan sepanjang satu kilometer itu sudah terjadi selama satu tahun lebih. Aksi unjuk rasa dilakukan dengan memasang spanduk di sepanjang jalan sejak 3 hari lalu. Spanduk itu bertuliskan, “Kami nggak butuh janji kami butuh bukti”, […]

  • ott

    Bupati Pati Sudewo Terjaring OTT KPK, Jalani Pemeriksaan 1×24 Jam di Polres Kudus

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap kepala daerah. Kali ini, Bupati Pati, Sudewo, terjaring OTT dan menjalani pemeriksaan intensif selama 1×24 jam di Polres Kudus, Jawa Tengah. Penanganan kasus ini langsung menyita perhatian publik karena melibatkan pejabat aktif di tingkat daerah. Berdasarkan pantauan di lapangan, Sudewo baru keluar dari […]

  • Belum Ada Laporan Kasus Superflu di Jawa Tengah

    Belum Ada Laporan Kasus Superflu di Jawa Tengah

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Jenis influenza yang sempat resahkan masyarakat, yakni superflu, disebut dapat dicegah dan diobati. Di Jawa Tengah sendiri, dipastikan belum ada kasus yang tercatat terkait superflu ini. “Sampai hari ini belum ditemukan data atau laporan adanya kasus superflu di wilayah ini (Jawa Tengah),” terang dokter spesialis paru RS Amino, Prihatin Iman Nugroho, Rabu (7/1/2026). […]

  • x

    X Batasi Usia Pengguna Minimal 16 Tahun di Indonesia, Implementasi PP Tunas Demi Perlindungan Anak

    • calendar_month Kam, 26 Mar 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Platform digital X resmi menetapkan batas usia minimum pengguna di Indonesia menjadi 16 tahun. Kebijakan ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam menyesuaikan diri dengan regulasi pemerintah, yakni PP Nomor 17 Tahun 2025 atau yang dikenal sebagai PP Tunas. Kebijakan tersebut diumumkan melalui surat resmi tertanggal 17 Maret 2026. Dalam surat itu, X menyatakan komitmennya […]

  • Perangkat Desa di Purworejo Mengundurkan Diri Usai Viral Diduga Mesum di Toilet

    Perangkat Desa di Purworejo Mengundurkan Diri Usai Viral Diduga Mesum di Toilet

    • calendar_month Jum, 29 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Purworejo, Kabarjatengterkini.com – Seorang perangkat desa di Kecamatan Kemiri, Purworejo, inisal S (56), mengundurkan diri dari jabatannya setelah viral lantaran diduga berbuat mesum. Saat ini, proses pengunduran diri sudah berada di tingkat kecamatan. “Status perangkat mengundurkan diri karena dia pun sadar konsekuensinya. Mengundurkan diri langsung secara tertulis dan diberikan kepada saya, terus saya serahkan ke […]

  • penyebab

    Waspada! Ini 12 Penyebab Campak yang Bisa Menyerang Anak dan Dewasa

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Campak adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus, ditandai dengan ruam kemerahan, demam tinggi, batuk, pilek, dan mata merah. Meskipun sudah ada vaksin campak yang efektif, penyakit ini masih sering menyerang anak-anak dan orang dewasa yang belum mendapatkan imunisasi lengkap. Mengetahui penyebab campak sangat penting agar pencegahan dan pengobatan bisa dilakukan lebih efektif. Berikut […]

expand_less