Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Seorang Pelajar di Thailand Tewas di Kamar Kos Usai Meminum Sebotol Jus Kratom

Seorang Pelajar di Thailand Tewas di Kamar Kos Usai Meminum Sebotol Jus Kratom

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
  • visibility 255

kabarjatengterkini.com – Seorang pelajar sekolah vokasi di Thailand, Kanlaya (19) ditemukan tak sadarkan diri usai mengonsumsi sebotol jus kratom atau sekitar 1,5 liter sebelum tidur. Setelah diperiksa, nahas, mahasiswa tersebut sudah tewas.

Menurut laporan Bangkok Post, penemuan jenazah Kanlaya terjadi padi Sabtu (6/7/2025) pagi dalam kamar kosnya Khlong Charoen di Udon Thani, Thailand.

“Polisi, tim penyelamat, dan petugas medis menanggapi laporan kematian di asrama di komunitas Khlong Charoen pada pukul 10 pagi pada hari Sabtu,” kata Letnan Polisi Sirichai Photchakra dari kantor polisi Muang Udon Thani.

Ia melanjutkan, korban ditemukan berbaring telentang di tempat tidur di kamar lantai dua. Pemeriksaan awal menunjukkan ada memar di kedua lengan, tetapi tidak ada tanda-tanda penyerangan atau perlawanan.

Teman sekamarnya memberi tahu polisi bahwa pada Jumat malam dia dan korban mengunjungi seorang teman yang tinggal di dekatnya. Sementara, dua wanita orang lainnya minum bir, korban menghabiskan sebotol penuh jus kratom sendirian.

“Tak lama setelah tertidur, Kanlaya mulai menunjukkan gejala abnormal, matanya berputar ke belakang, ia menggertakkan giginya, dan tampak kehilangan kesadaran,” kata teman sekamarnya kepada polisi.

Teman sekamarnya itu juga mencoba membangunkannya tetapi tidak mendapat respons. Saat memanggil bantuan, nyawa korban sudah tidak tertolong. Dokter memperkirakan dia sudah meninggal satu hingga dua jam sebelum ditemukan.

Kanlaya disebut pernah mengonsumsi jus kratom sebelumnya, tetapi sudah lama tidak mengonsumsinya. Belum diketahui apakah korban memiliki kondisi kesehatan yang mendasarinya. Saat ini, polisi juga sedang menyelidiki asal dan kandungan dalam botol jus kratom yang dipesan secara daring tersebut.

Kratom memiliki efek pereda nyeri seperti obat opioid. Dosis besar kratom dapat menyebabkan banyak efek samping serius, mulai dari kesulitan bernapas, kerusakan hati, dan kematian.

Thailand menghapus kratom dari daftar narkotika nasional pada tahun 2021 dan sekarang diatur dalam Undang-Undang Tanaman Kratom. (*)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • ASN di Jateng Diimbau Tidak Kritik Pemerintah Lewat Medsos

    ASN di Jateng Diimbau Tidak Kritik Pemerintah Lewat Medsos

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Aparatur sipil negara (ASN) di Jawa Tengah diimbau tidak menyampaikan kritik pemerintahan melalui media sosial. Hal ini karena ASN memiliki ruang komunikasi yang telah disediakan birokrasi untuk menyampaikan aspirasi. “Kami mohon kita ini menjadi aparat sipil negara. Kalau punya masukan, punya kritik terhadap pemerintahan, terhadap kita, kepada mungkin dari Pemprov Jateng dan sebagainya, […]

  • x

    X Batasi Usia Pengguna Minimal 16 Tahun di Indonesia, Implementasi PP Tunas Demi Perlindungan Anak

    • calendar_month Kam, 26 Mar 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Platform digital X resmi menetapkan batas usia minimum pengguna di Indonesia menjadi 16 tahun. Kebijakan ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam menyesuaikan diri dengan regulasi pemerintah, yakni PP Nomor 17 Tahun 2025 atau yang dikenal sebagai PP Tunas. Kebijakan tersebut diumumkan melalui surat resmi tertanggal 17 Maret 2026. Dalam surat itu, X menyatakan komitmennya […]

  • Agustina Soroti Layanan Pendidikan dalam Penanganan Banjir di Mangkang Kulon Semarang

    Agustina Soroti Layanan Pendidikan dalam Penanganan Banjir di Mangkang Kulon Semarang

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyoroti layanan pendidikan dalam penanganan pascabencana akibat jebolnya tanggul Sungai Plumbon, Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu, beberapa waktu lalu. Agustina menyampaikan, anak-anak yang berada di lokasi terdampak banjir harus tetap mendapatkan layanan pendidikan. Maka dari itu, pihaknya berusaha memastikan sekolah-sekolah di sekitar tetap beroperasi dengan baik. “Yang kami baru […]

  • Libatkan Masyarakat, Mendiktisaintek Bantah Lepas Tanggung Jawab Akreditasi Program Studi

    Libatkan Masyarakat, Mendiktisaintek Bantah Lepas Tanggung Jawab Akreditasi Program Studi

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Libatkan masyarakat dalam akreditasi program studi, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto membantah hal itu bentuk pelepasan tanggung jawab pemerintah. Hal ini disampaikannya dalam sidang pengujian materi Pasal 60 ayat (2) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) serta Pasal 55 ayat (5), ayat (6), ayat […]

  • karier

    Son Heung-min Tutup Karier Bersama Tottenham Hotspur di Laga Perpisahan di Seoul

    • calendar_month Sen, 4 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Momen emosional terjadi saat Son Heung-min menutup lembaran kariernya bersama Tottenham Hotspur dalam laga pramusim yang digelar di Seoul, Korea Selatan, Minggu malam (3/8) WIB. Pertandingan melawan Newcastle United yang berlangsung di Seoul World Cup Stadium ini menjadi perpisahan sang bintang dengan klub London Utara setelah hampir delapan tahun memperkuat Spurs. Laga Terakhir Son […]

  • pemerintah

    Pemerintah Kejar 200 Pengemplang Pajak, Targetkan Rp 20 Triliun Terkumpul Akhir Tahun

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Pemerintah Indonesia terus memperkuat langkah tegas dalam menagih tunggakan pajak dari para pengemplang pajak besar yang jumlahnya mencapai sekitar 200 Wajib Pajak (WP). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah tak akan memberi ruang bagi para pengemplang untuk menghindar dari kewajiban fiskal mereka. Bahkan, Purbaya optimistis pemerintah dapat mengumpulkan hingga Rp 20 triliun […]

expand_less