Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Puluhan Ribu Pengunjuk Rasa Pro-Palestina Tutup Sydney Harbour Bridge, Julian Assange Ikut Berbaris

Puluhan Ribu Pengunjuk Rasa Pro-Palestina Tutup Sydney Harbour Bridge, Julian Assange Ikut Berbaris

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 4 Agu 2025
  • visibility 270

Kabarjatengterkini.com– Pada Minggu (3/9), puluhan ribu pengunjuk rasa pro-Palestina menggelar aksi besar-besaran di Sydney, Australia. Demonstrasi tersebut mencapai puncaknya saat massa berbaris melintasi Sydney Harbour Bridge, salah satu landmark paling terkenal di dunia, yang sampai harus ditutup akibat membludaknya kerumunan. Unjuk rasa ini menjadi sorotan internasional, terutama karena hadirnya tokoh kontroversial sekaligus pendiri WikiLeaks, Julian Assange, yang ikut berbaris bersama keluarga dan sejumlah tokoh politik.

Julian Assange dan Tokoh Politik Bergabung dalam Demonstrasi

Julian Assange, yang kembali ke Australia pada tahun lalu setelah bebas dari penjara dengan pengamanan tinggi di Inggris, tampak bersama keluarganya dalam aksi solidaritas ini. Selain Assange, hadir pula mantan Menteri Luar Negeri Australia sekaligus mantan Perdana Menteri New South Wales, Bob Carr, yang ikut serta berbaris menegaskan dukungan mereka kepada rakyat Palestina. Meski demikian, Assange tidak memberikan pidato maupun pernyataan resmi kepada media selama acara berlangsung.

Tuntutan Pengunjuk Rasa: Gencatan Senjata dan Pengakuan Negara Palestina

Pengunjuk rasa yang terdiri dari berbagai lapisan masyarakat ini menyuarakan tuntutan yang kuat terhadap konflik yang sedang berlangsung di Gaza. Mereka meneriakkan slogan seperti “gencatan senjata sekarang” dan “free Palestine” dengan suara lantang, meski cuaca tidak bersahabat—angin kencang dan hujan deras tidak menyurutkan semangat demonstran. Puluhan pengunjuk rasa juga membawa spanduk yang memuat nama-nama ribuan anak Palestina yang tewas dalam konflik, mempertegas sisi kemanusiaan dari aksi tersebut.

Respons Pemerintah Australia dan Sikap Internasional

Australia sendiri hingga kini belum secara resmi mengakui negara Palestina, meskipun pemerintahnya telah menyerukan agar perang di Gaza segera diakhiri. Namun dalam pernyataan bersama yang dirilis pada Selasa lalu bersama lebih dari selusin negara lainnya, Australia menyatakan “kesediaan atau pertimbangan positif” untuk mengakui negara Palestina sebagai langkah menuju solusi dua negara yang telah lama diupayakan dalam diplomasi internasional.

Beberapa negara seperti Prancis, Inggris, dan Kanada telah menyuarakan niat mereka untuk secara diplomatis mengakui negara Palestina, walaupun terkadang dengan syarat tertentu. Sikap ini muncul di tengah meningkatnya kritik dan kekhawatiran global terkait kondisi kemanusiaan di Gaza, khususnya malnutrisi yang melanda warga sipil akibat blokade dan konflik berkepanjangan.

Pengamanan Ketat Selama Demonstrasi

Pihak Kepolisian New South Wales mengerahkan ratusan staf tambahan untuk memastikan keamanan selama aksi berlangsung. Meski begitu, demonstrasi berjalan dengan damai dan terorganisir. Aksi ini menegaskan solidaritas masyarakat Australia terhadap penderitaan rakyat Palestina sekaligus menambah tekanan pada pemerintah untuk mengambil langkah diplomatik yang lebih tegas.

Dukungan Politik Lokal untuk Pengakuan Palestina

Tidak hanya tokoh masyarakat dan aktivis, anggota parlemen dari Partai Buruh, Ed Husic, juga turut hadir dan menyerukan agar partai yang saat ini memimpin pemerintahan, yakni Partai Buruh yang dipimpin Perdana Menteri Anthony Albanese, segera mengambil langkah untuk mengakui negara Palestina secara resmi. Seruan ini sejalan dengan semakin meluasnya tuntutan publik agar pemerintah bertindak lebih jelas dalam konflik yang sudah menewaskan lebih dari 60.000 warga Palestina, menurut data dari Kementerian Kesehatan Gaza.

Tekanan Internasional pada Israel

Konflik yang terus berlanjut telah membuat Israel berada di bawah sorotan dan tekanan internasional yang kian meningkat. Banyak negara dan organisasi internasional menyerukan agar pertumpahan darah segera dihentikan dan mengutuk keras tingginya korban sipil, khususnya anak-anak yang menjadi korban dalam perang ini. Demonstrasi di Sydney ini menjadi salah satu bentuk solidaritas masyarakat global terhadap situasi kemanusiaan yang mengerikan di wilayah tersebut.

Demonstrasi pro-Palestina di Sydney pada 3 September 2025 ini bukan hanya sekadar aksi massa biasa. Dengan kehadiran tokoh seperti Julian Assange dan tokoh politik berpengaruh, aksi ini membawa pesan kuat tentang keprihatinan terhadap konflik Gaza dan mendesak pemerintah Australia untuk mengambil sikap yang lebih tegas dalam mengakui negara Palestina dan mengakhiri perang. Aksi damai dengan skala besar ini juga menunjukkan bahwa solidaritas internasional terhadap Palestina terus meningkat, sementara dunia tetap mengawasi perkembangan konflik yang telah memakan korban jiwa begitu banyak.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • rembang

    Perpustakaan Umum Rembang Berencana Tambah Koleksi Buku Tahun Depan

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Perpustakaan Umum Kabupaten Rembang, pada  tahun 2026, berencana menambah koleksi buku bacaan. “Sehingga kami bersabar dan Alhamdulillah di tahun 2026 InsyaAllah ada anggaran untuk pengadaan buku itu,” ujar Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Rembang, Achmad Sholchan. Sholchan menyampaikan, di tahun 2025, penambahan buku dinilai belum maksimal karena terkendala anggaran. “Jelas […]

  • Tindaklanjuti Instruksi Presiden RI Prabowo, Satpol PP Pati Tertibkan Papan Reklame Tak Berizin

    Tindaklanjuti Instruksi Presiden RI Prabowo, Satpol PP Pati Tertibkan Papan Reklame Tak Berizin

    • calendar_month Sab, 7 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati menindaklanjuti instruksi Presiden RI Prabowo Subianto untuk menciptakan ruang publik yang indah dan nyaman. Hal ini diterapkan lewat Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, Indah (ASRI). Adapun salah satu upaya yang telah dilakukan adalah dengan menertibkan papan reklame yang dinilai menyalahi aturan di wilayah Kota Pati. Penertiban reklame ini […]

  • mtq nasional

    Pemkot Semarang Siapkan Event MTQ Nasional ke-31, 11 Ribu Tamu Diperkirakan Hadir

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Kota Semarang bakal jadi tuan rumah gelaran MTQ Nasional ke-31 pada bulan September mendatang. Ribuan tamu dari seluruh Indonesia diperkirakan hadir dalam acara tersebut. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menyampaikan kesiapannya atas kesempatan yang diberikan untuk menyelenggarakan event besar tersebut. Ini juga menjadi suatu kehormatan, pasalnya MTQ Nasional terakhir digelar di Semarang […]

  • Jateng Masih Butuh 2.418 Unit Dapur SPPG Program MBG

    Jateng Masih Butuh 2.418 Unit Dapur SPPG Program MBG

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 346
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Jawa Tengah membutuhkan 2 ribu lebih unit dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Diketahui, jumlah kebutuhan SPPG di 35 kabupaten/kota Jateng sebanyak 2.753 unit, sementara saat ini yang tersedia baru 335 unit. Artinya, pemerintah provinsi (Pemprov) masih perlu menambah sebanyak 2.418 unit dapur MBG lagi. […]

  • bekerja

    Jokowi Siap Bekerja Keras untuk PSI: Antara Loyalitas dan Strategi Politik Keluarga

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Pernyataan mengejutkan Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi), yang menegaskan kesiapannya bekerja keras bahkan “mati-matian” untuk Partai Solidaritas Indonesia (PSI), memicu beragam interpretasi di kalangan pengamat politik. Tidak sekadar menunjukkan loyalitas politik, beberapa analis menilai pidato Jokowi dalam Rakernas PSI di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (31/1/2026), menyimpan pesan politik yang lebih kompleks. Peneliti Politika […]

  • pesantren

    Pesantren di Jawa Tengah Diharapkan Bisa Sediakan Layanan Kesehatan untuk Santri

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Tegal, Kabarjatengterkini.com – Pesantren di Jawa Tengah diharapkan bisa menyediakan layanan kesehatan untuk para santri. Layanan kesehatan tersebut bisa berupa klinik atau lainnya. Hal ini disampaikan oleh Taj Yasin, Wakil Gubernur Jawa Tengah meresmikan Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo XVII, Cabang Kabupaten Tegal baru-baru ini. Menurutnya, layanan kesehatan di pesantren dibutuhkan untuk memastikan kesehatan dan keselamatan […]

expand_less