Luas Zona Hijau di Jateng Capai 1,5 Juta Hektare, Ahmad Luthfi: Jangan Diubah Jadi Zona Pembangunan
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Sab, 9 Agu 2025
- visibility 29

Foto: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi (sumber: Dok Pemprov Jateng)
Kabarjatengterkini.com – Luas zona hijau mencapai 1,5 juta hektare, dari luas wilayah Jawa Tengah 3,5 juta hektare. Pemprov Jawa Tengah mengimbau agar mempertahankan luasan zona hijau tersebut, sehingga tidak diubah menjadi zona pembangunan.
“Luas wilayah Jawa Tengah mencapai hampir 3,5 juta hektare, dan sekitar 1,5 juta hektare di antaranya adalah zona hijau. Kami harapkan ini tidak diubah jadi zona pembangunan,” kata Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, Kamis (7/8/2025).
Ia mengatakan bahwa hal ini penting karena Jawa Tengah merupakan daerah yang menjadi lumbung pangan nasional, sehingga menjaga ketahanan dan kedaulatan pangan bagi masyarakat Indonesia, khususnya di provinsi ini.
“Ini demi menjaga ketahanan dan kedaulatan pangan,” imbuhnya.
Diketahui, pada 2024 lalu, Jawa Tengah menyumbang 18,8 persen dari total produksi pangan nasional. Ini menjadikannya sebagai penopang utama program swasembada pangan, dan berkontribusi nyata dalam ketahanan pangan nasional.
“Kami ingin Jawa Tengah tetap menjadi ijo royo-royo, daerah subur yang memberi kontribusi nyata untuk ketahanan pangan nasional,” tutup Luthfi.
Menurut data Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), sebanyak 91 persen lahan pertanian abadi atau LP2B (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan) di Jawa Tengah masih terlindungi dari alih fungsi. (*)
- Penulis: Anisya Gusti