Pemprov Jateng Dorong Kolaborasi Riset Perguruan Tinggi dengan Sektor Industri
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Jum, 19 Sep 2025
- visibility 81

Foto: Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin (Sumber: Dok. Pemprov Jateng)
Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) mendorong kolaborasi dengan industri untuk mendukung riset akademisi terkait upaya hilirisasi di wilayahnya. Dengan demikian, diharapkan bisa memberikan dampak dan manfaat lebih besar.
Hal ini diungkapkan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin. Ia memberi contoh kerjasama perguruan tinggi dan industri seperti yang dilakukan Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) dengan salah satu perusahaan farmasi dalam mengembangkan riset produk herbal.
Lebih lanjut, pihaknya juga meminta pendataan produk hasil riset yang telah dipatenkan, kemudian nantinya disinkronkan di katalog elektronik atau e-katalog milik Pemprov Jateng. Melalui e-katalog tersebut, pemerintah bisa melakukan pengadaan produk berdasarkan riset.
“Kami meminta perguruan tinggi untuk mendata produk riset yang sudah dipatenkan. Data ini akan disinkronkan dengan ekatalog milik Pemprov Jateng,” ujar Gus Yasin di Workshop Hilirisasi Paten, di kampus Unwahas Kota Semarang, Kamis (18/9/2025).
Menurutnya, upaya ini bisa membawa kebermanfaatan yang lebih besar bagi kemajuan riset di Jawa Tengah. Terlebih, saat ini, pemerintah tengah berusaha menggencarkan pengadaan barang dan jasa produk dalam negeri.
Adapun produk-produk hasil riset kampus Unwahas paling banyak dipatenkan berasal dari sektor kesehatan. Beberapa di antaranya adalah produk farmasi berbasis alam, seperti obat-obatan herbal dan teknologi alat kesehatan.
“Ada obat-obat herbal, hingga bahan kosmetik herbal. Jadi kami mempunyai produk unggulan di kedokteran dan farmasi berbasis bahan alam,” terangnya. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

