Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dua Tersangka Perampokan Permata Mahkota di Museum Louvre Ditangkap, Polisi Prancis Kejar Barang Curian Senilai Rp1,6 Triliun

Dua Tersangka Perampokan Permata Mahkota di Museum Louvre Ditangkap, Polisi Prancis Kejar Barang Curian Senilai Rp1,6 Triliun

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
  • visibility 98

Kabarjatengterkini.com– Pihak berwenang Prancis berhasil menahan dua tersangka yang diduga menjadi dalang dalam kasus perampokan permata mahkota berharga di Museum Louvre.

Penangkapan dilakukan pada Sabtu (25/10), sepekan setelah aksi pencurian spektakuler yang mengguncang dunia seni dan keamanan museum internasional.

Menurut laporan AFP, penyelidikan besar-besaran dilakukan sejak peristiwa perampokan terjadi pada 19 Oktober 2025.

Dalam kejadian tersebut, para pelaku berhasil membawa kabur perhiasan senilai USD 102 juta atau sekitar Rp1,6 triliun hanya dalam hitungan menit. Kejadian itu terjadi pada siang hari, di tengah ramainya pengunjung museum paling terkenal di dunia tersebut.

Dua Tersangka Ditangkap di Paris dan Bandara Charles de Gaulle

Sumber kepolisian yang dikutip AFP menyebutkan bahwa dua pria berusia sekitar 30 tahun yang ditangkap berasal dari Seine-Saint-Denis, wilayah pinggiran di utara Paris.

Salah satu tersangka ditangkap ketika berusaha melarikan diri melalui Bandara Charles de Gaulle, saat hendak naik pesawat menuju Aljazair.

Sementara itu, tersangka kedua berhasil diamankan tidak lama kemudian di wilayah metropolitan Paris. Keduanya kini ditahan atas tuduhan pencurian terorganisir dan konspirasi kriminal, dan berdasarkan hukum Prancis, mereka dapat ditahan hingga 96 jam untuk keperluan penyidikan lebih lanjut.

Jaksa Paris, Laure Beccuau, membenarkan penangkapan tersebut dan menegaskan bahwa pihak berwenang sedang bekerja keras untuk mengusut jaringan kriminal di balik pencurian ini. “Penangkapan ini merupakan langkah penting, namun penyelidikan masih jauh dari selesai.

Kami fokus pada upaya menemukan kembali permata yang dicuri,” ujar Beccuau dalam pernyataannya.

Seruan Kerahasiaan dari Menteri Dalam Negeri

Pasca penangkapan, Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nunez menyampaikan apresiasi kepada lebih dari 100 penyidik yang terlibat dalam operasi besar ini.

Dalam unggahannya di platform X (dulu Twitter), Nunez mengucapkan selamat atas kerja keras tim investigasi, namun juga menyerukan agar publik dan media menjaga kerahasiaan informasi terkait proses penyidikan.

Beccuau menyesalkan bocornya informasi penangkapan kepada publik, karena menurutnya hal itu bisa menghambat upaya aparat dalam melacak jaringan pelaku lainnya dan menemukan barang curian yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Kronologi Perampokan Museum Louvre 19 Oktober

Insiden perampokan ini terjadi pada Sabtu siang, 19 Oktober 2025, ketika sekelompok pria bersenjata berhasil masuk ke area museum menggunakan tangga lipat panjang yang mereka bawa dengan truk.

Aksi tersebut berlangsung sangat cepat dan terencana.

Menurut rekaman kamera pengawas (CCTV), para pelaku memanjat sisi bangunan untuk mencapai salah satu jendela lantai atas yang jarang digunakan.

Begitu berhasil masuk, mereka menuju ruang pameran permata kerajaan dan menggasak sejumlah koleksi bersejarah yang memiliki nilai sejarah dan budaya sangat tinggi.

Dalam proses pelarian, mereka sempat menjatuhkan salah satu mahkota bertabur berlian dan zamrud, namun tetap berhasil membawa kabur delapan perhiasan berharga, termasuk kalung zamrud dan berlian yang pernah diberikan oleh Napoleon Bonaparte kepada istrinya, Permaisuri Marie-Louise.

Museum Louvre Perketat Keamanan

Setelah kejadian tersebut, pihak Museum Louvre langsung memperketat sistem keamanan dengan menambah jumlah penjaga dan memasang detektor gerak tambahan di beberapa titik rawan. Direktur Museum Louvre, Jean-Luc Martinez, menyatakan bahwa insiden ini menjadi “peringatan keras” bagi semua lembaga kebudayaan dunia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan terorganisir.

“Louvre tidak hanya menyimpan karya seni, tetapi juga sejarah dunia. Kami tidak akan berhenti sampai semua artefak yang dicuri kembali ke tempat asalnya,” ujar Martinez dalam konferensi pers.

Permata Bersejarah Bernilai Tak Ternilai

Permata yang dicuri bukan sekadar benda berharga, tetapi merupakan bagian penting dari sejarah Prancis. Koleksi tersebut mencakup perhiasan kerajaan dari abad ke-19 yang sebelumnya dimiliki oleh keluarga kekaisaran Prancis.

Salah satu benda paling berharga adalah mahkota emas bertatahkan berlian 88 karat dan zamrud langka, yang disebut-sebut bernilai puluhan juta dolar.

Pakar sejarah seni, Dr. Émilie Dupont, menjelaskan bahwa pencurian ini menimbulkan kerugian yang jauh lebih besar daripada nilai materinya. “Kehilangan artefak seperti ini berarti kehilangan bagian dari identitas nasional. Nilainya tidak hanya diukur dari uang, tetapi dari maknanya dalam sejarah Prancis,” ujarnya kepada media lokal.

Polisi Masih Memburu Jaringan Pelaku

Meskipun dua tersangka utama telah ditangkap, pihak kepolisian Prancis meyakini bahwa perampokan ini melibatkan lebih banyak orang dan didukung oleh jaringan internasional.

Polisi kini tengah menelusuri kemungkinan bahwa permata tersebut telah diselundupkan ke luar negeri melalui jalur gelap perdagangan barang antik.

Sejumlah kerja sama internasional dengan Interpol dan kepolisian negara lain telah dibentuk untuk mempercepat pencarian. “Kami bekerja sama dengan otoritas di Eropa dan Afrika Utara untuk memastikan setiap jalur pelarian dapat dipantau,” ujar seorang pejabat kepolisian yang tidak mau disebut namanya.

Kasus pencurian permata di Museum Louvre ini menjadi salah satu perampokan terbesar dalam sejarah Prancis modern, baik dari segi nilai barang yang dicuri maupun tingkat kerumitannya.

Penangkapan dua tersangka menjadi titik terang awal dari penyelidikan panjang yang masih terus berjalan.

Dengan kerja sama lintas lembaga dan teknologi forensik canggih, pihak berwenang berharap bisa segera menemukan kembali permata kerajaan yang hilang dan mengembalikannya ke tempat semestinya di jantung Museum Louvre, simbol kejayaan dan warisan budaya Prancis.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Luhut Binsar Pandjaitan

    Pihak Luhut Bantah Terafiliasi dengan PT Toba Pulp Lestari

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Salah satu perusahaan yang jadi sorotan buntut banjir dan tanah longsor di tiga provinsi Pulau Sumatera adalah PT Toba Pulp Lestari (TPL). Selain itu, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan sempat diisukan terafiliasi dengan perusahaan itu. Menanggapi hal ini, Luhut melalui juru bicaranya, Jodi Mahardi membantah tuduhan tersebut. Pihaknya juga menolak […]

  • Pemprov Jateng Sambut Baik Gelaran ‘Lights Wonderland’ di Grand Maerakaca

    Pemprov Jateng Sambut Baik Gelaran ‘Lights Wonderland’ di Grand Maerakaca

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah sambut baik rencana gelaran event ‘Lights Wonderland’ di kawasan Grand Maerakaca, Semarang. Acara ini akan diselenggarakan selama satu bulan penuh, mulai 15 Agustus hingga 14 September 2025. ‘Lights Wonderland’ ini pertama kali digelar di Indonesia oleh PT PRPP Jawa Tengah (Perseroda), bekerja sama dengan Luna Light International […]

  • real madrid

    Real Madrid Menang Tipis atas Osasuna 1-0

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Madrid, 20 Agustus 2025 – Real Madrid sukses memetik kemenangan tipis pada laga perdana Liga Spanyol musim 2025/2026 saat menjamu Osasuna di stadion kebanggaan mereka, Santiago Bernabeu. Pertandingan yang berlangsung pada Rabu (20/8) dini hari WIB ini berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Los Blancos, berkat gol penalti dari bintang anyar mereka, Kylian Mbappe. […]

  • reuni

    Jokowi Hadiri Reuni Kehutanan UGM Angkatan ’80 di Tengah Isu Ijazah Palsu

    • calendar_month Sab, 26 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Presiden ketujuh Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), menghadiri acara reuni Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan 1980 yang digelar Sabtu (26/7) pagi. Kegiatan ini berlangsung di kampus UGM Yogyakarta dengan tema bertajuk “SPIRIT 80: Guyub, Rukun, Migunani”. Kehadiran Jokowi menjadi sorotan, bukan hanya karena statusnya sebagai alumni Fakultas Kehutanan UGM angkatan 1980, tetapi […]

  • budae

    Rahasia Kuah Gurih Pedas Budae Jjigae: 5 Tips Anti Gagal di Rumah

    • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Budae Jjigae, atau dikenal juga sebagai Korean Army Stew, adalah salah satu hidangan khas Korea yang semakin populer di berbagai negara, termasuk Indonesia. Hidangan ini terkenal karena kuahnya yang gurih pedas, serta isiannya yang sangat melimpah dan variatif seperti sosis, mi instan, kimchi, tahu, keju, dan berbagai bahan lainnya. Cocok disajikan di saat hujan […]

  • pencarian

    Usai 10 Hari Pencarian, Diduga Jenazah Pelatih Valencia Ditemukan

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Tim SAR Gabungan kembali menemukan satu korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Korban merupakan warga negara asing (WNA) asal Spanyol yang diduga kuat bernama Fernando Martin Carreras, pelatih tim sepak bola Valencia B. Penemuan ini dilakukan pada hari ke-10 operasi […]

expand_less