Gubernur Ahmad Luthfi Perbolehkan Aset Pemprov Digunakan untuk Dukung UMKM
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Sen, 3 Nov 2025
- visibility 77

Foto: Gubernur Ahmad Luthfi (Sumber: Pemprov Jateng)
Kabarjatengterkini.com – Usaha Mikro Kecil Menengah merupakan tulang punggung perekonomian di Jawa Tengah. Meski demikian, masih banyak pelaku UMKM yang menghadapi berbagai tantangan dalam memajukan usahanya, termasuk dalam hal pemasaran.
Gubernur Ahmad Luthfi menyebut, pelaku UMKM membutuhkan wadah untuk mendukung pengembangan usaha, seperti outlet maupun tempat pembinaan. Maka dari itu, ia memperbolehkan aset Pemprov Jateng digunakan untuk memfasilitasi UMKM.
Menurutnya, keberadaan outlet khusus produk UMKM dianggap penting sebagai upaya pemasaran produk-produk lokal kepada masyarakat lebih luas.
“Jadi gini, UMKM kita butuh pemasaran. Kalau di masing-masing kabupaten punya outlet untuk memasarkan, maka akan berkembang. Nanti Bank Jateng akan membina mereka di suatu tempat, kalau perlu asetnya Pemprov digunakan untuk UMKM di kabupaten,” kata Luthfi.
Lebih lanjut, pihaknya bersama dinas-dinas terkait mengaku siap menyerap aspirasi dari para pelaku usaha. Hal ini dianggap penting untuk mengetahui kondisi riil di lapangan, sekaligus mengerti tantangan-tantangan yang dihadapi pelaku UMKM.
“Saya bersama dengan dinas harus sering turun untuk menyerap aspirasi, karena UMKM kita itu permasalahannya banyak, terutama usaha mikro. Masalahnya, mulai akses permodalan hingga pemasaran,” ujar dia.
Gubernur Jawa Tengah itu juga mendorong pembinaan intens kepada para pemilik UMKM. Harapannya, upaya yang dilakukan lebih terarah, sehingga usaha mereka bisa lebih cepat tumbuh dan berkembang, bahkan dapat menembus pasar global.
Adapun upaya Pemprov Jateng yang telah dilakukan dalam mendukung UMKM di antaranya, membuka akses pasar dan jaringan rantai pasok UMKM, menghubungkan ratusan UMKM dengan perusahaan besar, serta memberikan akses pembiayaan dan sertifikasi.
“Untuk permodalan, Bank Jateng punya KUR dengan suku bunga yang rendah. Dinas-dinas terkait juga sudah saya instruksikan untuk meningkatkan pembinaan. Kami ingin UMKM dan IKM ini, dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” ungkap Luthfi. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

