Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pasar Hewan Pamotan Rembang Bakal Tampil Lebih Modern

Pasar Hewan Pamotan Rembang Bakal Tampil Lebih Modern

  • account_circle Ilham Wiji
  • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
  • visibility 160

Rembang, Kabarjatengterkini.comPasar hewan yang berada Kecamatan Pamotan Kabupaten Rembang, Jawa Tengah bakal tampil lebih modern dengan luasan lahan dua hektar lebih.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil dan Menengah (Dindagkop UKM) Kabupaten Rembang M. Mahfudz. Disamping itu, dia juga mengatakan bahwa pembangunan pasar hewan Pamotan sejauh ini sudah berlangsung dengan anggaran sebesar Rp3,3 miliar.

“Pembangunan pasar hewan Pamotan ini sudah berlangsung terlaksana, pembangunannya melalui anggaran induk tahun 2025 dengan anggaran sekitar Rp3,3 Miliar,” kata Mahfudz.

Pembangunan tersebut dilakukan lantaran pasar hewan yang lama sudah tidak dapat lagi menampung hewan ternak yang dijual oleh masyarakat.

Faktor lainnya, yaitu timbulnya kemacetan lalu lintas utama di Jalan Pamotan-Sedan. Pasalnya, hewan ternak yang dijual sampai pada bahu jalan raya.

Dengan pembangunan pasar hewan yang baru ini, dirinya berharap jika pendapatan asli daerah (PAD) dapat semakin meningkat.

“Memicu kemacetan setiap hari Selasa pasti trouble lalu lintas di arah Pamotan-Sedan. Sehingga melalui pemindahan pasar hewan ini nanti diharapkan nanti akan mampu meningkatkan PAD,” jelasnya.

Dia juga berharap hadirnya pembangunan ini kedepannya dapat menyelesaikan kemacetan lalu lintas utamanya di saat pasar hewan tengah berlangsung.

Lebih lanjut, terkait lokasi pasar hewan baru ini berjarak kurang lebih satu kilometer dari pasar yang lama. Untuk saat ini, fasilitas yang dibangun yaitu los baru atau area penempatan hewan hingga instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

“Di sana lokasi yang sudah dikerjakan ini nanti dengan keterbatasan anggaran belum semuanya bisa kita selesaikan, itu masih dua los hewan besar dan dua los hewan kecil,” tuturnya.

“Kemudian tambatan, kemudian tempat penurunan hewan, kemudian timbangan hewan, terus kemudian drainase, jalan masuk atau beton, kemudian paving, kemudian ipal-nya, kemudian tempat parkir yang ada di dalam,” pungkasnya. (Adv)

  • Penulis: Ilham Wiji

Rekomendasi Untuk Anda

  • bilqis

    Polrestabes Makassar Tangkap 4 Pelaku Penculikan Bilqis, Motif Diduga Butuh Uang

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kasus penculikan anak yang sempat menggegerkan publik, Bilqis (4 tahun), akhirnya membuahkan hasil setelah Polrestabes Makassar berhasil menangkap empat pelaku yang terlibat dalam aksi tersebut. Salah satu pelaku, Sri Yuliana alias Ana (30 tahun), mengaku kepada polisi bahwa penculikan itu awalnya dilakukan dengan alasan ingin merawat Bilqis. Kepada petugas, Ana mengaku bahwa pertemuannya […]

  • iran

    Gagalnya Kesepakatan Damai Islamabad: Iran Tuding Blokade AS Jadi Biang Keladi Ketegangan Global

    • calendar_month Sel, 14 Apr 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com–Harapan dunia untuk menyaksikan berakhirnya ketegangan kronis antara Teheran dan Washington kini resmi pupus di tengah jalan. Kesepakatan damai yang sudah berada di depan mata dalam perundingan tingkat tinggi di Islamabad, Pakistan, dinyatakan gagal total. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, secara terbuka menuding sikap maksimalis dan ancaman blokade Angkatan Laut Amerika Serikat (AS)  sebagai […]

  • Jalin Sinergi dengan BBWS Pemali Juana, Pemkot Semarang Upayakan Solusi Permanen Terkait Banjir Kiriman

    Jalin Sinergi dengan BBWS Pemali Juana, Pemkot Semarang Upayakan Solusi Permanen Terkait Banjir Kiriman

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle Aulia Anissa Putri
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang tengah menjalin komunikasi lintas sektoral, utamanya dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, yang berada di bawah Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Dalam hal ini, BBWS Pemali Juana bertugas untuk mengelola sumber daya air di wilayah sistem sungai Jragung, Tuntang, […]

  • kpk

    KPK Sita Koleksi Mewah Eks Wamen Imipas Silmy Karim: Dari Porsche hingga Harley-Davidson

    • calendar_month Sab, 6 Jun 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bergerak cepat dalam mengusut kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas). Terbaru, tim penyidik KPK melakukan penyitaan terhadap sejumlah aset kendaraan mewah milik mantan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim. Aset-aset bernilai fantastis tersebut disita langsung dari kediaman pribadi Silmy Karim yang terletak di […]

  • Warga Terdampak Tanah Gerak di Desa Padasari Tegal Bakal Direlokasi, Pemprov Lakukan Asesmen Geologi

    Warga Terdampak Tanah Gerak di Desa Padasari Tegal Bakal Direlokasi, Pemprov Lakukan Asesmen Geologi

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Tegal, Kabarjatengterkini.com – Warga terdampak tanah gerak di Desa Padasari, Kabupaten Tegal, bakal direlokasi ke kawasan hunian sementara (huntara). Sebelum pembangunan Huntara, Pemprov Jawa Tengah lebih dulu melakukan kajian secara geologi. Adapun asesmen dilakukan di empat lokasi, yakni tiga calon lahan dan satu lokasi merupakan eksisting milik Perhutani. Asesmen geologi dilakukan guna memastikan kondisi tanah […]

  • febrie

    Diperiksa 10 Jam Kasus Asabri, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tidak Ditahan

    • calendar_month Sab, 18 Jul 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah tidak ditahan usai menjalani pemeriksaan maraton sebagai tersangka di Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Jumat (17/7/2026). Pemeriksaan yang berlangsung selama kurang lebih 10 jam tersebut berfokus pada dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam penanganan perkara PT Asabri. Kuasa hukum Febrie […]

expand_less