Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pasar Hewan Pamotan Rembang Bakal Tampil Lebih Modern

Pasar Hewan Pamotan Rembang Bakal Tampil Lebih Modern

  • account_circle Ilham Wiji
  • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
  • visibility 216

Rembang, Kabarjatengterkini.com – Pasar hewan yang berada Kecamatan Pamotan Kabupaten Rembang, Jawa Tengah bakal tampil lebih modern dengan luasan lahan dua hektar lebih.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil dan Menengah (Dindagkop UKM) Kabupaten Rembang M. Mahfudz. Disamping itu, dia juga mengatakan bahwa pembangunan pasar hewan Pamotan sejauh ini sudah berlangsung dengan anggaran sebesar Rp3,3 miliar.

“Pembangunan pasar hewan Pamotan ini sudah berlangsung terlaksana, pembangunannya melalui anggaran induk tahun 2025 dengan anggaran sekitar Rp3,3 Miliar,” kata Mahfudz.

Pembangunan tersebut dilakukan lantaran pasar hewan yang lama sudah tidak dapat lagi menampung hewan ternak yang dijual oleh masyarakat.

Faktor lainnya, yaitu timbulnya kemacetan lalu lintas utama di Jalan Pamotan-Sedan. Pasalnya, hewan ternak yang dijual sampai pada bahu jalan raya.

Dengan pembangunan pasar hewan yang baru ini, dirinya berharap jika pendapatan asli daerah (PAD) dapat semakin meningkat.

“Memicu kemacetan setiap hari Selasa pasti trouble lalu lintas di arah Pamotan-Sedan. Sehingga melalui pemindahan pasar hewan ini nanti diharapkan nanti akan mampu meningkatkan PAD,” jelasnya.

Dia juga berharap hadirnya pembangunan ini kedepannya dapat menyelesaikan kemacetan lalu lintas utamanya di saat pasar hewan tengah berlangsung.

Lebih lanjut, terkait lokasi pasar hewan baru ini berjarak kurang lebih satu kilometer dari pasar yang lama. Untuk saat ini, fasilitas yang dibangun yaitu los baru atau area penempatan hewan hingga instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

“Di sana lokasi yang sudah dikerjakan ini nanti dengan keterbatasan anggaran belum semuanya bisa kita selesaikan, itu masih dua los hewan besar dan dua los hewan kecil,” tuturnya.

“Kemudian tambatan, kemudian tempat penurunan hewan, kemudian timbangan hewan, terus kemudian drainase, jalan masuk atau beton, kemudian paving, kemudian ipal-nya, kemudian tempat parkir yang ada di dalam,” pungkasnya. (Adv)

  • Penulis: Ilham Wiji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi sektor kelautan/istock

    Menteri Kelautan dan Perikanan Bakal Revisi UU Kelautan

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 376
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Menteri Kelautan dan Perikanan bakal merevisi Undang-Undang (UU) Nomor 32 Tahun 2014 tentang Kelautan. Hal itu dilakukan dengan tujuan agar konservasi ruang laut bisa dirasakan ke daerah. Pihaknya sendiri menargetkan konservasi laut bisa mencapai 97,5 juta hektare pada 2045. Dengan perluasan kawasan konservasi laut, diharapkan biota laut tak punah dan bisa membantu menyerap […]

  • Foto : Kepala Dishub Kabupaten Rembang, Drupodo. (Sumber. Kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    Dishub Rembang Bakal Lakukan Ramp Check Jelang Nataru

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) rencana bakal melakukan ramp check pada momen menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Langkah itu dilakukan untuk memastikan kondisi transportasi bus dalam kondisi siap dan memenuhi standar pelayanan minimum (SPM). Kepala Dishub Kabupaten Rembang, Drupodo mengatakan bahwa ramp check rencana bakal dilakukan bersamaan […]

  • Dampak Banjir dan Tanah Longsor Kian Parah, 7 Bupati di Aceh Angkat Tangan

    Dampak Banjir dan Tanah Longsor Kian Parah, 7 Bupati di Aceh Angkat Tangan

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Tujuh bupati di Provinsi Aceh menyatakan ketidakmampuan menangani dampak banjir dan tanah longsor yang terjadi pada akhir November 2025. Pernyataan tersebut bahkan telah disampaikan langsung dari Pemprov Aceh kepada pemerintah pusat. Tujuh kabupaten tersebut memiliki permasalahan serupa, yakni kerusakan infrastruktur parah, akses transportasi darat terputus, dan minimnya anggaran penanggulangan bencana. Kondisi pengungsian semakin […]

  • warga

    93 Warga Gaza Tewas Ditembak Saat Antre Bantuan, PBB: Tragedi Kemanusiaan Terus Berulang

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 379
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Tragedi kemanusiaan kembali terjadi di Jalur Gaza. Sebanyak 93 warga Palestina dilaporkan tewas akibat tembakan tentara Israel saat mereka tengah mengantre bantuan kemanusiaan, Minggu (20/7). Insiden memilukan ini terjadi di berbagai titik distribusi bantuan, menurut laporan Badan Pertahanan Sipil Gaza. Juru bicara badan tersebut, Mahmud Basal, mengatakan bahwa penembakan berlangsung di beberapa wilayah, […]

  • semarang

    Agustina Wilujeng Siap Kolaborasi untuk Sukseskan Program PAUD Emas di Kota Semarang

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pendidikan anak yang berkualitas dan inklusif dibutuhkan sejak usia dini atau sebelum menginjak bangku sekolah. Hal ini bisa diwujudkan dengan penerapan program PAUD Emas di Kota Semarang. Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menyatakan siap berkolaborasi dan memastikan kelancaran program yang diinisiasi Bunda PAUD Jateng Nawal Arafah Yasin tersebut. Komitmen nyata itu dibuktikan dengan […]

  • Pemkot Dorong Anak Muda Semarang Berkreasi Lewat Film Pendek untuk Suarakan Isu-isu Strategis

    Pemkot Dorong Anak Muda Semarang Berkreasi Lewat Film Pendek untuk Suarakan Isu-isu Strategis

    • calendar_month Rab, 17 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang senantiasa mendukung kreativitas anak muda di bidang pembuatan film. Dukungan tersebut diwujudkan dengan gelaran Lawang Sewu Short Film Festival (LOFF) 2026. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyampaikan bahwa ajang ini digelar untuk menciptakan ekosistem industri kreatif, khususnya di Jawa Tengah. Selain itu, sekaligus mendorong terlahirnya insan perfilman atau […]

expand_less