Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pasar Hewan Pamotan Rembang Bakal Tampil Lebih Modern

Pasar Hewan Pamotan Rembang Bakal Tampil Lebih Modern

  • account_circle Ilham Wiji
  • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
  • visibility 198

Rembang, Kabarjatengterkini.com – Pasar hewan yang berada Kecamatan Pamotan Kabupaten Rembang, Jawa Tengah bakal tampil lebih modern dengan luasan lahan dua hektar lebih.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil dan Menengah (Dindagkop UKM) Kabupaten Rembang M. Mahfudz. Disamping itu, dia juga mengatakan bahwa pembangunan pasar hewan Pamotan sejauh ini sudah berlangsung dengan anggaran sebesar Rp3,3 miliar.

“Pembangunan pasar hewan Pamotan ini sudah berlangsung terlaksana, pembangunannya melalui anggaran induk tahun 2025 dengan anggaran sekitar Rp3,3 Miliar,” kata Mahfudz.

Pembangunan tersebut dilakukan lantaran pasar hewan yang lama sudah tidak dapat lagi menampung hewan ternak yang dijual oleh masyarakat.

Faktor lainnya, yaitu timbulnya kemacetan lalu lintas utama di Jalan Pamotan-Sedan. Pasalnya, hewan ternak yang dijual sampai pada bahu jalan raya.

Dengan pembangunan pasar hewan yang baru ini, dirinya berharap jika pendapatan asli daerah (PAD) dapat semakin meningkat.

“Memicu kemacetan setiap hari Selasa pasti trouble lalu lintas di arah Pamotan-Sedan. Sehingga melalui pemindahan pasar hewan ini nanti diharapkan nanti akan mampu meningkatkan PAD,” jelasnya.

Dia juga berharap hadirnya pembangunan ini kedepannya dapat menyelesaikan kemacetan lalu lintas utamanya di saat pasar hewan tengah berlangsung.

Lebih lanjut, terkait lokasi pasar hewan baru ini berjarak kurang lebih satu kilometer dari pasar yang lama. Untuk saat ini, fasilitas yang dibangun yaitu los baru atau area penempatan hewan hingga instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

“Di sana lokasi yang sudah dikerjakan ini nanti dengan keterbatasan anggaran belum semuanya bisa kita selesaikan, itu masih dua los hewan besar dan dua los hewan kecil,” tuturnya.

“Kemudian tambatan, kemudian tempat penurunan hewan, kemudian timbangan hewan, terus kemudian drainase, jalan masuk atau beton, kemudian paving, kemudian ipal-nya, kemudian tempat parkir yang ada di dalam,” pungkasnya. (Adv)

  • Penulis: Ilham Wiji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Geliatkan Ekonomi Sektor Pariwisata, Pemprov Jateng Bakal Hadirkan Lebih Banyak Ajang Sport Tourism

    Geliatkan Ekonomi Sektor Pariwisata, Pemprov Jateng Bakal Hadirkan Lebih Banyak Ajang Sport Tourism

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 248
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah provinsi (Pemprov) berupaya menghadirkan lebih banyak ajang wisata olahraga (sport tourism) di Jawa Tengah. Pihaknya akan mendukung gelaran tersebut, baik di level lokal, nasional, maupun internasional. Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jateng, M Masrofi menyampaikan bahwa ajang sport tourism saat ini banyak digemari oleh anak-anak muda, sehingga menjadi […]

  • antam

    Harga Emas Antam Naik Rp 21.000, Sementara Emas Galeri24 Turun pada 11 September

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com, Jakarta  – Pada perdagangan Kamis (11/9), harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam terpantau mengalami kenaikan signifikan, sedangkan harga emas Galeri24 sedikit mengalami penurunan. Kenaikan harga emas Antam mencatatkan angka yang cukup menarik bagi para investor maupun masyarakat yang berencana untuk berinvestasi dalam logam mulia ini. Di situs resmi Logam Mulia, […]

  • Pendampingan UMKM Harus Dilakukan dari Hulu ke Hilir

    Pendampingan UMKM Harus Dilakukan dari Hulu ke Hilir

    • calendar_month Kam, 21 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Usaha Mikro Kecil Menegah (UMKM) masih menjadi salah satu roda penggerak perekonomian lokal. Maka dari itu, penting peran pemerintah untuk melakukan pendampingan kepada para pelaku UMKM agar usahanya bisa naik kelas. Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Tengah (Jateng), Nawal Arafah Yasin menyebutkan bahwa pendampingan harus dilakukan dari hulu ke hilir. Yakni, […]

  • Camat di Boyolali Diduga Kirim Chat Mesum ke Mantan Pegawai, Sebut Salah Kirim

    Camat di Boyolali Diduga Kirim Chat Mesum ke Mantan Pegawai, Sebut Salah Kirim

    • calendar_month Sel, 7 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Boyolali, Kabarjatengterkini.com – Seorang camat di Boyolali diduga mengirim chat mesum ke mantan pegawainya. Terkait kejadian tersebut, yang bersangkutan telah mendapatkan sanksi berupa teguran dan peringatan. “Prinsip sudah diberikan teguran dan peringatan, mas,” jelas Sekretaris Daerah (Sekda) Boyolali, M Syawalludin, Selasa (7/7/2026), dikutip Detik. Sebelumnya, camat tersebut telah dipanggil pihak Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber […]

  • Wujudkan Harmonisasi, ASN Rembang Ikuti Lomba Padus di Peringatan Hari KORPRI

    Wujudkan Harmonisasi, ASN Rembang Ikuti Lomba Padus di Peringatan Hari KORPRI

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Rembang mengikuti lomba paduan suara (Padus), menyanyikan “Mars KORPRI” dan lagu daerah. Agenda ini merupakan rangkaian acara menyemarakkan Hari Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke-54. Lomba tersebut dilaksanakan di Pendapa Museum RA Kartini, pada hari Senin dan Selasa (17-18/11/2025), serta diikuti oleh ratusan ASN dari seluruh […]

  • Faskes di Jateng Diminta Tetap Terima Pasien PBI-JK Selama Penyesuaian Data Kemensos RI

    Faskes di Jateng Diminta Tetap Terima Pasien PBI-JK Selama Penyesuaian Data Kemensos RI

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pihak rumah sakit maupun fasilitas kesehatan (faskes) di Jawa Tengah diminta tetap menerima pasien Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) meski statusnya dinonaktifkan saat penyesuaian data oleh Kemensos RI. Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah memastikan pelayanan kesehatan bagi peserta PBI-JK tetap berjalan, khususnya bagi pengidap penyakit kronis. Apalagi, pasien penyakit kronis sangay […]

expand_less