DLH Rembang Imbau Masyarakat untuk Pilah Sampah di Tingkat Rumah
- account_circle Ilham Wiji
- calendar_month Sen, 24 Nov 2025
- visibility 51

Foto : Kepala DLH Kabupaten Rembang, Ika Himawan Affandi. (Sumber: Kabarjatengterkini.com/ Ilham)
Rembang, Kabarjatengterkini.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rembang mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan pemilahan sampah di tingkat rumah.
Hal itu disampaikan oleh Kepala DLH Kabupaten Rembang, Ika Himawan Affandi. Ia menjelaskan bahwasannya sampah dari tingkat rumah tidak keseluruhan harus dibuang di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) maupun Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
“Yang paling bagus yang sebenarnya pilah sampah dari rumah. Jadi sampah tidak semua dibuang di TPA, TPS, jadi ya dipilah dulu,” kata Ika.
Menurutnya, sampah organik perlu untuk dijadikan pupuk kompos. Selain itu, sampah yang punya nilai ekonomis perlu untuk dipilih dan dijual. Hal itu, lanjut dia, akan mengurangi timbunan sampah di TPA.
“Sampah yang masih punya nilai kita gunakan kembali, yang masih punya ekonomis bisa dijual ke pemulung. Jadi ini nanti akan mengurangi timbunan sampah di TPA. Jadi beban di TPA tidak terlalu berat,” jelas dia.
Apalagi untuk saat ini, dia mengungkapkan, TPA Landoh didominasi oleh sampah organik dari rumah tangga.
Dia menyebut TPA Landoh juga menampung 80 ton sampah per hari. Jumlah itu bisa mengalami penambahan apabila DLH Rembang sudah melakukan pelayanan penjemputan sampah di seluruh desa.
“Rata-rata 80 ton sampah per hari. Itu baru separuh yang kita layani. Jenisnya macam-macam, komposisinya paling banyak organik sampah-sampah rumah tangga,” ungkap dia.
Terkait lonjakan volume sampah, dia menyampaikan, terjadi pada momen tertentu seperti saat lebaran dan pergantian tahun tiba.
“Biasanya mengalami peningkatan di lebaran dan tahun baru,” pungkas Ika.
Kemudian dalam mengurangi volume sampah, DLH Rembang segera membangun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Refuse Derived Fuel (TPST RDF) di tahun 2026 mendatang dengan kapasitas 100 ton per hari. Itu merupakan program bantuan dari pemerintah pusat. (Adv)
- Penulis: Ilham Wiji
- Editor: Agriantika Fallent

