Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Riset terkait Rafflesia Hasseltii Libatkan Peneliti Indonesia dan Inggris

Riset terkait Rafflesia Hasseltii Libatkan Peneliti Indonesia dan Inggris

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
  • visibility 144

Kabarjatengterkini.com – Penelitian terkait Rafflesia hasseltii di Desa Selamat Sudiarjo, Kecamatan Bermani Ulu, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, melibatkan kolaborasi antara badan peneliti Indonesia dan Inggris.

Ini merupakan bagian riset kolaboratif antara BRIN, Universitas Bengkulu, dan Komunitas Peduli Puspa Langka Bengkulu, serta mendapatkan dukungan dana dari the University of Oxford Botanic Garden and Arboretum dan Program RIIM Ekspedisi dari BRIN.

Proyek bertajuk “The First Regional Pan-Phylogeny for Rafflesia” bertujuan merekonstruksi hubungan filogenetik seluruh jenis Rafflesia di Asia Tenggara.

Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dari Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi, Joko Ridho Witono mengatakan bahwa jenis Rafflesia hasseltii termasuk spesies bunga langka yang merupakan kekayaan hayati di Indonesia.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami memahami hubungan kekerabatan genetik antarjenis Rafflesia dan memastikan konservasinya di habitat asli,” ujar Joko, Minggu (23/11/2025), dikutip CNN Indonesia.

Riset ini semakin menegaskan posisi Indonesia sebagai negara dengan keanekaragaman Rafflesia tertinggi di dunia, selain Filipina. Sebanyak 16 jenis Rafflesia ada di Indonesia, sementara tim peneliti telah berhasil mengumpulkan 13 sampel untuk dianalisis DNA-nya.

Penelitian tentang spesies ini dimulai sejak awal 2025, namun lokasinya sudah diketahui sejak 2019. BRIN bertanggung jawab atas pengumpulan dan analisis sampel di Indonesia. Sementara, negara lain, seperti Malaysia dan Filipina, melakukan riset paralel di wilayahnya masing-masing.

“Kami pastikan tidak ada material genetik yang keluar dari Indonesia. Semua proses riset dilakukan secara legal dan berizin,” tegasnya.

Ada dua bunga Rafflesia Arnoldii yang mekar di kawasan Desa Selamat Sudiarjo. Aksesnya cukup menantang, namun masih bisa dikunjungi wisatawan. Jaraknya sekitar 25 kilometer dari Kota Curup (Ibu Kota Rejang Lebong) dan dapat dicapai dengan kendaraan roda dua maupun roda empat. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • trump

    Trump dan Xi Jinping Sepakat Redam Ketegangan Iran dalam Pertemuan di Beijing

    • calendar_month Sab, 16 Mei 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump resmi meninggalkan China pada Jumat (15/5/2026) waktu setempat, usai menyelesaikan kunjungan kerja selama dua hari yang dinilai krusial bersama Presiden China Xi Jinping. Pertemuan dua pemimpin negara dengan ekonomi terbesar dunia itu menghasilkan sejumlah kesepahaman penting, terutama terkait upaya meredakan ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Trump bertolak […]

  • kpk

    Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Diamankan KPK Terkait Dugaan Suap Proyek

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, pada Rabu (10/12/2025) malam, menyusul penangkapan dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Lampung Tengah. Ardito digiring penyidik KPK sekitar pukul 20.15 WIB dengan mengenakan jaket bomber loreng gelap, celana panjang hitam, dan topi putih. Di tangan kiri ia […]

  • Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang, Sri Jarwati /rembangkab

    Pemkab Rembang Percepat Pembentukan Desa Tangguh Bencana

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang terus mempercepat pembentukan desa tangguh bencana (Destana). Targetnya, destana bisa terbentuk di 100 desa di tahun 2026 sebagaimana yang termuat dalam RPJMD 2021–2026. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang, Sri Jarwati mengatakan bahwa hingga tahun ini, sudah ada 32 desa tangguh bencana yang terbentuk. Nantinya jumlah […]

  • tersangka

    Kejaksaan Agung Tetapkan Sri Wahyuningsih dan Mulyatsyah sebagai Tersangka Korupsi Chromebook

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 408
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan dua mantan pejabat Kemendikbudristek sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook. Keduanya adalah Sri Wahyuningsih, eks Direktur SD, dan Mulyatsyah, eks Direktur SMP Kemendikbudristek periode 2020–2021. Keduanya didakwa bersama dua tersangka lainnya: mantan staf khusus Mendikbudristek, Jurist Tan, dan konsultan teknologi, Ibrahim Arief. Direktur Penyidikan Jampidsus […]

  • Foto : Kepala Dishub Kabupaten Rembang, Drupodo. (Sumber. Kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    Dishub Rembang Bakal Lakukan Ramp Check Jelang Nataru

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) rencana bakal melakukan ramp check pada momen menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Langkah itu dilakukan untuk memastikan kondisi transportasi bus dalam kondisi siap dan memenuhi standar pelayanan minimum (SPM). Kepala Dishub Kabupaten Rembang, Drupodo mengatakan bahwa ramp check rencana bakal dilakukan bersamaan […]

  • Yaqut Cholil Qoumas

    Yaqut Baru Tiba di Rutan KPK Hari Ini, KPK: Ada Prosedur Asesmen Kesehatan

    • calendar_month Sel, 24 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Proses pengembalian eks Menteri Agama (Menag) RI, Yaqut Cholil Qoumas, dari tahanan rumah kembali ke rutan KPK memerlukan waktu karena asesmen kesehatan yang bersangkutan. Ia diketahui mengidap penyakit gerd akut dan asma. “Mengapa mungkin prosesnya dari kemarin tidak langsung, harus menunggu sampai hari ini, karena tentunya ada prosedur yang harus kami lalui, yaitu […]

expand_less