Sempat Dilanda Cuaca Ekstrem, Agustina Imbau Warga Terapkan Kesadaran Lingkungan
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month 15 jam yang lalu
- visibility 8

Foto: Agustina Wilujeng saat kunjungi pengelolaan sampah di Bank Sampah Alamanda, RW 01 Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang (Sumber: Pemkot Semarang)
Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang meminta seluruh masyarakat di wilayahnya untuk selalu menerapkan kesadaran lingkungan. Salah satunya, dengan tidak membuang sampah di saluran air.
Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, baru-baru ini. Ia mengatakan, langkah sederhana, seperti memastikan selokan dan gorong-gorong bebas dari sumbatan sampah, bisa menjadi awal penerapan kesadaran lingkungan.
“Yang paling sederhana adalah memastikan saluran air di sekitar kita tidak tersumbat. Sampah adalah tanggung jawab kita bersama,” tuturnya.
Pihaknya juga mengimbau agar setiap warga bisa ikut memilah sampah dan memastikan limbah rumah tangga dibuang pada tempatnya. Menurutnya, langkah kecil yang dilakukan secara kolektif bisa berdampak besar bagi lingkungan.
Lebih lanjut, cuaca cuaca ekstrem yang melanda Semarang beberapa hari terakhir juga menjadi sorotan Pemerintah Kota Semarang. Hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi sempat menyebabkan sejumlah pohon di jalan tumbang.
Dalam kesempatan tersebut, Agustina juga memberikan apresiasi tinggi kepada para petugas dari berbagai dinas seperti BPBD, PU, Damkar, dan Dinas Perhubungan yang telah bekerja keras menangani dampak cuaca buruk, termasuk evakuasi ratusan pohon tumbang.
“Doa pada hari ini kita lantunkan untuk kesehatan seluruh para petugas yang menghadapi tantangan untuk menyelesaikan bencana di Kota Semarang. Saya membayangkan, pasti teman-teman itu tidak beristirahat,” ungkap Wali Kota Semarang tersebut. (adv)
- Penulis: Anisya Gusti

