Ratusan Warga Brebes Suspek Campak, 4 Dinyatakan Positif
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month 10 jam yang lalu
- visibility 12

Foto: ilustrasi (Sumber: istock)
Kabarjatengterkini.com – Sebanyak empat warga Brebes dinyatakan positif campak menurut pemeriksaan laboratorium. Temuan kasus campak ini diiringi dengan peningkatan suspek pada beberapa hari terakhir, yakni dari 197 orang menjadi 202 orang.
“Dicurigai kasus campak atau suspek per hari ini 202 kasus. Di hari kemarin (Selasa) ada 197. Jadi per hari ini ada penambahan 5 kasus suspek campak,” kata Kepala Dinas Kesehatan Brebes, dr Heru Padmonobo, Rabu (1/4/2024), dikutip Detik.
Para suspek campak tersebut mengalami gejala yang hampir serupa, yakni panas, ruam-ruam merah, batuk pilek, nyeri tulang, dan nyeri badan. Nantinya, warga terindikasi bakal diambil sampel darahnya untuk diperiksa di Balai Besar Labkesmas Yogyakarta.
Dari 5 sampel darah yang diperiksa, 4 orang yang dinyatakan positif campak. Mereka berasal dari Desa Bentar dan Salem, Kecamatan Salem. Sementara, suspek lainnya belum diperiksa laboratorium karena kendala ketersediaan reagensia.
“Baru 5 sampel yang diperiksa. Lainnya belum karena keterbatasan reagensia dan masih menunggu kiriman dari pusat. Hasil dari 5 sampel itu, 4 di antaranya positif atau 80 persen,” jelas Heru.
Dalam merespon hal ini, pihaknya telah mempersiapkan langkah antisipasi berupa pencegahan penyebaran, khususnya di kalangan tenaga kesehatan (nakes). Salah satunya, melalui penanganan pasien dengan standar operasional prosedur yang ketat.
“Untuk internal kita sendiri, kami sudah menginstruksikan para direktur dan kepala puskesmas untuk melindungi nakes, status kesehatan nakes dengan SOP agar dalam penanganan juga terlindungi,” beber Heru. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

