Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Heboh Ada Tikus Keluar dari Boks Ompreng MBG di SMK Negeri 8 Semarang

Heboh Ada Tikus Keluar dari Boks Ompreng MBG di SMK Negeri 8 Semarang

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
  • visibility 114

Semarang, Kabarjatengterkini.com – Heboh seekor tikus keluar dari dalam boks tempat makan program Makan Bergizi Gratis (MBG) SMK Negeri 8 Semarang. Kejadian tersebut sempat terekam kamera dan videonya sudah viral di media sosial.

Menanggapi hal ini, staf kesiswaan SMKN 8 Semarang, Dian Nirmala Santi, membenarkan bahwa ada laporan siswa kelas XI mengenai tikus di dalam boks pembungkus ompreng MBG pada Selasa (31/3/2026) kemarin.

“Awalnya murid melaporkan ada tikus keluar dari boks MBG lewat video di grup. Tikusnya juga sudah ditangkap,” kata Dian melalui pesan singkat.

“Murid turun dengan membawa boks tersebut dan tikus yang sudah tertangkap,” lanjut dia.

Setelah berhasil menangkap tikusnya, pihak sekolah kemudian meminta ompreng-ompreng tersebut dikembalikan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG. Meski demikian, sebelumnya ada siswa yang terlanjur mengonsumsi menu MBG.

Lebih lanjut, sekolah juga telah mengajukan komplain kepada SPPG penyedia menu MBG. Pihak SPPG juga telah merespon dengan permintaan maaf dan mengganti boks makanan dengan yang baru.

“Namun ternyata sudah ada beberapa yang dimakan,” jelasnya.

“Pihak SPPG meminta maaf dan mengganti dengan boks baru dengan makanan yang tersedia di SPPG,” lanjut dia.

Belum diketahui secara pasti asal tikus di boks ompreng tersebut. Sekretaris Tim Percepatan MBG Jateng, Hanung Triyono mengatakan, proses produksi hingga pengemasan menu MBG di SPPG Mugassari dilakukan dengan prosedur ketat.

Proses produksi dilakukan di ruang steril, serta para pegawai telah dilengkapi alat pelindung diri. Pihak SPPG juga bekerja sama dengan pets control untuk mencegah masuknya hewan-hewan, seperti tikus dan serangga.

“Semua ruangan tertutup maupun tidak sudah dilengkapi dengan jebakan tikus dan pengusir serangga, dikarenakan sudah bekerjasama dengan pets control,” tegasnya.

Menurut dugaan sementara, tikus masuk ke dalam boks saat proses penurunan (loading) di sekolah. Ia menjelaskan, tempat penurunan boks ompreng MBG berada di luar ruangan, dan ada jeda waktu cukup lama sampai dengan distribusi ke murid.

“Kemungkinan tikus masuk di dalam box terdapat pada loading di sekolah, dikarenakan tempat loading berada di luar ruangan dan jeda antara loading dan pendistribusian ke murid kurang lebih sekitar 1 jam,” lanjutnya. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Semarang Agustina /semarangkota

    Kurangi Risiko Banjir, Agustina Luncurkan Program Pembangunan 1.000 Titik Sumur Resapan

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Mitrapost.com – Guna mengurangi risko banjir, Wali Kota Semarang Agustina meluncurkan program pembangunan 1.000 titik sumur resapan. Sebagaimana diketahui jika banjir kerap kali melanda wilayah Semarang bawah. Sehingga sumur resapan dibuat untuk menampung air. “Nanti yang daerah bawah, akan dibantu dengan program yang lain, misalnya di tiap-tiap rumah dibuatkan biopori. Sumur resapan memang di area […]

  • Ratusan Hektare Lahan Pertanian Terendam Banjir, Petani Bisa Klaim Asuransi Usaha Tani Padi

    Ratusan Hektare Lahan Pertanian Terendam Banjir, Petani Bisa Klaim Asuransi Usaha Tani Padi

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Banjir yang terjadi di Kudus, Pati, dan Grobogan menyebabkan ratusan hektare lahan pertanian terendam air hingga terancam gagal panen. Saat ini, Petani sudah bisa mengajukan klaim asuransi usaha tani padi (AUTP). Data tersebut sudah berada di Asuransi Jasindo (Jasa Indonesia) dan dimasukkan ke dalam aplikasi SIAP. Nantinya, Dinas Pertanian setiap daerah akan melakukan […]

  • Foto : Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpang) Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto. (Sumber. Mitrapost.com/ Ilham)

    Penyuluh Pertanian Lapangan di Rembang Akan Jadi Pegawai Pemerintah Pusat

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di Kabupaten Rembang akan jadi pegawai Pemerintah Pusat di bawah naungan Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia. Hal itu sesuai dengan tindak-lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2025 tentang pengalihan status Kepegawaian Penyuluh Pertanian ASN dari Pemerintah Daerah ke Kementerian Pertanian. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpang) […]

  • kejagung

    Klaim Tak Ada Mark-Up Laptop Kemendikbud, Ini Respons Resmi Kejaksaan Agung

    • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabarjatengterkini.com —Kejaksaan Agung Republik Indonesia merespons pernyataan dari kubu mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim terkait dugaan kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook. Tim kuasa hukum Nadiem, yang diwakili oleh Hotman Paris Hutapea, sebelumnya menyatakan bahwa tidak ada mark-up dalam pengadaan laptop tersebut, berdasarkan hasil audit dari BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan […]

  • Embung Alastuwo, di Desa Wonolepo, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar

    Sambut Musim Kemarau, Pemprov Jateng Pastikan Embung Berfungsi Optimal

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi menginstruksikan pengecekan seluruh embung dan irigasi di masing-masing wilayah dalam rangka antisipasi musim kemarau kering. Pengecekan secara berkala dilakukan guna memastikan kebutuhan air baku untuk rumah tangga dan lahan pertanian terpenuhi selama musim kemarau. Dengan demikian, musim kemarau kering yang diprediksi mulai bulan April 2026 tidak mengganggu […]

  • Teungkap Sindikat Pencurian Tas Lululemon di Bandara Soetta, Perusahaan Rugi Rp1 M

    Terungkap Sindikat Pencurian Tas Lululemon di Bandara Soetta, Perusahaan Rugi Rp1 M

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Terungkap sindikat pencurian tas merek Lululemon di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten. Terkait kasus tersebut, petugas kargo, inisial R, ditangkap polisi karena diduga sebagai otak komplotan. Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Yandri Mono, mengatakan, selain R, dua pelaku lainnya turut diamankan di kawasan Karawaci, Tangerang, Rabu (29/4/2026). Masing-masing pelaku, A dan F, […]

expand_less