31 Kasus Positif hingga 4 Desa KLB Campak di Cilacap, Vaksinasi Balita Diprioritaskan
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Kam, 2 Apr 2026
- visibility 51

Foto: ilustrasi (Sumber: istock)
Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 31 dari 123 kasus suspek campak (measles) di Kabupaten Cilacap dinyatakan positif. Selain itu, ada sebanyak empat desa di kabupaten tersebut turut dinyatakan sebagai kejadian luar biasa (KLB).
Adapun empat desa yang ditetapkan sebagai KLB yakni Desa Binangun dan Limbangan di Kecamatan Wanareja, Desa Datar di Kecamatan Dayeuhluhur, serta Desa Sidanegara di Kecamatan Cilacap Tengah.
“Total ada 123 suspek dan 31 kasus positif, dan KLB (kejadian luar biasa) terjadi di empat desa,” kata Kepala Dinkes Cilacap, Hassanudin, Rabu (1/4/2026), dikutip Detik.
Selain ditemukan di empat desa tersebut, penyebaran campak juga terdeteksi di sejumlah wilayah lainnya, meski kasusnya terbatas. Campak biasanya bisa dideteksi melalui sejumlah gejala, seperti panas, ruam-ruam merah, batuk pilek, nyeri tulang, dan nyeri badan.
“Selain empat desa KLB, ada juga beberapa kecamatan yang mulai muncul satu-satu,” terang dia.
Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap melalui Dinkes memprioritaskan vaksinasi atau imunisasi campak di wilayah KLB. Imunisasi akan dilakukan pada seluruh balita dari usia 9 hingga 59 bulan.
“Di empat desa itu sudah semua dilakukan vaksinasi campak untuk balita usia 9 sampai 59 bulan. Selanjutnya ORI (Outbreak Response Immunization) akan kita lanjutkan ke seluruh wilayah Cilacap dengan sasaran yang sama,” ujarnya.
Pihaknya juga memastikan ketersediaan vaksin untuk memenuhi kebutuhan distribusi ke puskesmas. Nantinya, dari puskesmas yang akan menjadwalkan program imunisasi terhadap para balita untuk mencegah penularan.
“Vaksin yang ada sudah kami distribusikan ke puskesmas, dan semuanya akan segera menjadwalkan pelaksanaan imunisasi,” katanya. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

