Pemprov Jateng Terbuka dengan Investasi Perusahaan Australia
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Kam, 14 Agu 2025
- visibility 137

Foto: Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rob Brazier (Sumber: Dok. Pemprov Jateng)
Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) terus mendorong potensi investasi asing masuk ke Jawa Tengah, termasuk dari Australia.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan bahwa pemerintah Australia sangat tertarik dengan Jawa Tengah, dan akan mendorong pengusaha menanamkan modalnya di wilayah itu. Investasi dari Australia saat ini masih berada di peringkat 20, baik ekspor maupun impor, sehingga diharapkan bisa naik ke 10 besar.
“Beliau (Dubes Australia) sangat tertarik dan jatuh cinta sama Jawa Tengah,” ujar Luthfi, Rabu (13/8/2025).
Selain itu, pihaknya juga akan membahas terkait rencana perpanjangan kerja sama sister province. Diketahui, Jawa Tengah dan Queensland sudah lama bekerja sama di bidang pertanian maupun pendidikan.
“Tidak kalah penting kita akan menjajaki kerja sama dengan Queensland. Jadi nanti akan kita perpanjang karena waktunya habis. Duta Besar akan memfasilitasi perpanjangan sister province dengan Queensland, terutama dari pertanian maupun pendidikan,” kata dia lagi.
Sementara itu, Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rob Brazier bakal berupaya mendorong pengusaha dari negaranya agar menanamkan investasi di Jawa Tengah. Apalagi, banyak kawasan industri yang ada di provinsi ini.
“Harapan saya investasi dari Australia di Jawa Tengah bisa masuk 10 besar. Sampai sekarang investasi dari Australia ada, tapi dalam jumlah yang mungkin kurang dari optimal,” katanya.
“Kalau investor dari Australia melihat kawasan industri di sini, mudah-mudahan mereka tertarik untuk menanamkan modal di Indonesia,” lanjutnya lagi.
Sebagai informasi, dalam lima tahun terakhir, investasi tertinggi dari Australia di Jawa Tengah terjadi pada Semester I 2025 sebesar Rp24,584 miliar. Sektor investasinya antara lain perdagangan dan reparasi, pertambangan, industri karet dan plastik, dan lainnya.
Terdapat tiga perusahaan Australia dengan nilai investasi terbesar pada periode 2021-2025 semester I, yakni Indomus Trading Solutions (Perdagangan dan reparasi) di Kota Semarang, Alexis Pradana Mineral (Pertambangan) di Kabupaten Wonogiri, dan Boyz Entertainment Program (Jasa Lainnya) di Kabupaten Sukoharjo. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

