Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dukungan Menteri untuk Prabowo: Tegas Berantas Mafia dan Bangun Pemerintahan Bersih

Dukungan Menteri untuk Prabowo: Tegas Berantas Mafia dan Bangun Pemerintahan Bersih

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
  • visibility 104

Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Indonesia menghadapi gelombang demonstrasi besar-besaran yang memuncak pada akhir Agustus 2025. Demonstrasi tersebut dipicu oleh kemarahan masyarakat terhadap kenaikan tunjangan anggota DPR RI serta pernyataan beberapa anggota dewan yang dianggap menyinggung perasaan rakyat.

Meski sejumlah aksi berakhir dengan kericuhan antara massa dan aparat, dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto terus mengalir dari berbagai kalangan, termasuk dari para menteri kabinet.

Ketiga menteri yang tampil memberikan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Prabowo adalah Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas), Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding, dan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.

Ketiganya menegaskan bahwa Prabowo adalah sosok yang berani dalam menghadapi mafia-mafia di berbagai sektor yang merugikan negara dan rakyat, salah satunya di sektor minyak dan gas.

Dukungan Menteri terhadap Prabowo

Dukungan yang disampaikan oleh Zulkifli Hasan, Abdul Kadir Karding, dan Sakti Wahyu Trenggono dalam sejumlah unggahan media sosial menggarisbawahi keberanian Prabowo dalam mengusut berbagai kasus mafia, terutama yang melibatkan pengusaha minyak Riza Chalid.

Dalam unggahan mereka, ketiga menteri tersebut menekankan bahwa tak ada pemimpin sebelumnya yang berani membongkar aktivitas mafia migas yang telah merugikan negara selama bertahun-tahun.

“Saya ingin menegaskan bahwa tidak pernah ada pendahulu Prabowo yang berani melawan mafia migas, apalagi membongkar mafia seperti Riza Chalid dan kroni-kroninya yang telah menghisap kekayaan negara,” ujar Zulkifli Hasan dalam salah satu unggahannya.

Keterangan serupa juga disampaikan oleh Menteri Karding yang menyatakan bahwa Prabowo tidak takut untuk mengambil langkah tegas terhadap mafia yang merusak perekonomian Indonesia.

Percakapan Prabowo dengan Sespri Agung Surahman

Di tengah situasi ini, seorang tokoh yang dekat dengan Presiden Prabowo, yakni Sekretaris Pribadi (Sespri) Agung Surahman, turut membagikan percakapan pribadinya dengan Presiden terkait mafia yang sedang dihadapi oleh pemerintah.

Dalam percakapan itu, Prabowo mengungkapkan keprihatinannya atas keberadaan mafia-mafia yang semakin kuat dan sulit dilawan.

Agung membagikan percakapan tersebut melalui media sosialnya yang menjadi viral. “Pak Presiden: Gung, mafia-mafianya lumayan banyak dan kuat juga ya Gung!? Agung: Tenang Pak Presiden, Rakyat Bersama Bapak lebih banyak dan cerdas-cerdas Pak Presiden,” tulis Agung.

Percakapan ini menunjukkan bahwa meskipun Prabowo menghadapi tantangan besar, ia tetap optimis karena mendapat dukungan penuh dari rakyat. “Do’akan saya ya,” ujar Prabowo dalam percakapan tersebut, diikuti dengan Agung yang meyakinkan bahwa seluruh rakyat mendoakan yang terbaik untuk Presiden.

Kasus Riza Chalid dan Korupsi Migas

Salah satu nama yang paling banyak dibicarakan dalam konteks dukungan terhadap Prabowo adalah Riza Chalid, pengusaha minyak yang kini menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi besar yang melibatkan pengelolaan minyak mentah dan produk kilang Pertamina.

Riza Chalid, yang dikenal sebagai “saudagar minyak”, terjerat kasus korupsi yang merugikan negara hingga ratusan triliun rupiah.

Pada Agustus 2025, Kejaksaan Agung (Kejagung) secara resmi menetapkan Riza Chalid sebagai tersangka dalam kasus ini. Ia diduga melakukan perbuatan melawan hukum dalam penyewaan tangki minyak milik perusahaannya, yang kemudian menyebabkan kerugian negara yang sangat besar.

Meskipun telah ditetapkan sebagai tersangka, keberadaan Riza Chalid masih misterius. Pada 19 Agustus 2025, Kejagung memasukkannya dalam daftar pencarian orang (DPO) setelah Riza tidak memenuhi panggilan pemeriksaan sebanyak tiga kali.

Menurut keterangan dari Kejagung, Riza Chalid terdeteksi berada di Malaysia, namun hingga kini belum ada kabar lebih lanjut mengenai keberadaannya. Kejagung juga menyebutkan bahwa Riza Chalid telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang terkait dengan kasus korupsi migas tersebut.

Komitmen Pemerintah dalam Mengungkap Kasus Mafia

Pernyataan yang dikeluarkan oleh ketiga menteri tersebut menegaskan komitmen pemerintah dalam memerangi praktik mafia yang merusak ekonomi negara. Zulkifli Hasan, Karding, dan Trenggono sepakat bahwa dalam kepemimpinan Prabowo, Indonesia harus berani menghadapi kelompok-kelompok yang selama ini beroperasi di balik layar untuk meraup keuntungan dari sektor-sektor vital negara.

Bukan hanya di sektor migas, namun juga di sektor pangan dan kelautan, mereka menyebut bahwa Prabowo sudah mengambil langkah-langkah konkret untuk mengatasi praktek-praktek mafia yang selama ini menggerogoti sumber daya alam Indonesia.

Prabowo, menurut mereka, memiliki keberanian untuk menegakkan hukum tanpa pandang bulu, meski harus menghadapi tantangan besar dari pihak-pihak yang berusaha menghalangi proses ini.

 

Di tengah gelombang demonstrasi yang melanda Indonesia, terutama yang dipicu oleh isu kenaikan tunjangan anggota DPR dan ketidakpuasan terhadap beberapa kebijakan pemerintah, Presiden Prabowo Subianto mendapatkan dukungan penuh dari para menteri kabinetnya.

Ketiga menteri, Zulkifli Hasan, Abdul Kadir Karding, dan Sakti Wahyu Trenggono, menegaskan bahwa Prabowo adalah sosok yang tegas dalam memerangi mafia yang merusak sektor-sektor vital negara, seperti migas, pangan, dan kelautan.

Tindakan tegas terhadap Riza Chalid dan kelompok mafia migas lainnya menjadi salah satu bukti komitmen Prabowo dalam menegakkan hukum di Indonesia. Meskipun menghadapi tekanan dari berbagai pihak, termasuk dalam bentuk demonstrasi, Prabowo tetap bertekad untuk membawa Indonesia menuju pemerintahan yang bersih dan transparan.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2026, Rembang Bakal Bangun Pengelolaan TPST RDF dari Pemerintah Pusat

    Rembang Rencanakan Pembangunan Pengelolaan TPST RDF untuk 2026

    • calendar_month Sab, 22 Nov 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Kabupaten Rembang, Jawa Tengah bakal membangun pengelolaan tempat pembuangan sampah terpadu refuse derived fuel (TPST RDF) di tempat pembuangan akhir (TPA) Landoh tahun 2026 mendatang. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rembang, Ika Himawan Afandi mengatakan bahwa pembangunan itu merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat, khususnya Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia. Adapun anggaran […]

  • Ajang PADI 2025 di Temanggung Kumpulkan Transaksi Hingga Rp6,377 Miliar

    Ajang PADI 2025 di Temanggung Kumpulkan Transaksi Hingga Rp6,377 Miliar

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Temanggung, Kabarjatengterkini.com – Ajang Pekan Agro Inovasi dan Digitalisasi (PADI) 2025 di Kabupaten Temanggung berhasil mengumpulkan pengunjung sebanyak 133.444 orang dengan transaksi senilai Rp6,377 miliar sejak digelar pada 18 Juli hingga 22 Juli 2025. Ketua Panitia PADI 2025, Shofyan Adi Cahyono menyampaikan bahwa gelaran PADI 2025 diikuti oleh 186 stan dari stakeholder, UMKM, institusi pemerintah, […]

  • Pemprov Jateng Percepat Pengembangan Pelabuhan Semarang dan Batang

    Pemprov Jateng Percepat Pengembangan Pelabuhan Semarang dan Batang

    • calendar_month Sab, 23 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah mempercepat pengembangan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dan Pelabuhan Multipurpose Batang. Ini menjadi komitmen pemprov dalam meningkatkan nilai investasi sekaligus mendongkrak perekonomian daerah. Perlu diketahui, pelabuhan memiliki peran penting dalam menunjang distrubusi logistik di sektor industri. “Jawa Tengah harus punya daya dobrak untuk meningkatkan perekonomian,” kata Luthfi Menurutnya, kondisi […]

  • resep

    Resep Spaghetti Saus Miso: Perpaduan Rasa Jepang dan Italia yang Unik dan Lezat

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Ingin mencoba hidangan fusion yang menggugah selera? Resep spaghetti saus miso bisa menjadi pilihan sempurna untuk menu makan siang atau makan malam yang berbeda dari biasanya. Dengan memadukan cita rasa khas Italia dan Jepang, spaghetti saus miso menghadirkan sensasi umami yang kaya, creamy, dan pastinya bikin ketagihan. Saus miso yang biasanya digunakan dalam sup […]

  • SPPG Kadirejo Semarang Serap Pekerja Lokal dan Hasil Panen Petani untuk Kembangkan Ekonomi Masyarakat

    SPPG Kadirejo Semarang Serap Pekerja Lokal dan Hasil Panen Petani untuk Kembangkan Ekonomi Masyarakat

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 94
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Stasiun Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kadirejo, Kecamatan Pabelan serap pekerja lokal dan hasil panen petani. Hal ini dinilai bisa memberikan dampak pada pengembangan ekonomi masyarakat setempat. Diketahui, SPPG yang baru beroperasi selama dua hari itu telah menyerap sebanyak 50 karyawan, sementara sekitar 80% berasal dari warga setempat. Selain itu, sebanyak 200-250 […]

  • Rumah di Pringrejo Pekalongan Digerebek, Diduga Markas Pengedar Narkoba

    Rumah di Pringrejo Pekalongan Digerebek, Diduga Markas Pengedar Narkoba

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Pekalongan, Kabarjatengterkini.com – Sebuah rumah di Kelurahan Pringrejo, Kota Pekalongan digerebek polisi lantaran diduga menjadi markas pengedar narkoba. Penggerebekan malam kemarin berlangsung mencekam karena pelaku sempat melawan. Kabag Ops Polres Pekalongan, Kompol Farid menyebutkan, operasi dilakukan sejak Selasa malam (25/11/2025), namun baru berakhir pada Rabu (26/11/2025) pukul 01.00 WIB. Ini merupakan hasil pengembangan kasus psikotropika […]

expand_less