Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemprov Jateng Gencarkan Gerakan Jo Kawin Bocah, Imbau Mahasiswa Fokus Cari Ilmu Sebelum Berumah Tangga

Pemprov Jateng Gencarkan Gerakan Jo Kawin Bocah, Imbau Mahasiswa Fokus Cari Ilmu Sebelum Berumah Tangga

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
  • visibility 172

Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) semakin serius dalam menekan angka pernikahan dini di wilayahnya. Salah satu langkah yang ditempuh adalah dengan menggencarkan gerakan Jo Kawin Bocah.

Jo Kawin Bocah merupakan kampanye untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak negatif pernikahan usia anak, memenuhi hak anak, sekaligus mendorong generasi muda menyiapkan mental, fisik, dan ilmu pengetahuan sebelum menikah.

Lewat gerakan ini pula, Pemprov Jateng mengimbau generasi muda untuk fokus pada pendidikan terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membangun rumah tangga.

“Sejalan dengan program Pemprov Jateng Jo Kawin Bocah, selesaikan kuliah dulu. Setelah matang dari sisi umur, sisi kesehatan terpenuhi, syukur-syukur sudah kerja, baru membina rumah tangga,” Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno di Undaris Semarang, Sabtu (13/9/2025).

Pihaknya mengatakan, program ini sejalan dengan cita-cita bangsa dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul melalui pendidikan dan peningkatan daya saing. Harapannya, hal ini semakin memuluskan jalan Indonesia mencapai generasi emas 2045 mendatang.

“Tujuannya, supaya generasi yang terlahir adalah SDM unggul, sesuai yang dicita-citakan generasi emas 2045,” kata dia lagi.

Mahasiswa juga diimbau untuk tidak hanya memperdalam ilmu saja di kampus, tetapi juga mengembangkan akhlak dan perilaku yang baik. Menurutnya, hal tersebut menjadi modal utama dalam mengembangkan karir hingga mendidik anak-anak generasi selanjutnya.

“Akhlak sangat penting untuk selalu dijaga. Jadi tidak semata-mata mengunggulkan ilmu pengetahuan,” tuturnya.

Sumarno juga mendorong agar seluruh mahasiswa mulai memperhatikan kesehatan tubuh masing-masing. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelajar SMP Nekat Habisi Nyawa Kekasih karena Dimintai Uang untuk Aborsi

    Pelajar SMP Nekat Habisi Nyawa Kekasih karena Dimintai Uang untuk Aborsi

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Seorang pelajar SMP di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut) inisial AH (15) ditangkap polisi atas kasus pembunuhan. Korban yang juga berusia 15 tahun itu sebelumnya ditemukan tak bernyawa di sebuah kebun. Kasat Reskrim Polres Simalungun, AKP H Manullang menyebutkan, AH diamankan di rumah kakak kandungnya yang beralamat di Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, […]

  • mahasiswa

    Ribuan Mahasiswa Kepung Bundaran HI Hari Ini, Suarakan Aksi ‘Menuju Indonesia Bangkrut’

    • calendar_month Jum, 12 Jun 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Gelombang protes mahasiswa kembali menggeliat di ibu kota. Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama sejumlah elemen mahasiswa dari berbagai universitas di wilayah Jabodetabek dipastikan bakal menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Jumat (12/6/2026) ini. Ketua BEM UI, Yatalathof Ma’shum Imawan, menyebutkan bahwa gerakan kali ini […]

  • Bantuan Bus Sekolah dari Kemenhub Bakal Beroperasi di Wilayah Sulang-Gunem Rembang

    Bantuan Bus Sekolah dari Kemenhub Bakal Beroperasi di Wilayah Sulang-Gunem Rembang

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini – Bus sekolah bantuan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI siap beroperasi untuk mengangkut anak-anak sekolah di Rembang. Diketahui, bus sekolah tersebut sudah ada di kantor Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Rembang. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang juga telah menyiapkan anggaran operasional, termasuk pengemudi bus. “Untuk kesiapan operasional sudah kami siapkan, baik anggaran […]

  • snbt

    Geger! Kemdiktisaintek Ungkap 99 Persen Kecurangan SNBT Mengincar Prodi Kedokteran

    • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) membongkar fakta mengejutkan terkait pelaksanaan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Hampir seluruh temuan kasus kecurangan dalam ujian masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tersebut ternyata mengincar Program Studi (Prodi) Kedokteran. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, mengungkapkan bahwa persentase kecurangan di program studi favorit […]

  • ditemukan

    Kondisi Terkini Nadira Az-Zahra, Mahasiswi Telkom University yang Ditemukan Setelah Hilang 6 Hari

    • calendar_month Sel, 7 Jul 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com— Kabar melegakan akhirnya datang dari dunia akademis Kota Kembang. Teka-teki mengenai keberadaan mahasiswi Telkom University, Nadira Az-Zahra, yang sempat dilaporkan menghilang secara misterius selama hampir sepekan, kini telah menemui titik terang. Nadira akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat dan kini sudah berkumpul kembali bersama pihak keluarganya. Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung memastikan bahwa mahasiswi […]

  • Mitigasi Tanah Longsor, Pemprov Jateng Relokasi Warga Bawang dan Pringamba Banjarnegara

    Mitigasi Tanah Longsor, Pemprov Jateng Relokasi Warga Bawang dan Pringamba Banjarnegara

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 159
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Puluhan rumah dibangun sebagai upaya relokasi sejumlah warga Dusun Bawang dan Pringamba, Desa Aribaya, Kecamatan Pagetan, Kabupaten Banjarnegara. Pasalnya, kawasan tersebut rawan terjadi bencana tanah longsor. Rinciannya, 36 unit rumah direlokasi sekitar satu kilometer jaraknya dari lokasi lama. Lokasi tersebut dipilih karena tanahnya dinilai lebih stabil dan jauh dari tebing. Sebanyak 29 […]

expand_less