Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kawasan Produksi Widuri Pegandon Kendal Jadi Titik Pengembangan Ekonomi Desa Berbasis Potensi Kearifan Lokal

Kawasan Produksi Widuri Pegandon Kendal Jadi Titik Pengembangan Ekonomi Desa Berbasis Potensi Kearifan Lokal

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
  • visibility 272

Kabarjatengterkini.com – Kawasan Produksi Widuri Pegandon di Desa Wonosari, Pengadon, Kendal menjadi salah satu titik pengembangan ekonomi desa berbasis potensi kearifan lokal. Salah satunya sebagai percontohan program Aktivasi 1.001 Titik Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Kawasan.

Ini turut mendukung program Pemprov Jateng dalam menumbuhkan ekonomi dengan algomerasi wilayah. Pemberdayaan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi bisa dicapai dengan penguatan produk perkebunan, pertanian, hingga peternakan yang sirkuler.

Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Kawasan menggandeng lembaga lintas sektor untuk pengembangan ekonomi. Ini meliputi pemerintah daerah, lembaga pemberdayaan masyarakat, Baznas, lembaga filantropi, yayasan pondok pesantren, perusahaan swasta, dan lainnya.

“Jadi ini tidak berdiri sendiri, saling dukung, dan saling memberi kesempatan. Tentu saja akan menjadi kekuatan yang lebih, untuk meningkatkan derajat kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, Rabu (17/9/2025).

Program ini juga bisa dikoneksikan dengan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makan Bergizi Gratis (MBG), serta diupayakan agar produknya bisa tembus ke dalam toko-toko ritel yang ada di rantai pasar.

Adapun delapan program prioritas Kawasan Produksi Widuri Pegandon, di antaranya sentra melon premium, kebun petik kelengkeng, penggemukan domba/kambing, ternak ayam petelur rumahan, pertanian jagung. Kemudian pengelolaan sampah rumah tangga, dana abadi komunitas, kios grosir bahan pokok, dan satu keluarga satu sarjana.

Sementara itu, Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar mengatakan, program bisa berjalan dengan baik jika ada kolaborasi berbagai pihak dan dilakukan secara konsisten. Masyarakat desa diharapkan mampu menghasilkan produk ekonomi yang berkelanjutan.

“Program percontohan ini merupakan pematangan dari seluruh rangkaian yang dilakukan oleh pemerintah maupun nonpemerintah. Inilah yang akan menjadi harapan kita, mendorong ekosistem itu tumbuh dan berkembang di masyarakat desa kita,” beber dia. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanggul Sungai Tuntang Jebol Sebabkan Banjir Grobogan, Target Perbaikan 3 Hari

    Tanggul Sungai Tuntang Jebol Sebabkan Banjir Grobogan, Perbaikan Ditargetkan Rampung Besok

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Banjir di wilayah Grobogan beberapa waktu lalu disebabkan karena jebolnya tanggul Sungai Tuntang di Desa Tinanding, Kecamatan Godong. Terkait hal tersebut, Pemprov Jateng menargetkan perbaikan tanggul rampung dalam waktu tiga hari hingga Jumat (20/2/2026). “Kemarin Pak Gubernur sudah menginstruksikan. Saya ingin memastikan pekerjaan dijalankan. Alhamdulillah, tinggal 2–3 hari lagi tanggulnya selesai,” ujar Wakil […]

  • alam semesta

    Masa Depan Alam Semesta: Studi Baru Prediksi Semesta Bisa Runtuh dalam 33 Miliar Tahun

    • calendar_month Rab, 30 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 438
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Alam semesta diyakini bermula dari peristiwa kosmik luar biasa yang dikenal sebagai Big Bang, sekitar 13,8 miliar tahun lalu. Sejak saat itu, para ilmuwan terus berupaya memahami perjalanan kosmos ini: dari bagaimana ia berevolusi, hingga ke mana arah akhirnya. Namun, pertanyaan besar tentang bagaimana alam semesta akan berakhir masih belum terjawab sepenuhnya. Kini, sebuah […]

  • Tentang Usulan Gerbong Wanita di Tengah dan Laki-laki di Ujung, KAI: Prioritas Keselamatan Tidak Memandang Gender

    Tentang Usulan Gerbong Wanita di Tengah dan Laki-laki di Ujung, KAI: Prioritas Keselamatan Tidak Memandang Gender

    • calendar_month Rab, 29 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Heboh usulan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, tentang gerbong khusus wanita dipindah ke bagian tengah kereta, sedangkan laki-laki di ujung rangkaian. Usulan tersebut muncul usai peristiwa kecelakaan maut di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026), yang menewaskan 15 penumpang. Menurutnya, penyebab seluruh korban berjenis kelamin wanita karena gerbong khusus perempuan […]

  • manusia

    Hiu di Bahama Terpapar Narkoba dan Obat Manusia, Studi Ungkap Dampak Serius Polusi Laut

    • calendar_month Sel, 24 Mar 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Siapa sangka, di balik keindahan perairan Bahama, tersimpan fakta mengejutkan. Penelitian terbaru mengungkap bahwa sejumlah hiu di wilayah tersebut terpapar narkoba hingga obat-obatan yang biasa dikonsumsi manusia. Temuan ini menjadi peringatan serius tentang dampak aktivitas manusia terhadap ekosistem laut. Hasil studi yang dipublikasikan dalam jurnal Environmental Pollution edisi Mei 2026 menunjukkan bahwa hiu di […]

  • menkes

    Menkes Reformasi Total Program Internship Dokter Pasca-Kematian dr. Myta

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Kabar duka kembali menyelimuti dunia medis Indonesia. Wafatnya dr. Myta Aprilia Azmy saat menjalankan tugas di RSUD KH Daud Arif, Jambi, menjadi pemantik bagi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk melakukan evaluasi besar-besaran. Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menegaskan bahwa tragedi yang menimpa dokter muda dalam program internship tidak boleh terulang lagi. Pernyataan tegas ini merupakan […]

  • pola tidur

    Pola Tidur Siang Disebut Bikin Makin Cerdas, Ini Dampak Biphasic Sleep bagi Kesehatan Otak

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com, Jakarta— Tidur siang sering kali dipandang sebagai kebiasaan anak-anak atau tanda kemalasan. Namun, riset terbaru mengungkap bahwa pola tidur biphasic (dua kali sehari) yang mencakup tidur siang singkat justru dapat memberikan manfaat besar bagi kecerdasan dan kesehatan otak. Konsep biphasic sleep—yakni membagi waktu tidur dalam dua periode, biasanya tidur malam dan tidur siang singkat—kini […]

expand_less