Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kuliner » Kemenhaj Ungkap Dugaan Kebocoran Dana Haji Rp5 Triliun, BPIH 2025 Ditarget Turun

Kemenhaj Ungkap Dugaan Kebocoran Dana Haji Rp5 Triliun, BPIH 2025 Ditarget Turun

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
  • visibility 197

Kabarjatengterkini.com – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia menyampaikan temuan awal terkait dugaan kebocoran dalam pembiayaan pengadaan pelaksanaan ibadah haji.

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyebut potensi kebocoran dana haji bisa mencapai 20 hingga 30 persen dari total anggaran Rp17 triliun, atau sekitar Rp5 triliun per tahun.

Temuan ini dianggap serius, karena dana tersebut bersumber dari uang jemaah haji. Jika kebocoran bisa ditekan, maka Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) atau ongkos naik haji (ONH) bisa lebih murah, sebagaimana menjadi target Presiden Prabowo Subianto.


Dugaan Kebocoran Bisa Capai Rp5 Triliun

Dalam pernyataannya di kantor Kemenhaj, Jakarta (30/9), Dahnil menjelaskan bahwa pengadaan barang dan jasa dalam pelaksanaan haji membuka celah terjadinya kebocoran. Total anggaran haji untuk memberangkatkan 203.000 jemaah tahun ini diperkirakan mencapai Rp17 triliun, mencakup 10 proses pengadaan utama.

“Dugaan kami, kebocoran bisa terjadi antara 20 sampai 30 persen. Jika dihitung, itu artinya sekitar Rp5 triliun per tahun yang bocor,” ujar Dahnil. “Dan itu semua uang jemaah. Maka penting bagi kami untuk memastikan tidak ada lagi praktik semacam ini.”


Libatkan Kejaksaan Agung untuk Pengawasan

Untuk menutup potensi kebocoran tersebut, Kemenhaj akan bekerja sama secara aktif dengan Kejaksaan Agung (Kejagung). Kolaborasi ini bertujuan memastikan pengawasan ketat pada seluruh proses pengadaan barang dan jasa dalam penyelenggaraan haji, mulai dari transportasi, akomodasi, konsumsi, hingga pelayanan di Arab Saudi.

“Penggunaan anggaran sebesar itu harus diawasi ketat. Kami menggandeng Kejagung agar pengelolaan dana jemaah dilakukan secara bersih, transparan, dan efisien,” jelas Dahnil.

Menurutnya, menekan kebocoran adalah cara paling realistis untuk menurunkan BPIH. Sebab jika hanya mengandalkan faktor keuangan makro seperti nilai tukar dolar, upaya penurunan BPIH menjadi sangat sulit.


Tantangan Nilai Tukar dan Solusi Pengawasan

Dahnil menyebut salah satu tantangan terbesar dalam menekan biaya haji adalah faktor nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Saat ini, nilai tukar berada di kisaran Rp16.500 per USD, lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka Rp16.000.

“Kalau dari sisi kurs, ini pekerjaan berat. Tapi akan jadi lebih mudah jika kita berhasil menutup kebocoran yang ada,” tegas Dahnil.


Rincian Biaya Haji dan Potensi Manipulasi

Dari total Rp17 triliun anggaran, pengeluaran terbesar dialokasikan untuk:

  • Penerbangan: sekitar Rp6 triliun
  • Layanan di Arab Saudi (syarikah): sekitar Rp3 triliun
  • Akomodasi, konsumsi, transportasi lokal, dan kebutuhan lainnya melengkapi sisa anggaran

Dahnil juga menyinggung potensi manipulasi data dan biaya dalam proses pengadaan, yang bisa menimbulkan pemborosan besar.

“Presiden Prabowo dari awal sudah menduga adanya kebocoran. Kami ingin pastikan tak ada praktik manipulasi, mark-up, atau feedback fee dalam proses ini,” katanya.


Fokus Kemenhaj: Transparansi dan Efisiensi

Kementerian Haji dan Umrah kini menetapkan agenda utama untuk:

  • Mengawasi semua proses pengadaan haji dengan menggandeng lembaga penegak hukum
  • Meningkatkan transparansi dalam penggunaan dana jemaah
  • Menurunkan BPIH secara signifikan dalam waktu dekat
  • Menekan kebocoran ke level nol, atau seminimal mungkin

Dahnil memastikan bahwa pemerintah berkomitmen menjalankan ibadah haji secara efisien, transparan, dan sesuai prinsip good governance, tanpa memberatkan jemaah.

Jika upaya ini berhasil, Indonesia berpotensi menjadi salah satu negara dengan pengelolaan dana haji terbaik, dan mampu memberikan layanan ibadah yang optimal kepada para jemaah dengan biaya yang lebih ringan.

Masyarakat diminta ikut mengawal proses reformasi ini agar pengelolaan haji tidak lagi menjadi ladang kebocoran anggaran, melainkan menjadi bentuk ibadah yang bersih, amanah, dan profesional.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepala Perwakilan BPK Jateng Kena OTT KPK Perihal Dugaan Suap Audit Keuangan

    Kepala Perwakilan BPK Jateng Kena OTT KPK Perihal Dugaan Suap Audit Keuangan

    • calendar_month Jum, 16 Okt 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Tengah, Ahmad Luthfi H. Rahmatullah, terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru-baru ini. Dia diamankan bersama sejumlah orang lainnya, termasuk Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, serta pihak swasta. Menurut informasi, OTT tersebut dilakukan dalam rangka mengungkap dugaan kasus penyuapan, termasuk perihal audit […]

  • Pemerintah Jadikan Korsel Contoh Jadi Negara Maju, Salah Satunya Pertumbuhan Sektor Manufaktur

    Pemerintah Jadikan Korsel Contoh Jadi Negara Maju, Salah Satunya Pertumbuhan Sektor Manufaktur

    • calendar_month Jum, 25 Sep 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Korea Selatan bakal jadi salah satu contoh negara bagi Indonesia untuk menyandang status sebagai negara maju. Salah satu faktor penting untuk mencapai hal tersebut, yakni melalui pertumbuhan sektor manufaktur. Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Suahasil Nazara baru-baru ini. Ia menjelaskan, pada tahun 1995, pertumbuhan investasi produktif menjadi salah satu fondasi transformasi Korea Selatan […]

  • Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Ali Said

    Nilai Ekspor Kumulatif Jateng Naik 19,53 Persen dengan Pasar Utama AS dan Jepang

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Nilai ekspor kumulatif Provinsi Jawa Tengah pada Januari-April 2026 mengalami kenaikan hingga 19,53 persen dibanding periode sebelumnya. Adapun pasar utama ekspor ada di Amerika Serikat dan Jepang. “Secara nilai ekspor kumulatif Jawa Tengah pada Januari-April 2026 total ekspor capai 4.567,32 dolar AS, atau meningkat 19,53 persen dibanding periode tahun sebelumnya,” kata Kepala Badan […]

  • fitur

    5 Fitur AI Paling Sering Dipakai di Galaxy Z Fold 7 dan Z Flip 7

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Samsung kembali memimpin inovasi di segmen ponsel lipat (foldable) dengan perilisan Galaxy Z Fold 7 dan Z Flip 7. Dua perangkat ini bukan hanya hadir dengan desain canggih dan layar fleksibel, tetapi juga menyematkan beragam fitur AI canggih yang menjawab kebutuhan produktivitas, kreativitas, dan interaksi cerdas sehari‑hari. Berikut adalah 5 fitur AI paling sering dipakai, hasil rangkuman dari […]

  • Walkot Agustina Ingin Semarang Jadi Kota yang Terbuka bagi Industi Perfilman

    Walkot Agustina Ingin Semarang Jadi Kota yang Terbuka bagi Industri Perfilman

    • calendar_month Jum, 19 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Kota Semarang menjadi daerah yang terbuka bagi para insan di industri kreatif, termasuk perfilman. Salah satunya, melalui gelaran nonton bareng atau ‘nobar’ film dalam rangka mendukung karya sineas lokal maupun nasional. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng mengatakan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang ingin memberikan ruang yang nyaman bagi insan perfilman untuk berkarya dan […]

  • kementan

    Anggaran Kementan 2026 Naik Jadi Rp 40,15 Triliun, Fokus pada Program Prioritas

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Usulan penambahan anggaran Kementerian Pertanian (Kementan) untuk pagu tahun 2026 resmi disetujui oleh Badan Anggaran (Banggar) DPR RI. Dengan adanya persetujuan tersebut, total anggaran Kementan tahun depan naik menjadi Rp 40,15 triliun dari sebelumnya Rp 40 triliun sebagaimana tercantum dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026. Tambahan anggaran sebesar Rp […]

expand_less