Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pelaku UMKM Kini Bisa Ajukan KUR Tanpa Agunan, Maksimal 100 Juta

Pelaku UMKM Kini Bisa Ajukan KUR Tanpa Agunan, Maksimal 100 Juta

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
  • visibility 138

Kabarjatengterkini.com – Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Jawa Tengah bisa mengajukan kredit usaha rakyat (KUR) dengan plafon hingga Rp100 juta tanpa agunan. Program ini diharapkan bisa memberikan kemudahan pengusaha lokal dalam menambah modal.

“Saya ingin tegaskan, pinjaman dari satu juta (rupiah) hingga seratus juta (rupah), tidak boleh diminta agunan,” kata Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI Maman Abdurahman baru-baru ini.

Diketahui, realisasi KUR di Jawa Tengah mencapai Rp41,4 triliun untuk 791.000 debitur.

Ia mengatakan, meski tanpa agunan, pihaknya meminta komitmen debitur untuk tertib membayar angsuran. Selain itu, bank penyalur juga diimbau tetap memberi pendampingan, agar usaha masyarakat terus berkembang.

Tak hanya program KUR tanpa agunan, program Kumitra (Kemudahan Usaha Mikro untuk Bermitra) turut dihadirkan untuk membantu UMKM menemukan mitra dagang untuk memasarkan produk mereka, sehingga bisa masuk ke rantai pasok besar, mulai dari retail modern hingga e-commerce.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyebutkan beberapa fasilitas kemudahan bagi UMKM mulai dari izin usaha, sertifikasi halal, hingga pemasaran. Fasilitas juga diberikan kepada pelaku UMKM difabel melalui program Kecamatan Berdaya.

Harapannya, pemberdayaan UMKM bisa turut mendukung pertumbuhan ekonomi Jateng. Hal ini penting karena UMKM merupakan salah satu tulang punggung perekonomian daerah.

“Dengan tumbuh kembangnya UMKM, pertumbuhan ekonomi Jateng bisa tembus 5,37 persen, di atas nasional,” pungkas Luthfi. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Atap Bangunan dan Kios Pasar Karangpandan Rusak Diterjang Angin Kencang

    Puluhan Atap Bangunan dan Kios Pasar Karangpandan Rusak Diterjang Angin Kencang

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Karanganyar, Kabarjatengterkini.com – Puluhan bangunan terdampak angin puting beliung yang terjadi di Kecamatan Karangpandan beberapa waktu lalu. Bangunan-bangunan tersebut meliputi rumah warga hingga kios di Pasar Karangpandan. Adapun empat desa yang terdampak yakni Desa Karangpandan, Desa Ngemplak, Desa Domplang, dan Desa Gerdu. Diketahui, angin puting beliung menerjang wilayah tersebut pada Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 16.45 […]

  • Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng

    Agustina Bangga Kota Semarang Jadi Contoh Daerah yang Implementasikan Sistem Keamanan Pangan Berkelanjutan

    • calendar_month Rab, 24 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, bangga wilayahnya menjadi contoh daerah yang mengimplementasikan sistem ketahanan dan keamanan pangan secara berkelanjutan. Terkait hal tersebut, Kota Semarang berhasil meraih Juara 1 Nasional Kota Pangan Aman Tahun 2025. Tak berhenti di nasional saja, posisi Kota Semarang dinilai semakin kuat di antara negara lain yang turut menaruh […]

  • Dugaan Akses Ilegal dalam Seleksi JPTP Pemkab Rembang Dilaporkan ke Polda Jateng

    Dugaan Akses Ilegal dalam Seleksi JPTP Pemkab Rembang Dilaporkan ke Polda Jateng

    • calendar_month Jum, 8 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Terkait dugaan akses ilegal dalam proses pengiriman berkas Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di Pemkab Rembang, pihak sekda telah melapor ke Polda Jawa Tengah untuk dilakukan penyelidikan. Sekretaris Daerah (Sekda) Rembang, Fahrudin, menjelaskan kronologi temuan tersebut. Ia mengaku menerima laporan mengenai pengajuan dokumen seleksi ke Badan Kepegawaian Negara (BGN) tanpa persetujuannya […]

  • jateng

    Angka Backlog Rumah di Jateng Masih Tinggi, Pemprov Dukung Program 3 Juta Rumah dari Pusat

    • calendar_month Sab, 2 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 344
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Angka kebutuhan (backlog) rumah di Jawa Tengah dinilai masih tinggi. Pada akhir tahun 2024, diketahui backlog kepemilikan masih mencapai 310.855 unit, sedangkan backlog kelayakan (rumah tidak layak huni) mencapai 1.132.968 unit. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin mengatakan bahwa selama tahun 2025 ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) berupaya mengurangi […]

  • Sampel Dagangan di Pasar Grogolan Diuji Kandungan Zat Berbahaya, 1 Positif Formalin

    Sampel Dagangan di Pasar Grogolan Diuji Kandungan Zat Berbahaya, 1 Positif Formalin

    • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Pekalongan, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) lakukan pengecekan bahan-bahan pangan segar di Pasar Grogolan, Kota Pekalongan. Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan bahan yang dijual bebas zat berbahaya. Adapun pemeriksaan menguji belasan sampel bahan pangan dari pedagang terhadap kandungan pestisida, formalin, hingga boraks. Pengujian sayur dan bahan pangan segar lainnya dilakukan pada hari […]

  • Foto : Bupati Rembang, Harno ditemui usai menyalurkan bantuan simbolis Alsintan di halaman Dintanpang, Rabu (03/12/2025). (Sumber. Kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    Pemkab Rembang Bakal Usulkan Bantuan Combine untuk Petani ke Pusat

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Bupati Rembang, Harno menyampaikan bahwa kekurangan combine untuk pemanen padi masih menjadi masalah di wilayahnya. Hal itu diungkapkan Bupati Rembang Harno usia memberikan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) di halaman Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpang) Rembang, Rabu (03/12/2025) pagi. Ia akan berusaha mengusulkan bantuan alsintan combine kepada Pemerintah Pusat. “Yang jelas yang […]

expand_less