Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ada Penambangan di Lereng Gunung Slamet, Kepala Cabang Dinas ESDM Jateng: Sudah Kantongi Izin

Ada Penambangan di Lereng Gunung Slamet, Kepala Cabang Dinas ESDM Jateng: Sudah Kantongi Izin

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sel, 9 Des 2025
  • visibility 137

Kabarjatengterkini.com – Viral video di media sosial menunjukkan aktivitas penambangan di lereng Gunung Slamet, tepatnya Desa Gandatapa, Sumbang, Banyumas. Hal ini turut menjadi sorotan warganet agar tambang tersebut ditutup karena dikhawatirkan menyebabkan bencana alam.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Cabang Dinas ESDM Pemprov Jateng Wilayah Slamet Selatan, Mahendra Dwi Atmoko membenarkan adanya aktivitas penambangan di wilayah tersebut.

“Betul, video itu tambang pasir dan batu di Desa Gandatapa Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas,” kata dia, dikutip Detik.

Dia juga menegaskan, aktivitas tersebut telah mengantongi izin resmi sejak 2023. Selain itu, pertambangan dilakukan di tanah perseorangan seluas 5,3 hektare, bukan di kawasan hutan yang dilindungi. Hasil tambang tersebut menyuplai bahan baku bangunan sekitar.

“Tambang sudah memiliki izin lingkungan dan tidak berada di kawasan hutan. Tambang skala kecil milik warga lokal setempat, tanah milik sendiri,” terang dia.

“Untuk izinnya seluas 5,3 ha. Tambang yang sudah dibuka baru di tanah milik sendiri seluas kurang lebih 2 ha. Itu untuk menyuplai materi kontruksi bangunan untuk masyarakat Banyumas,” lanjut dia.

Mahendra memastikan aktivitas tambang di lokasi itu tidak membahayakan masyarakat sekitar. Meski demikian, aktivitas tersebut bisa saja membahayakan para pekerja, sehingga pihaknya tetap akan mengevaluasi untuk menjatuhi sanksi.

“Semua tahapan untuk mendapatkan izin tambang sudah terpenuhi, tata ruangnya juga membolehkan kegiatan tambang, izin lingkungan juga sudah dapat. Belum (membahayakan masyarakat sekitar), hanya membahayakan pekerjanya. Baru kita evaluasi untuk menentukan sanksinya,” pungkasnya. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejoli Kedapatan Mesum di Ruang Publik, Pemkot Solo Bakal Tambah PJU

    Sejoli Kedapatan Mesum di Ruang Publik, Pemkot Solo Bakal Tambah PJU

    • calendar_month Sab, 16 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Heboh sejoli muda melakukan tindakan asusila di kawasan Taman Banjarsari atau Monumen 45 Banjarsari (Mojari) Kota Solo. Aksi tak senonoh perempuan dan laki-laki tersebut bahkan sempat tersebar di media sosial. Aksi mesum di ruang publik semakin meresahkan warga sekitar lantaran tidak hanya sekali terjadi dalam beberapa waktu terakhir. kejadian serupa. Sebelumnya, ditemukan pasangan mesum […]

  • Wali Kota Semarang, Agustina /semarangkota

    Walkot Semarang Siap Cari Solusi Bersama TPA Ilegal yang Berbatasan dengan Demak

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Wali Kota Semarang, Agustina mengatakan siap mencari solusi bersama mengenai masalah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) ilegal yang ada di perbatasan antara Rowosari, Tembalang dengan Kebunbatur, Mranggen. Sebagaimana diketahui jika ada tumpukan dan pembakaran sampah di sana. Kondisi tersebut banyak dikeluhkan masyarakat. Berhubung lokasi TPA ilegal tersebut berada di wilayah perbatasan, Agustina menilai perlu […]

  • Mayat yang Terlilit Lakban di Gondangdia Jakpus Ternyata Staf Kemlu

    Mayat yang Terlilit Lakban di Gondangdia Jakpus Ternyata Staf Kemlu

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 244
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Mayat yang ditemukan di Kos wilayah Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat (Jakpus) telah diketahui identitasnya. Korban inisial ADP (39) berasal dari Sleman dan diketahui bertugas di Kementerian Luar Negeri (Kemlu). “Saya tidak bisa mengatakan itu diplomat, tapi dari kata saksi yang di TKP itu mengatakan bahwa beliau itu adalah PNS Kementerian Luar Negeri,” kata […]

  • Foto : Kepala Dinas Perindustrian dan Tengah Kerja (Dinperinaker) Kabupaten Rembang, Dwi Martopo. (Sumber. kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    Dinperinaker Rembang Fasilitasi Perusahaan untuk Rekrut Karyawan

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melalui Dinas Perindustrian dan Tengah Kerja (Dinperinaker) memberikan fasilitas pinjaman tempat terhadap perusahaan untuk merekrut karyawan. Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinperinaker Rembang, Dwi Martopo. Ia mengatakan langkah itu ditujukan untuk membentuk mitra kerja yang baik antara Pemkab Rembang dengan perusahaan. “Kita fasilitasi perusahaan untuk meminjam tempat,” jelas […]

  • Polda Metro Jaya Tangkap ‘Profesor R’, Penyebar Tutorial Pembuatan Bom Molotov

    Polda Metro Jaya Tangkap ‘Profesor R’, Penyebar Tutorial Pembuatan Bom Molotov

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Jakarta, Patitimes.com – Polda Metro Jaya berhasil menangkap seorang pria berinisial RAP yang diduga berperan sebagai penyebar bom molotov yang digunakan dalam aksi unjuk rasa yang berujung ricuh di Jakarta. Penangkapan ini dilakukan setelah polisi menyelidiki jaringan yang terlibat dalam menyebarkan bahan-bahan berbahaya untuk digunakan dalam demo yang terjadi beberapa waktu lalu. RAP Diduga Koordinator Penyebar […]

  • dukun

    Bejat! Dukun Pijat di Sukolilo Cabuli Tetangga Pakai Modus Ritual “Threesome”

    • calendar_month Rab, 13 Mei 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Praktik dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) dengan kedok pengobatan spiritual kembali mengguncang wilayah Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. Seorang pria berinisial AS (42), yang dikenal sebagai dukun pijat, diringkus polisi setelah diduga mencabuli tetangganya sendiri, S (30), dengan dalih ritual agar korban cepat mendapatkan keturunan. Kasus memilukan ini terungkap setelah korban diketahui hamil empat […]

expand_less