Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » SPPG Sebelah Kandang Babi di Sragen Bakal Direlokasi, Terindikasi Melanggar SOP

SPPG Sebelah Kandang Babi di Sragen Bakal Direlokasi, Terindikasi Melanggar SOP

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
  • visibility 205

Kabarjatengterkini.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banaran, Sambungmacan, Sragen, diputuskan relokasi. Dapur MBG tersebut dipindahkan ke lokasi lain karena terindikasi menyalahi SOP dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Adapun bentuk pelanggaran SOP tersebut bahwasanya SPPG tidak boleh didirikan berdekatan dengan area peternakan hewan. Namun, pihak pemilik tetap melakukan pembangunan meski tahu lokasi tersebut bersebelahan dengan kandang babi.

“Ada hal yang dilanggar oleh mitra tersebut. Karena sudah tahu di sana ada kandang ternak, tetapi masih tetap nekat membangun SPPG,” kata Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II BGN, Brigjen TNI Albertus Dony, dikutip Detik.

“Jadi saya jelaskan, yang pertama, kita harus tahu bahwa standar SOP dalam penentuan lokasi itu sudah jelas, aturannya sudah ada di Permenkes. Artinya, tidak boleh berdekatan dengan tempat pembuangan akhir sampah dan kandang ternak karena faktor risiko,” lanjut dia.

Selain itu, terindikasi adanya manipulasi saat proses survei karena diduga sengaja tidak merekam area yang terdapat kandang babi. Hal ini menyebabkan data yang diterima oleh pusat secara online menjadi tidak akurat.

“Mekanisme survei itu sekarang pakai sistem online. Video yang ditampilkan oleh mitra kami adalah video yang tidak memperlihatkan kandang babi. Padahal niatnya sistem online ini agar transparan dan siapa saja bisa mendaftar, namun ternyata ada konsekuensi dari manipulasi survei lapangan ini,” tegasnya.

Sementara itu, keputusan pemindahan SPPG berdasarkan hasil pertemuan antara pihak BGN dengan Ketua Satuan Tugas (Satgas) MBG Pemkab Sragen Suroto, PIC SPPG Banaran Aan Yuliatmoko, serta pemilik kandang babi, Angga Wiyana Mahardika.

“Hasilnya, dengan situasi ini kita tidak perlu menilai jelek atau buruknya hal lain, SPPG harus relokasi di Kecamatan Sambungmacan, Sragen. Cari titik lain yang masih di wilayah Sambungmacan,” ungkap Suroto.

“Sesuai kebijakan dan arahan Bapak Presiden, keberadaan SPPG ini jangan sampai mematikan usaha satu sama lain. Justru harus bisa mengembangkan pemberdayaan apa saja, terlebih di sektor perekonomian,” lanjut dia.

Sementara itu, pihak SPPG menyebutkan bahwa penentuan titik awal SPPG lewat portal web. Di situs web tersebut tidak ada keterangan mengenai keberadaan kandang babi. Pihaknya baru mengetahui setelah proses verifikasi, dan tetap melanjutkan pembangunan.

“Jadi, saat itu di web tidak tertera ada kandang babi. Saya pun awalnya tidak tahu. Namun, setelahnya mungkin itu kesalahan kami, kami nekat ya,” ungkap Aan Yuliatmoko. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • mengantuk

    5 Cara Mencegah agar Tidak Mengantuk setelah Makan

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Sering merasa mengantuk setelah makan? Simak 5 cara efektif mencegah kantuk setelah makan agar tetap produktif sepanjang hari. Mengantuk setelah makan adalah hal yang umum terjadi dan sering kali dianggap wajar. Namun, jika rasa kantuk ini mengganggu aktivitas atau pekerjaan, tentu harus dicari solusinya. Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal sebagai postprandial somnolence, yaitu […]

  • cincin

    Cincin Api Pasifik: Jalur Rawan Gempa dan Letusan Gunung Api yang Mengintai 800 Juta Jiwa

    • calendar_month Kam, 31 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 387
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Cincin Api Pasifik atau dikenal juga dengan sebutan Ring of Fire merupakan zona seismik paling aktif di dunia. Kawasan ini membentuk jalur memanjang menyerupai tapal kuda yang mengelilingi hampir seluruh wilayah Samudra Pasifik, mulai dari pesisir barat Amerika Selatan, menyusuri Amerika Utara, melewati Alaska, hingga ke Jepang, Filipina, dan Indonesia. Kawasan ini tidak […]

  • bali

    Banjir Melanda Bali, 474 Kios dan Ruko Rusak, 9 Korban Tewas

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com, Bali – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Suharyanto mengungkapkan bahwa bencana banjir yang melanda wilayah Bali pada Rabu (10/9) telah menyebabkan kerusakan signifikan, terutama pada kios dan ruko. Menurut Suharyanto, sebanyak 474 unit kios dan ruko kecil yang ada di pasar-pasar di Bali rusak akibat luapan air, sementara kerusakan pada rumah warga […]

  • Eks BBPTUHPT Baturraden Diduga Korupsi Penjualan Susu Sapi, Negara Rugi Rp10 M

    Eks BBPTUHPT Baturraden Diduga Korupsi Penjualan Susu Sapi, Negara Rugi Rp10 M

    • calendar_month Jum, 10 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Eks Kepala Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTUHPT) Baturraden, inisial SHH, diduga melakukan praktik korupsi produk susu sapi. Terkait kasus tersebut, negara diperkirakan megalami kerugian hingga Rp10 miliar. Saat ini, kasus tersebut ditangani oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwokerto, sementara SHH telah ditahan di Rutan Banyumas sejak Kamis (9/7/2026). […]

  • Tokoh Aktivis Hak Buruh Marsinah Ditetapkan Jadi Pahlawan Nasional

    Tokoh Aktivis Hak Buruh Marsinah Ditetapkan Jadi Pahlawan Nasional

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Tokoh pejuang hak buruh, Marsinah, kini secara resmi ditetapkan sebagai pahlawan nasional pada Senin (10/11/2025). Upacara penetapan gelar ini dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta. Acara ini turut dihadiri oleh keluarga Marsinah sebagai perwakilan untuk menerima gelar tersebut. Adapun penetapan gelar pahlawan nasional terhadap Marsinah berdasarkan Keppres No […]

  • Pabrik Pengolahan Sampah Bakal Dibangun di Batang Bulan Desember

    Pabrik Pengolahan Sampah Bakal Dibangun di Batang Bulan Desember

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sebuah pabrik pengolahan sampah limbah plastik dan elektronik bakal dibangun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang akhir tahun 2025. Adapun nilai investasi yang digelontorkan tersebut hingga USD200 juta. Pembangunan pabrik di atas lahan seluas 80 Ha itu merupakan bentuk kerja sama antara PT Green Java Solution (Malaysia) dengan PT Maju Selaras Sejahtera […]

expand_less