Lubang di Jalan Prof Dr Hamka Ngaliyan Diperparah karena Intensitas Hujan Tinggi
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Sen, 26 Jan 2026
- visibility 21

Foto: ilustrasi (Sumber: istock)
Semarang, Kabarjatengterkini.com – Warga Kota Semarang menyebut kondisi Jalan Prof Dr Hamka, Kecamatan Ngaliyan, masih ada yang berlubang di beberapa titik. Bahkan, jalan berlubang dinilai dalam atau sekitar 3-5 sentimeter.
Lubang jalan itu disebut sudah ada sejak lama, namun kondisi kerusakan jalan diperparah karena tingginya intensitas hujan selama beberapa waktu terakhir ini.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang Suwarto turut merespon hal ini. Ia mengatakan, perbaikan jalan rusak di Jalan Prof Hamka dan Jalan Soekarno-Hatta sudah masuk dalam program prioritas.
Proses perbaikan sudah dimulai sejak Jumat (23/1/2026), kemudian akan dilanjutkan secara bertahap. Ia memastikan, pengerjaan jalan tersebut dilakukan berdasarkan standar teknis untuk mencegah kerusakan berulang.
“Prioritas jalan rusak ini terutama di Jalan Prof Dr Hamka. Selain itu juga Jalan Soekarno-Hatta, ini (lubangnya) kecil-kecil, tapi banyak,” ungkapnya, dikutip Detik.
“Kami sudah mulai sejak Jumat kemarin dan minggu depan berlanjut. Kita lakukan penyisiran terus sampai semuanya bisa terakomodir, termasuk di wilayah pinggiran,” lanjut dia.
Menurutnya, lubang-lubang yang muncul disebabkan oleh air hujan, sehingga kualitas aspal menurun. Harapannya, hal ini tidak menyebabkan kecelakaan, sehingga masyarakat juga diimbau untuk waspada dan berhati-hati saat melintas.
“Karena aspal itu lawannya air. Kalau aspal kena hujan langsung pasti kinerja aspalnya berkurang. Kecuali kalau sudah rigid semuanya, kena hujan nggak masalah,” terangnya.
Lebih lanjut, Suwarto menjelaskan bahwa sebelum melakukan pengerjaan, ada serangkaian tahapan yang harus dilalui mulai dari proses e-katalog sampai dengan pembelian. Pihaknya mengaku akan mengebut pekerjaan perbaikan jalan mulai minggu ini.
“Saya mohon maaf ke masyarakat, memang kalau di awal-awal tahun anggaran ini kan tidak langsung kita bisa membeli, kan ada proses e-katalog, kemudian sekarang ada aturan lagi harus mini kompetisi,” tutur Suwarto.
“Dan Alhamdulillah sudah, kita dapat material, minggu depan Insyaallah kita kebut semuanya. Saya minta untuk tetap hati-hati masyarakat untuk dalam berkendara terutama pengendara motor,” sambungnya. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

