Walkot Semarang Ungkap Banjir di Perum Dinar Indah Meteseh karena Luapan Kali Babon
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Ming, 15 Mar 2026
- visibility 55

Foto: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng (Sumber: Pemkot Semarang)
Semarang, Kabarjatengterkini.com – Banjir kiriman melanda wilayah Perumahan Dinar Indah, Meteseh, Kota Semarang, pada Sabtu (14/3/2025) malam hingga Minggu (15/3/2026) pagi.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menyebutkan, sebelum banjir daerah hulu dilanda hujan intensitas tinggi. Hal itu menyebabkan tanggul sungai Kali Babon meluap, sehingga menggenangi wilayah yang lebih rendah, dan masuk ke permukiman warga.
“Penyebab banjir di Dinar Indah adalah intensitas hujan yang sangat lebat di wilayah hulu, tepatnya Ungaran bagian timur,” terang Agustina.
“Aliran Kali Babon dari hulu ini sampai ke hilir dengan debit tinggi, sehingga mengakibatkan genangan di pemukiman warga,” lanjut dia.
Lebih lanjut, pihaknya telah menginstruksikan untuk melakukan penanganan darurat terkait banjir kiriman. Di antaranya, penguatan tanggul oleh tim gabungan, koordinasi dengan BBWS Pemali Juana terkait solusi permanen, hingga pemantauan cuaca yang sering berubah-ubah.
Sementara itu, penguatan tanggul sungai dilakukan dengan pemasangan ribuan sandbag, serta trucuk bambu untuk memperkuat struktur sungai. Di Perumahan Dinar Indah, penguatan tanggul dilakukan di sepanjang 30 meter pada titik paling rawan limpasan air.
“Saat ini kami memantau radar BMKG secara real-time karena cuaca masih sangat dinamis. Seluruh tenaga dan stok sandbag tambahan sudah disiagakan sebagai antisipasi jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi sore nanti,” tegasnya. (adv)
- Penulis: Anisya Gusti

