Peserta UTBK di Untidar Kedapatan Bawa Perangkat Audio, Sempat Mengaku Tunarungu
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month 5 jam yang lalu
- visibility 13

Foto: ilustrasi (Sumber: istock)
Kabarjatengterkini.com – Seorang peserta UTBK di Universitas Tidar (Untidar), Magelang, kedapatan menggunakan peralatan audio saat tes berlangsung. Saat ditanya pengawas yang bertugas, ia bahkan mengaku sebagai tunarungu.
Modus kecurangan tersebut terungkap saat peserta melakukan tes sesi kedua pada Selasa (28/4/2026). Sebelumnya, peserta tersebut sempat lolos pemeriksaan metal detector, namun pengawas melakukan pemeriksaan kembali dan menemukan perangkat tersebut.
“Betul (dilakukan pemeriksaan sebelum masuk ruangan tes). Jadi, semua peserta masuk ke ruangan sudah disterilisasi menggunakan metal detector. Dan ini tidak kedetek. Tidak terdetek. Makanya sampai masuk,” kata Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerja Sama Untidar, Prof Suyitno, Rabu (29/4/2026), dikutip Detik.
Saat ditanya, peserta tersebut mengaku sebagai tunarungu, padahal bukan. Selain alat bantu dengar yang dipasang di telinga, pengawas juga menemukan handphone (HP) dan kontak warna hitam semacam kartu elektronik.
“Dengan didapatkan alat bantu dengar tersebut, kemudian dikonfirmasi apakah peserta ini tunarungu. Ternyata hasil konfirmasinya peserta ini adalah normal. Artinya beliau tidak tunarungu,” terang dia.
“Ternyata didapati benda lain yaitu berupa HP dan juga sebuah kotak sejenis kartu elektronik begitu, chip. Chip itu menariknya di-covernya itu seperti kartu hotel. Jadi, mungkin untuk mengkamuflase,” imbuh Suyitno.
Setelahnya, peserta tersebut diperiksa oleh penanggung jawab lokasi, koordinator pelaksana, penanggung jawab monev dan koordinator TIK. Pihaknya juga melaporkan kejadian it uke panitia pusat untuk dilakukan tindak lanjut. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

